Kata Sri Mulyani atas rekomendasi pajak dari IMF

Kamis 16 Nov 2017 13:34Ridha Anantidibaca 62 kaliSemua Kategori

KONTAN 1075



Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sepakat dengan reformasi perpajakan yang direkomendasikan International Monetary Fund (IMF). Sri Mulyani juga bilang, pemerintah pemerintah malah telah melaksanakan rekomendasi tersebut.

Dalam keterangan resminya hari ini, Rabu (15/11) usai melakukan kunjungan ke Indonesia, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,1% dari proyeksi bulan lalu yang sebesar 5,2%. Namun IMF mempertahankan proyeksi ekonomi Indonesia tahun depan di angka 5,3%.

IMF melihat, ekonomi Indonesia masih diliputi risiko, termasuk risiko domestik. Yaitu, adanya kekurangan penerimaan pajak.

Oleh karena itu, IMF menilai, adanya kebutuhan penting untuk menerapkan strategi pendapatan jangka menengah yang berpusat pada reformasi kebijakan pajak dan administrasi perpajakan yang lebih baik untuk memperkuat lingkungan bisnis.

"IMF, OECD, World Bank, banyak memberikan bantuan dalam bentuk assessment mengenai perbaikan kita (Indonesia). Reformasi itu sudah kami diskusikan sebelumnya," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu (15/11).

Ia menjelaskan, reformasi administrasi misalnya, telah dilakukan pemerintah melalui reformasi administrasi pada pungutan pajak pertambahan nilai (PPN) yang berujung pada perbaikan penerimaan. Di sisi lain, Sri Mulyani juga bilang bahwa pemerintah telah mengsinergikan Ditjen Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai dalam mengejar penerimaan.

Hasilnya, "Dari target Rp 1,9 triliun, sekarang (realisasinya) sudah mencapai Rp 2,7 triliun. Saya katakan pada tim reformasi bahwa target Rp 1,9 triliun itu kekecilan," tambah Sri Mulyani.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa tidak ada perbedaan besar antara proyeksi kondisi ekonomi Indonesia dari IMF dengan pandangan pemerintah.

Hanya saja, IMF lebih optimistis terhadap konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB). IMF memperkirakan konsumsi rumah tangga tahun ini mencapai 5%.

Namun, IMF lebih hati-hati dalam memproyeksi investasi dan ekspor. Sementara pemerintah sendiri melihat kinerja investasi dan ekspor mengalami perbaikan, setelah di kuartal ketiga lalu tumbuh tinggi, masing-masing lebih dari 7% dan 17% YoY.

"Kami lihat ini tanda-tanda pemulihan dan kami jaga momentumnya," tandasnya. Sebelumnya, Sri Mulyani sendiri menyatakan bahwa ekonomi Indonesia tahun ini akan berada di kisaran 5,1%-5,17%. 


Sumber : kontan.co.id (Jakarta, 15 November 2017)
Foto : Kontan




BERITA TERKAIT
 

Sri Mulyani Sebut Indonesia Sudah Jalankan Reformasi Pajak Sesuai Saran IMFSri Mulyani Sebut Indonesia Sudah Jalankan Reformasi Pajak Sesuai Saran IMF

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sepakat dengan masukan dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyarankan pemerintah Indonesia melakukan reformasi perpajakan guna meningkatkan penerimaan negara. IMF memberi catatan soal reformasi perpajakan untuk langkah jangka menengah pertumbuhan ekonomi Indonesia.selengkapnya

Sri Mulyani Pamer Amnesti Pajak di Hadapan Bank Dunia dan IMFSri Mulyani Pamer Amnesti Pajak di Hadapan Bank Dunia dan IMF

Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, AS. Dalam pertemuan yang berlangsung sejak 4 hingga 9 Oktober lalu tersebut, Sri Mulyani memanfaatkan momentum untuk mempresentasikan program amnesti pajak yang berjalan di Indonesia sejak Juli lalu.selengkapnya

Sri Mulyani Bahas Pajak Google di Forum IMF-Bank DuniaSri Mulyani Bahas Pajak Google di Forum IMF-Bank Dunia

Di pertemuan tahunan International Moneter Fund (IMF) dan Bank Dunia, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama menkeu negara lain mempunyai permasalahan yang sama, yakni pajak dari transaksi online (e-commerce). Sorotan utama permasalahan pajak tersebut adalah kasus pajak perusahaan internet raksasa asal Amerika Serikat (AS), Google.selengkapnya

Menteri Sri Rayu Tax Amnesty ke Worldbank & IMFMenteri Sri Rayu Tax Amnesty ke Worldbank & IMF

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak mau pelaksanaan program tax amnesty ditanggapi negatif oleh dunia internasional. Oleh karenanya, dalam pertemuan tahunan Bank Dunia dan International Monetery Found (IMF) lalu, Ia menjelaskan pelaksanaan tax amnesty.selengkapnya

IMF ragu tax ratio Indonesia bisa tumbuh 5%IMF ragu tax ratio Indonesia bisa tumbuh 5%

International Monetery Fund (IMF) menilai bahwa bila sebuah negara ingin melakukan percepatan pertumbuhan, ada rasio pajak (tax ratio) terhadap PDB minimum yang perlu dicapai. Yakni 15% dari produk domestik bruto (PDB).selengkapnya

IMF, Bank Dunia, PBB, dan OECD Perangi Penggelapan PajakIMF, Bank Dunia, PBB, dan OECD Perangi Penggelapan Pajak

Empat organisasi besar dunia bekerjasama untuk memerangi masalah perpajakan internasional, khususnya terkait praktik penggelapan pajak yang diungkap oleh Panama Papers. Dilansir Reuters, Rabu, 20 April 2016, Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) akan bergabung untuk mengembangkan alat dan standarselengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Pemerintah janji akan adil terapkan pajak e-commercePemerintah janji akan adil terapkan pajak e-commerce

Pemerintah berjanji akan adil menerapkan pajak terhadap transaksi elektronik (e-commerce) sehingga tidak ada gap antara pelaku usaha konvensional maupun digital.selengkapnya

Penerimaan Desember Membaik, Target Pajak Masih Sulit TercapaiPenerimaan Desember Membaik, Target Pajak Masih Sulit Tercapai

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mulai realisitis dalam mengejar target penerimaan pajak, meskipun kinerja penerimaan pada awal bulan ini menunjukkan perbaikan.selengkapnya

Kominfo Dukung Kebijakan Bea Masuk Intangible GoodsKominfo Dukung Kebijakan Bea Masuk Intangible Goods

Kementerian Komunikasi dan Informasi RI akan mendukung wacana pemerintah untuk mengutip bea masuk barang tak berwujud (intangible goods).selengkapnya

Bea Masuk Intangible Goods, Menkominfo Minta Masyarakat Tidak RisauBea Masuk Intangible Goods, Menkominfo Minta Masyarakat Tidak Risau

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengimbau masyarakat tidak perlu merisaukan rencana pemerintah yang hendak mengenakan bea masuk bagi intangible goods atau barang tak berwujud melalui transaksi secara elektronik. Dia meminta hal itu tidak membuat masyarakat jadi malas berbelanja secara digitaselengkapnya

Pemerintah Pastikan Pajak e-Commerce Diterapkan Secara AdilPemerintah Pastikan Pajak e-Commerce Diterapkan Secara Adil

Pemerintah berjanji akan menerapkan aturan pajak berkeadilan bagi pelaku industri e-commerce demi menciptakan level playing field yang sama dengan kegiatan ekonomi konvensional. Aturan tersebut masih difinalkan di Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan Badan Kebijakan Fiskal.selengkapnya

Gubsu: 80 Persen Pemasukan Negara dari Pajak PengusahaGubsu: 80 Persen Pemasukan Negara dari Pajak Pengusaha

Gubernur Sumut HT Erry Nuradi mengatakan, Indonesia butuh banyak pengusaha. Karena saat ini, dari Rp2.200 triliun APBN (2018), sebanyak Rp1.600 triliun adalah sumbangan pajak yang yang berasal dari para pengusaha. Sehingga era lama yang sebelumnya mengandalkan hasil bumi dan minyak bumi, sekarang telah berbalik.selengkapnya

Revisi UU KUP Mencakup Perluasan Ketentuan Permintaan Informasi Terkait PerpajakanRevisi UU KUP Mencakup Perluasan Ketentuan Permintaan Informasi Terkait Perpajakan

Selain memperkuat mekanisme pemidanaan, rencana perubahan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) juga mencakup memperluas ketentuan permintaan informasi terkait perpajakan.selengkapnya

Ditjen Pajak Punya Sistem Canggih Identifikasi Transaksi OnlineDitjen Pajak Punya Sistem Canggih Identifikasi Transaksi Online

Selain melalui skema yang rencananya akan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dagang elektronik atau e-commerce, Ditjen Pajak mengaku memiliki sistem yang bisa mengidentifikasi dinamika industri digital.selengkapnya

Pemerintah tak akan turunkan PPh jika perang tarifPemerintah tak akan turunkan PPh jika perang tarif

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan tidak akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) korporasi jika tujuannya untuk perang tarif. Salah satu negara yang berencana memangkas tarif pajak korporasi adalah Amerika Serikat.selengkapnya

idEA Dukung Pajak Barang Tak Berwujud Buatan AsingidEA Dukung Pajak Barang Tak Berwujud Buatan Asing

Kementerian Keuangan sedang menggodok pungutan bea masuk barang tak berwujud (intangible goods) seiring dengan perkembangan e-commerce di Indonesia.selengkapnya



 
TAGS # :