Top Of The Week : Perintah Jokowi hingga Kejar Pajak Yahoo Cs

Senin 11 Apr 2016 10:38Administratordibaca 508 kaliSemua Kategori

okezone 025

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui usulan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tentang memindahkan lokasi Bandara Wasior.

Disisi lain,Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berencana akan melakukan penyidikan data pajak terhadap perusahaan berbasis IT yang beroperasi di Indonesia namun masih memiliki induk perusahaan di luar negeri. Di antaranya Yahoo, Twitter, dan Facebook.


Sementara itu, tiga wanita Indonesia masuk dalam daftar 50 pengusaha wanita tersukses di Asia versi Forbes.


Beira-berita tersebut menjadi topik yang hangat bagi para pembaca kanal Bisnis Okezone.com sepanjang pekan kemarin. Berikut berita selengkapnya.


Jokowi: Ini Perintah, Bangun Bandara Wasior!


Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui usulan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tentang memindahkan lokasi Bandara Wasior, sekaligus pengembangannya agar dapat dimasuki pesawat-pesawat yang cukup besar, sekelas ATR 72.


Pasalnya, landasan pacu (runway) Bandara Wasior sekarang hanya 600 meter, sehingga hanya pesawat kecil yang dapat memasuki bandara.


"Ini perintah, Bandara Wasior dibangun dimulai dengan runway yang panjang, itu tugas pak Gubernur, Bupati siapkan lahan, agar tahun depan bisa dibangun," kata Jokowi saat peresmian Pelabuhan Wasior, di Teluk Wondama, Papua Barat, Selasa (5/4/2016).


Jokowi pun menyindir Bandara Wasior yang hanya memiliki panjang runway 600 meter. Padahal kata Jokowi, dengan diperbesarkannya bandara, maka pesawat-pesawat besar dapat memasuki Bandara Wasior.


"Masa airportnya runwaynya pendek. Kalau panjang bisa pesawat besar turun," kata Jokowi.


Namun, karena perpanjang runway Bandara Wasior tidak memungkinkan, maka akan dipindahkan dan mencari lokasi baru agar pengembangan bandara dapat maksimal.

3 Kartini Indonesia Tersukses di Asia


Wanita saat ini memang memegang peranan penting dalam membangun perusahaan untuk dapat keluar dari krisis. Berdasarkan data yang dirilis pada Maret 2016, saat ini 24 persen wanita memegang peranan sebagai pebisnis senior di berbagai negara.


Di Indonesia, jumlah wanita yang menjadi pimpinan perusahaan saat ini tak lagi menjadi sesuatu yang langka. Bahkan dari sejumlah pimpinan perusahaan wanita di Indonesia, tiga di antaranya termasuk jajaran pebisnis tersukses di Asia.


Mengutip data majalah Forbes, berikut ini tiga wanita pebisnis asal Indonesia yang sukses di Asia:


1. Shinta Widjaja Kamdani, CEO Sintesa Group

Pada 1999, wanita berusia 49 tahun ini mulai mengambil alih kendali bisnis yang dimiliki oleh keluarga besarnya. Ketika itu, dia melakukan restrukturisasi usaha dengan mengubah nama perusahaan dari Tigakarsa ke Sintesa.


Kini Shinta memiliki 17 unit bisnis, mulai produk konsumen, properti, manufaktur, hingga energi. Pendapatan per tahun yang diperoleh bahkan mencapai USD1,2 miliar. Secara keseluruhan, Shinta kini juga mempekerjakan 6.000 karyawan ke seluruh unit bisnis.Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.


Di Asia, Shinta menduduki peringkat 21, sekaligus menjadi wanita Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam jajaran wanita tersukses di Asia.


2. Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur dan CEO Bank OCBC NISP


Parwati Surjaudaja menjadi salah satu pimpinan perbankan yang berhasil menarik perhatian dunia internasional. Wanita keturunan Fujian, China, ini kini telah menjadi Presiden Direktur Bank OCBC NISP.


Jabatan tersebut telah ia duduki sejak Desember 2008. Mewarisi aset perbankan yang dimiliki oleh kakeknya, kini wanita berusia 51 tahun itu berhasil membawa OCBC NISP sebagai bank dengan total aset ke-12 terbesar di Indonesia mencapai USD 9,2 miliar.


Dalam urutan wanita pebisnis tersukses di Asia, Parwati Surjaudaja menduduki peringkat 40 dan menjadi satu-satunya bankir yang menduduki peringkat teratas pebisnis wanita tersukses di Asia.

3. Wendy Sui Cheng Yap, Co-Founder, Presiden Direktur, dan CEO Nippon Indosari


Melalui industri makanan, Nippon Indosari, Wendy Sui Cheng Yap, putri dari mantan eksekutif Grup Salim Piet Yap berhasil memperoleh pendapatan sebesar USD121,9 juta pada sembilan bulan pertama 2015, naik 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Kini, Yap tengah mempersiapkan ekspansi bisnis ke Filipina. Menggandeng perusahaan asal Jepang, Monde Nissin Cooperation, Nippon menginvestasikan dana hingga USD6,8 juta untuk membentuk perusahaan makanan patungan di Filipina.


Saat ini Yap juga terjun dalam bisnis keluarga lainnya seperti pengelolaan sumber daya alam, hingga real estate. Ekspansi bisnis ini telah berhasil membawa nama Yap tercatat pada peringkat 47 perempuan tersukses di Asia.

Ditjen Pajak Kejar Data Yahoo dan Facebook hingga ke Singapura


Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berencana akan melakukan penyidikan data pajak terhadap perusahaan berbasis IT yang beroperasi di Indonesia namun masih memiliki induk perusahaan di luar negeri. Di antaranya Yahoo, Twitter, dan Facebook.

Menurut Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro, pemerintah akan mengejar data pajak ini hingga ke Singapura. Data ini diperlukan untuk mengetahui berapa potensi pajak dari pendapatan iklan yang diperoleh ketiga perusahaan ini.


Tak hanya itu, pemerintah juga akan melakukan pemeriksaan terhadap penerimaan iklan dari Google. Pasalnya, saat ini pajak yang dibayarkan oleh Google diperkirakan masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan total penerimaan iklan.


"Inggris, Prancis, Italia selama ini mengejar Google karena pendapatan mereka tidak sebanding dengan penerimaan pajak yang diterima. Di Indonesia mereka dapat banyak bisnis tapi kita enggak yakin berapa pajaknya. Ini akan kita cek," jelas Bambang di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu, 6 April 2016.

Sumber : okezone.com (Jakarta, 11 April 2016)
Foto : okezone.com




BERITA TERKAIT
 

Sri Mulyani: Indonesia akan perjuangkan hak pajak yang adil dari perusahaan globalSri Mulyani: Indonesia akan perjuangkan hak pajak yang adil dari perusahaan global

Usai menghadiri pertemuan para pemimpin keuangan G20 di Buenos Aires, Argentina, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membawa beberapa isu terkait perekonomian global dan domestik, termasuk perpajakan.selengkapnya

Tak Hanya Google, Ini Perusahaan yang Juga Harus DipajakiTak Hanya Google, Ini Perusahaan yang Juga Harus Dipajaki

Pemerintah saat ini tengah fokus mengejar pajak Google yang sampai saat ini masih belum dibayarkan. Meski demikian, kata Pengamat Pajak dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Rony Bako, pemerintah juga harus mengejar perusahaan-perusahaan nirkabel lainnya.selengkapnya

Facebook (Fb), Twitter, Instagram, Google Dan Youtube Akan Di kenakan Wajib Pajak Di Indonesia? Berikut Penjelasan Menteri Keuangan IndonesiaFacebook (Fb), Twitter, Instagram, Google Dan Youtube Akan Di kenakan Wajib Pajak Di Indonesia? Berikut Penjelasan Menteri Keuangan Indonesia

Facebook, Twitter, Instagram, Google Dan Youtube Akan Di kenakan Wajib Pajak Di Indonesia..? Berikut Penjelasan Mentri Keuangan Indonesia. Gonjang – ganjing tentang pembahasan BUT (Badan Usaha Tetap) yang sampai saat ini belum di dirikan oleh Fb, Twitter, Dan Instagram, membuat mentri keuangan Indonesai Bambang P.S. Brodjonegoro membuat satu pernyataan yang mengatakan jika para raksasa Internetselengkapnya

Di G20, Presiden Jokowi: Indonesia Butuh Sistem Pajak yang Adil dan TransparanDi G20, Presiden Jokowi: Indonesia Butuh Sistem Pajak yang Adil dan Transparan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, Indonesia mendukung diterapkannya kebijakan pertukaran informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan guna meningkatkan pendapatan negara-negara berkembang.selengkapnya

Presiden Joko Widodo Hadiri Rapat Pimpinan Nasional III Direktorat Jenderal PajakPresiden Joko Widodo Hadiri Rapat Pimpinan Nasional III Direktorat Jenderal Pajak

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyempatkan diri hadir di Rapat Pimpinan Nasional III Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan pengarahan terkait kesiapan Ditjen Pajak mengamankan target penerimaan pada tahun 2016 ini. Sebelumnya, Jokowi juga telah menyampaikan SPT Tahunannya melalui e-filing.selengkapnya

Jokowi Miliki Data Pengusaha yang Simpan Uang di Luar NegeriJokowi Miliki Data Pengusaha yang Simpan Uang di Luar Negeri

Presiden Joko Widodo mengajak para pengusaha untuk memanfaatkan kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak yang telah ditetapkan pemerintah.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Begini Cara Lapor SPT Pajak Buat Suami Istri yang BekerjaBegini Cara Lapor SPT Pajak Buat Suami Istri yang Bekerja

Anda adalah pasangan suami istri yang bekerja sebagai karyawan dan ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi? Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (30/3/2016), Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanah Abang Dua, Dwi Astuti memberikan langkahnya. Jika status Anda dan suami atau istriselengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Kemenkeu Akan Naikkan Tarif Pajak Orang Kaya Hingga Lima PersenKemenkeu Akan Naikkan Tarif Pajak Orang Kaya Hingga Lima Persen

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) untuk ‘orang kaya’.selengkapnya

Penerimaan Pajak hingga April Capai Rp374,9 TriliunPenerimaan Pajak hingga April Capai Rp374,9 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa penerimaan pajak hingga April 2021 baru mencapai Rp374,9 triliun. Realisasi ini baru mencapai 30,94 persen dari target penerimaan pajak tahun ini yang sebesar Rp1229,6 triliun.selengkapnya

Rasio Pajak Rendah, Sri Mulyani Tetap Ingin Tebar InsentifRasio Pajak Rendah, Sri Mulyani Tetap Ingin Tebar Insentif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa rasio pajak atau tax ratio pada 2021 sudah sangat rendah, yakni di level bawah 9 persen. Tax ratio adalah perbandingan atau persentase penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB).selengkapnya

Pasar Cermati Rencana Perpanjangan Insentif PPnBM MobilPasar Cermati Rencana Perpanjangan Insentif PPnBM Mobil

Pelaku pasar mencermati keinginan Kementerian Perindustrian (Kemperin) memperpanjang masa berlaku kebijakan relaksasi pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM) hingga 2022. Rencana tersebut hingga saat ini masih menjadi pembahasan secara internal dan belum diusulkan ke Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kementerian Keuangan (Kemkeu).selengkapnya

PPnBM 100% Segera Berakhir Mei 2021, tapi Masih Ada Relaksasi LanjutanPPnBM 100% Segera Berakhir Mei 2021, tapi Masih Ada Relaksasi Lanjutan

Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 100% akan segera berakhir pada Mei 2021 ini. Tapi tenang, bagi yang belum mendapat kesempatan membeli mobil baru, masih ada relaksasi lanjutan.selengkapnya

PPnBM 100% segera Berakhir Mei 2021, Toyota Mulai Atur StrategiPPnBM 100% segera Berakhir Mei 2021, Toyota Mulai Atur Strategi

Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPnBM ) hingga 100% akan segera berakhir pada Mei 2021 ini. Tapi tenang, bagi yang belum mendapat kesempatan membeli mobil baru, masih ada relaksasi lanjutan.selengkapnya

Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan NegaraPengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara

Rencana pembentukan tax amnesty jilid II menimbulkan banyak penolakan dari sejumlah pihak. Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, pemulihan ekonomi tidak harus ditempuh dengan tax amnesty.selengkapnya

Kenaikan Tarif PPN Bisa Beratkan Produsen dan KonsumenKenaikan Tarif PPN Bisa Beratkan Produsen dan Konsumen

Pemerintah memastikan rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan tetap dilakukan. Hal ini dilakukan dalam rangka menggenjot penerimaan pajak untuk memulihkan perekonomian.selengkapnya

Sri Mulyani Sebut Kenaikan PPN Bukan Tahun IniSri Mulyani Sebut Kenaikan PPN Bukan Tahun Ini

Pemerintah memastikan rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak akan langsung diterapkan tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa fokus pemerintah pada tahun ini tetap mendukung pemulihan ekonomi nasional.selengkapnya

Dibayangi kenaikan cukai, begini rekomendasi saham HM Sampoerna (HMSP) dari analisDibayangi kenaikan cukai, begini rekomendasi saham HM Sampoerna (HMSP) dari analis

Kinerja PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) masih tertekan sepanjang kuartal I-2021.selengkapnya



 
TAGS # :