
Kementerian Koperasi dan UKM berharap aturan baru terkait penurunan pajak penghasilan (PPh) UMKM dari 1% menjadi 0,5% dapat mendorong UMKM naik kelas.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring mengatakan potensi dana dari penurunan pajak tersebut diharapakan dapat dikelola oleh UMKM untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya.
“Diharapkan bisa membawa naik kelas, simpanan dari penurunan pajak yang diberlakukan bisa untuk pengembangan usaha, menambah investasi atau modal,” ujarnya.
Pihaknya menilai penurunan tarif pajak ini menjadi tahap awal yang baik. Jika nantinya ekonomi Indonesia dapat meningkat dan kondisinya lebih bagus maka ada kemungkinan untuk memperkecil. Selain itu, terdapat pilihan juga untuk keberpihakan ke kelompok usaha yang masih tahap awal.
“Mungkin bisa diperkecil atau yang khusus seperti koperasi bisa dibebaskan, keberpihakan ke yang kecil bagus, untuk mengurangi gap kesenjangan ekonomi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Samsul Hadi mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah untuk aturan penurunan pajak final UMKM. Dia mengatakan angka 0,5% masih terbilang besar dan seharusnya bisa diturunkan lagi.
"Akan menggerus modal kalau rugi, kalau untung tidak terasa, turunkan saja jumlahnya misal 0,1%," katanya.
Namun, sebenarnya, pihaknya lebih mengharapkan agar usaha super mikro dan mikro dapat dibebaskan dari pajak karena belum siap sebagai wajib pajak atau membayar pajak. Saat ini, aturannya berlaku pada semua UMKM.
"Mestinya yang baru mulai dilepas dulu sampai sudah punya kemampuan bayar pajak, ini yang masih harus diperjuangkan," katanya.
Menurutnya, pada level mikro dan di bawahnya, sebaiknya pelaku usaha mendapatkan edukasi terlebih dulu supaya sadar pentingnya pajak. Namun, untuk mampu membayar pajak, usahanya juga perlu ditingkatkan kinerja usahanya.
"Sampai nyaman merasa pemerintah hadir dan mau membayar pajak," ujarnya.
Terkait dengan RUU kewirausahaan, ICSB juga mendorong agar pemerintah bergerak cepat dan juga segera membuat aturan turunannya.
“Semoga pemerintah bisa segera mewujudkannya,” kata Samsul.
Sementara itu, Meliadi mengungkapkan telah disepakati targetnya tahun ini RUU Kewirausahaan akan diselesaikan. Dia mengatakan rasio kewirausahaan juga penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saat ini, tingkat rasio kewirausahaan Indonesia menunjukkan peningkatan dari sebesar 1,67% menjadi 3,1%.
“Trennya cukup signifikan. Dari sisi regulasi pemerintah berusaha membuat kepastian,” katanya.
Apalagi, katanya, Indonesia memiliki potensi dengan bonus demografi yang diisi usia poduktif yang dinilai dapat mendongkrak jumlah wirausaha.
“Bonus demografi menjanjikan entrepreneur yang luar biasa, banyak anak muda yang kalau dikembangkan dari awal akan bagus," jelasnya.
Secara kuantitas, saat ini tercatat 62,92 juta unit usaha atau 99,99% dari total unit usaha di Indonesia adalah UMKM dengan kontribusi secara umum terhadap PDB yang mencapai 60% dari total PDB nasional serta potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 116,3 juta orang atau 97,02% dari total angkatan kerja yang bekerja.
“Kalau dari 62 juta itu, bisa meningka 5% [tahun ini], bagus itu, bertahap untuk dikembangkan tapi tanpa aktivitas untuk mempercepat maka perkembangannya biasa saja bisa tertinggal dengan yang global. Itu yang tidak kami inginkan, jadi upayanya regulasi dibuat, SDM ditingkatkan,” jelasnya.
Sumber : bosnis.com (Jakarta, 28 Juni 2018)
Foto : Bisnis
Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak yang akan dibahas mulai 6 April mendatang bisa disahkan menjadi UU pada Mei nanti, sesuai target waktu pemerintah. DPR memberikan fokus perhatian pada RUU tax amnesty inisiatif presiden ini, sebagai salah satu solusi mengatasi kurangnya penerimaan negara Rp 200-250 triliun dari target APBN 2016.selengkapnya
Langkah pemerintah untuk menjalankan program Tax Amnesty atau yang lebih dikenal dengan program Pengampunan Pajak tampaknya sudah di depan mata karena saat ini pemerintah sudah mengajukan RUU Pengampunan Pajak dan tinggal menunggu pengesahan DPR. Kalau tidak ada aral melintang, RUU tersebut semestinya dapat disahkan di akhir bulan ini. Artinya program pengampunan pajak tersebut dapat dijalankanselengkapnya
Presiden Joko Widodo memamerkan dirinya telah memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak (WP) dalam hal pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT) pajak tahun 2017 pada Senin (26/2) kemarin.selengkapnya
Di depan sekitar 150 undangan diskusi Ikatan Akuntan Indonesia tentang pengampunan pajak atau tax amnesty, Oesman Sapta Odang buka-bukaan. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu prihatin dengan kondisi saat ini terkait beratnya upaya mendongkrak pendapatan negara. Sebuah informasi sampai ke telinganya. Di tengah lemahnya penerimaan pajak, banyak uang warga Indonesia justru diparkir diselengkapnya
Program pengampunan pajak atau tax amnesty telah menjadi buah simalakama. Sejumlah kalangan masyarakat, terutama para penunggak pajak, merasa keberatan dengan tarif tebusan yang dinilai cukup besar bila dihitung dari jumlah penghasilan yang tidak dilaporkan selama ini.selengkapnya
Di Indonesia, amnesti pajak bukanlah barang baru. Pada 1964 dan 1984, Indonesia sudah melaksanakan amnesty pajak secara resmi, meskipun pada beberapa kesempatan juga muncul amnesti dengan nama lain, seperti sunset policy dan pengurangan sanksi administrasi, pun dengan tujuan utama yang tidak sama persis.selengkapnya
Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya
Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya
Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak hingga saat ini masih tergolong rendah. Tercatat, hingga saat ini tax ratio Indonesia hanya mencapai kurang 12 persen, lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.selengkapnya
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya
Anda adalah pasangan suami istri yang bekerja sebagai karyawan dan ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi? Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (30/3/2016), Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanah Abang Dua, Dwi Astuti memberikan langkahnya. Jika status Anda dan suami atau istriselengkapnya
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menargetkan sebanyak 69 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) dapat terintegrasi dengan Nomor Pokok Wajib Pajik (NPWP). Simak cara validasi NIK jadi NPWP jelang pelaporan SPT Tahunan.Hingga 8 Januari 2023, DJP mencatat baru 53 juta NIK atau 76,8 persen dari total target yang baru terintegrasi. Melalui integrasi, nantinya pelayanan dapat lebihselengkapnya
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menghimbau agar wajib pajak melakukan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebelum pelaporan SPT Tahunan 2022. Hal ini sejalan dengan sudah mulai diterapkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK.03/2022. Dalam PMK yang menjadi aturan turunan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2021 danselengkapnya
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, insentif fiskal yang diberikan tahun 2022 lalu bakal berlanjut di tahun 2023. Stimulus fiskal itu di antaranya insentif pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah ( PpnBM DTP) untuk sektor otomotif maupun insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk sektor properti.selengkapnya
Setoran pajak korporasi dalam beberapa tahun ke belakang menjadi tumpuan penerimaan pajak penghasilan (PPh). Seiring pemulihan ekonomi, otoritas pajak mulai mencari sektor usaha yang berpotensi memberikan sumbangsih besar di tahun depan.selengkapnya
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah akan mengurangi insentif pajak secara bertahap seiring dengan perbaikan dan pemulihan ekonomi nasional.selengkapnya
Isu perubahan iklim tak bisa diremehkan oleh siapapun. Pemerintah pun mulai menerapkan pajak karbon pada tahun depan. Para pelaku industri perlu mencermati dampak pengenaan pajak tersebut.selengkapnya
Pemerintah telah mengusulkan pengenaan pajak karbon kepada Panita Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kelima atas Undang-Undang Nomor 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) Komisi XI DPR.selengkapnya
Penerimaan perpajakan 2022 ditargetkan sebesar Rp1.510 triliun dalam Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2022. Nilai ini naik Rp3,1 triliun dari penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2022 yang sebelumnya dibacakan Presiden Jokowi sebelumnya dalam Pidato Kenegaraan pada 16 Agustus 2021.selengkapnya
Masyarakat jangan kaget bahwa tahun depan akan ada rencana pengenaan cukai plastik, alat makan dan minum sekali makan, serta cukai minuman manis dalam kemasan pada tahun 2022.selengkapnya
Ada wacana cukai plastik, alat makan dan minum sekali makan, serta cukai minuman manis dalam kemasan akan diterapkan pada 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat Rapat Panja Banggar DPR RI bersama pemerintah, Kamis 9 September 2021.selengkapnya