Tax Amnesty Picu Kenaikan KPR

Rabu 5 Okt 2016 15:42Admindibaca 214 kaliSemua Kategori

OKEZONE 1005

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Kantor Wilayah (Kanwil) III Surabaya tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di wilayahnya mencapai Rp3,5 triliun.

Hingga September 2016, realisasi kucuran kredit sudah mencapai angka Rp5 triliun. Kanwil III Surabaya ini meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan (Gerbangkertasulila), Jombang dan Tuban. Kepala Kredit Konsumer BAC Kanwil III Surabaya Eko Budiono mengatakan, dengan capaian tersebut, kredit KPR mencapai tumbuh 1,1 persen. Pihaknya berharap, hingga akhir tahun ini bisa tumbuh diangka 1,3 persen dengan realisasi Rp3,5 triliun.

Menurutnya, salah satu pemicu pertumbuhan KPR adalah program pengampunan pajak atau tax amnesty yang dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu. “Sejak tax amnesty diberlakukan Juli, mulai ada peningkatan pengajuan kredit KPR. Jika sebelumnya dalam sehari pengajuan KPR hanya sekitar Rp20 miliar, saat ini bisa mencapaiRp40 miliar,” katanya.

Jumlah nasabah yang mengajukan KPR, lanjut dia, juga bertambah. Jika sebelumnya dalam sehari sekitar 15 hingga 16 pengajuan KPR, saat ini melonjak menjadi 25 pengajuan per hari. Jumlah rekening nasabah yang mengajukan kredit di emiten berkode BBCA itu sekitar 13.500 rekening. Untuk mengejar target realisasi KPR akhir tahun, pihaknya mempermudah dan mempercepat proses pengajuan kredit.

“Salah satu keunggulan kami kenapa kredit di KPR kami bisa tumbuh adalah kecepatan layanan. Kami bisa memproses KPR hanya dalam waktu lima hari kerja,” klaimnya.

Saat ini, BCA Kanwil III Surabaya menggandeng sebanyak 95 pengembang perumahan (developer) dan 120 broker. Dari 13.500 rekening pengajuan KPR, hampir 80 persen di antaranya berasal dari Surabaya. Tingginya pengajuan KPR dari Surabaya ini karena bisnis properti di kota berpenduduk tiga juta jiwa tersebut tumbuh pesat.

“Per September, NPL (non performing loan/kredit bermasalah) kami hanya sebesar 0,5 persen. Angka ini turun dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 0,6 persen. Sangat kecilnya NPL ini karena kami memang betul-betul berhati-hati dalam mencairkan KPR. Ke depan, kami akan tetap menjaga agar NPL bisa tetap di angka 0,5 persen,” pungkas Eko.

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk tahun ini menargetkan KPR di Jatim mencapai Rp5,5 triliun. Hingga Maret 2016, bank pelat merah itu sudah mencatatkan capaian kredit properti hingga Rp4,5 triliun.

Sekitar 80 persen KPR Bank Mandiri adalah untuk rumah tapak. Sedangkan apartemen masih 20 persen karena minat terhadap landed house masih tinggi. Sedangkan proyek apartemen hanya ada di kota-kota besar saja. Adapun KPR untuk rumah tapak sebesar 70 persen disumbang oleh Surabaya, Malang, Gresik dan Sidoarjo.

“Jumlah nasabah KPR baru hingga Juli sebanyak 1.240 nasabah. Sehingga secara total jumlah nasabah KPR Bank Mandiri di Jatim sudah mencapai 38.000 nasabah,” ujar Regional CEO Bank Mandiri wilayah Jatim, Agus H Widodo.

Dia menambahkan, meski kondisi ekonomi tidak terlalu baik tahun ini, namun penyerapan kredit porperti di Jatim cukup bagus. Pertumbuhan KPR di Jatim dari semua perbankan tahun ini mencapai 10 persen yakni dengan total kredit mencapai Rp37,5 triliun. Menurutnya, pertumbuhan kredit properti ini rendahnya suku bunga yang ditawarkan oleh perbankan. Selain itu, investasi di sektor properti menjadi pilihan masyarakat mengingat sejumlah sektor lain tengah lesu.

“Untuk meningkatkan penyaluran KPR, kami menawarkan bunga KPR fixed 8,5 persen selama lima tahun, serta menggandeng banyak developer,” terangnya.

Sumber : okezone.com (Surabaya, 5 Oktober 2016)

Foto : okezone.com




BERITA TERKAIT
 

Tak Hanya Kartu Kredit, Ditjen Pajak Juga Intip Data BPKB dan KPRTak Hanya Kartu Kredit, Ditjen Pajak Juga Intip Data BPKB dan KPR

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) tak hanya mengintip data transaksi kartu kredit. Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, Ditjen Pajak juga mengecek data Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan data Kredit Pemilikan Rumah (KPR) para wajib pajak.selengkapnya

BCA Optimistis Amnesti Pajak Topang Bisnis KPRBCA Optimistis Amnesti Pajak Topang Bisnis KPR

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis amnesti pajak menjadi salah satu penyokong pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) perseroan. BCA meyakini masih ada potensi pemilik dana repatriasi yang akan memilih berinvestasi ke properti pada Desember 2016.selengkapnya

Demi KPR, BNI Syariah tak Sia-siakan Amnesti PajakDemi KPR, BNI Syariah tak Sia-siakan Amnesti Pajak

Adanya dukungan dana repatriasi yang akan masuk ke sector property akan mendongkrak pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sector perbankan syariah. Kesempatan ini tidak akan disisiakan perbankan syariah untuk ekspansi pembiayaan KPR.selengkapnya

Ekonom: Hingga Akhir Tahun Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5,0 PersenEkonom: Hingga Akhir Tahun Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5,0 Persen

Bank Indonesia (BI) memproyeksi, kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,3 persen. Sedangkan tanpa pengampunan pajak, pertumbuhan ekonomi hanya berada di batas bawah 5,04 persen.selengkapnya

Sri Mulyani Bilang Target Pajak Tahun Ini Hanya Akan Tercapai 86 PersenSri Mulyani Bilang Target Pajak Tahun Ini Hanya Akan Tercapai 86 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerimaan pajak 2016 yang ditargetkan dalam ‎Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 sebesar Rp 1.539,2 triliun, diperkirakan tidak tercapai.selengkapnya

Hingga Sore Ini, Dana Tebusan Baru Capai 3,8 Persen dari TargetHingga Sore Ini, Dana Tebusan Baru Capai 3,8 Persen dari Target

Dana tebusan program amnesti pajak pada Rabu (7/9/2016) pukul 16.00 WIB, baru mencapai Rp 6,25 triliun atau 3,8 persen dari target yang ditentukan Rp 165 triliun hingga akhir Maret 2017.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Sri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOISri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan persiapan pemerintah menuju pelaksanaan pertukaran data keuangan secara otomatis untuk kepentingan perpajakan dengan yuridiksi lain (AEOI) mulai 2018 terus dilakukan dalam berbagai tahapan.selengkapnya

Komisi XI setuju Perppu Pajak jadi UUKomisi XI setuju Perppu Pajak jadi UU

Komisi XI DPR menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan untuk dibawa dalam rapat paripurna dan disepakati menjadi Undang-Undang.selengkapnya

DPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota IndonesiaDPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota Indonesia

Komisi XI DPR menolak dana untuk kajian rencana pemindahan ibukota Indonesia yang diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp7 miliar dalam pembahasan APBN-P 2017.selengkapnya

Presiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokusPresiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokus

Presiden Joko Widodo meminta agar penyusunan RAPBN 2018 terfokus pada sasaran-sasaran yang ingin dicapai pemerintah yaitu bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.selengkapnya

Buruh tolak rencana penurunan PTKPBuruh tolak rencana penurunan PTKP

Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak rencana pemerintah menurunkan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) karena akan makin membebani rakyat berpenghasilan rendah dan buruh.selengkapnya

DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menjanjikan adanya tambahan penerimaan sebanyak Rp20 triliun dari upaya penegakan dan penindakan hukum di postur sementara RAPBN-P 2017.selengkapnya

BI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persenBI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persen

Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi domestik pada semester II-2017 akan lebih baik dibandingkan semester I dan bisa mencapai 5,3 persen.selengkapnya

Menkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baikMenkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelaksanaan APBN pada semester I-2017 menunjukkan kinerja baik dibandingkan periode sama tahun lalu, baik dari sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan.selengkapnya

Ditjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECDDitjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECD

Indonesia harus memenuhi syarat lainnya untuk menjalankan Automatic Exchange of Information (AEoI), yakni akses terhadap beneficial owner. Head of Global Forum on Transparency and Exchange of Information OECD Monica Bhatia mengatakan, terkait hal ini Indonesia akan segera direview oleh OECD.selengkapnya

Diversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDBDiversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDB

Pemerintah pusat hari ini mengadakan rapat koordinasi pusat dan daerah di Balikpapan, Jumat (14/7). Dalam rapat koordinasi (rakor) ini pemerintah akan memulai strategi diversifikasi sumber perekonomian baru untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.selengkapnya



 
TAGS # :