
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Kantor Wilayah (Kanwil) III Surabaya tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di wilayahnya mencapai Rp3,5 triliun.
Hingga September 2016, realisasi kucuran kredit sudah mencapai angka Rp5 triliun. Kanwil III Surabaya ini meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan (Gerbangkertasulila), Jombang dan Tuban. Kepala Kredit Konsumer BAC Kanwil III Surabaya Eko Budiono mengatakan, dengan capaian tersebut, kredit KPR mencapai tumbuh 1,1 persen. Pihaknya berharap, hingga akhir tahun ini bisa tumbuh diangka 1,3 persen dengan realisasi Rp3,5 triliun.
Menurutnya, salah satu pemicu pertumbuhan KPR adalah program pengampunan pajak atau tax amnesty yang dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu. “Sejak tax amnesty diberlakukan Juli, mulai ada peningkatan pengajuan kredit KPR. Jika sebelumnya dalam sehari pengajuan KPR hanya sekitar Rp20 miliar, saat ini bisa mencapaiRp40 miliar,” katanya.
Jumlah nasabah yang mengajukan KPR, lanjut dia, juga bertambah. Jika sebelumnya dalam sehari sekitar 15 hingga 16 pengajuan KPR, saat ini melonjak menjadi 25 pengajuan per hari. Jumlah rekening nasabah yang mengajukan kredit di emiten berkode BBCA itu sekitar 13.500 rekening. Untuk mengejar target realisasi KPR akhir tahun, pihaknya mempermudah dan mempercepat proses pengajuan kredit.
“Salah satu keunggulan kami kenapa kredit di KPR kami bisa tumbuh adalah kecepatan layanan. Kami bisa memproses KPR hanya dalam waktu lima hari kerja,” klaimnya.
Saat ini, BCA Kanwil III Surabaya menggandeng sebanyak 95 pengembang perumahan (developer) dan 120 broker. Dari 13.500 rekening pengajuan KPR, hampir 80 persen di antaranya berasal dari Surabaya. Tingginya pengajuan KPR dari Surabaya ini karena bisnis properti di kota berpenduduk tiga juta jiwa tersebut tumbuh pesat.
“Per September, NPL (non performing loan/kredit bermasalah) kami hanya sebesar 0,5 persen. Angka ini turun dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 0,6 persen. Sangat kecilnya NPL ini karena kami memang betul-betul berhati-hati dalam mencairkan KPR. Ke depan, kami akan tetap menjaga agar NPL bisa tetap di angka 0,5 persen,” pungkas Eko.
Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk tahun ini menargetkan KPR di Jatim mencapai Rp5,5 triliun. Hingga Maret 2016, bank pelat merah itu sudah mencatatkan capaian kredit properti hingga Rp4,5 triliun.
Sekitar 80 persen KPR Bank Mandiri adalah untuk rumah tapak. Sedangkan apartemen masih 20 persen karena minat terhadap landed house masih tinggi. Sedangkan proyek apartemen hanya ada di kota-kota besar saja. Adapun KPR untuk rumah tapak sebesar 70 persen disumbang oleh Surabaya, Malang, Gresik dan Sidoarjo.
“Jumlah nasabah KPR baru hingga Juli sebanyak 1.240 nasabah. Sehingga secara total jumlah nasabah KPR Bank Mandiri di Jatim sudah mencapai 38.000 nasabah,” ujar Regional CEO Bank Mandiri wilayah Jatim, Agus H Widodo.
Dia menambahkan, meski kondisi ekonomi tidak terlalu baik tahun ini, namun penyerapan kredit porperti di Jatim cukup bagus. Pertumbuhan KPR di Jatim dari semua perbankan tahun ini mencapai 10 persen yakni dengan total kredit mencapai Rp37,5 triliun. Menurutnya, pertumbuhan kredit properti ini rendahnya suku bunga yang ditawarkan oleh perbankan. Selain itu, investasi di sektor properti menjadi pilihan masyarakat mengingat sejumlah sektor lain tengah lesu.
“Untuk meningkatkan penyaluran KPR, kami menawarkan bunga KPR fixed 8,5 persen selama lima tahun, serta menggandeng banyak developer,” terangnya.
Sumber : okezone.com (Surabaya, 5 Oktober 2016)
Foto : okezone.com
Langkah pemerintah untuk menjalankan program Tax Amnesty atau yang lebih dikenal dengan program Pengampunan Pajak tampaknya sudah di depan mata karena saat ini pemerintah sudah mengajukan RUU Pengampunan Pajak dan tinggal menunggu pengesahan DPR. Kalau tidak ada aral melintang, RUU tersebut semestinya dapat disahkan di akhir bulan ini. Artinya program pengampunan pajak tersebut dapat dijalankanselengkapnya
Semangat dan tekad pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak boleh saja besar. Namun apa daya, semangat tekad yang besar tersebut tak sebanding dengan hasil yang didapat.selengkapnya
Di depan sekitar 150 undangan diskusi Ikatan Akuntan Indonesia tentang pengampunan pajak atau tax amnesty, Oesman Sapta Odang buka-bukaan. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu prihatin dengan kondisi saat ini terkait beratnya upaya mendongkrak pendapatan negara. Sebuah informasi sampai ke telinganya. Di tengah lemahnya penerimaan pajak, banyak uang warga Indonesia justru diparkir diselengkapnya
Rencana pemerintah menghapus Pajak Penghasilan (PPh) 22 dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk pembelian rumah diperkirakan mengerek saham-saham emiten berbasis properti pada pekan ini.selengkapnya
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 29 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) berpotensi menunggak pajak hingga US$ 343 juta atau sekitar Rp 4,72 Triliun. Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan dukungan laporan keuangan pemerintah pusat tahun anggaran 2016 pada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Tunggakan itu terdiri dari pajak penghasilan (PPh)selengkapnya
Sungguh, pengembang dan bank nasional merupakan dua pendekar utama dalam mengembangkan sektor properti yang saat ini mulai kembali menggeliat. Bagaimana prospek pengembang di masa mendatang di tengah mimpi suku bunga kredit single digit atau di bawah 10 persen? Tidak dapat dibantah, bank nasional tidak mungkin menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) dan atau kredit pemilikan apartemen (KPA)selengkapnya
Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya
Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya
Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak hingga saat ini masih tergolong rendah. Tercatat, hingga saat ini tax ratio Indonesia hanya mencapai kurang 12 persen, lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.selengkapnya
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya
Anda adalah pasangan suami istri yang bekerja sebagai karyawan dan ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi? Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (30/3/2016), Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanah Abang Dua, Dwi Astuti memberikan langkahnya. Jika status Anda dan suami atau istriselengkapnya
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menargetkan sebanyak 69 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) dapat terintegrasi dengan Nomor Pokok Wajib Pajik (NPWP). Simak cara validasi NIK jadi NPWP jelang pelaporan SPT Tahunan.Hingga 8 Januari 2023, DJP mencatat baru 53 juta NIK atau 76,8 persen dari total target yang baru terintegrasi. Melalui integrasi, nantinya pelayanan dapat lebihselengkapnya
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menghimbau agar wajib pajak melakukan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebelum pelaporan SPT Tahunan 2022. Hal ini sejalan dengan sudah mulai diterapkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK.03/2022. Dalam PMK yang menjadi aturan turunan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2021 danselengkapnya
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, insentif fiskal yang diberikan tahun 2022 lalu bakal berlanjut di tahun 2023. Stimulus fiskal itu di antaranya insentif pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah ( PpnBM DTP) untuk sektor otomotif maupun insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk sektor properti.selengkapnya
Setoran pajak korporasi dalam beberapa tahun ke belakang menjadi tumpuan penerimaan pajak penghasilan (PPh). Seiring pemulihan ekonomi, otoritas pajak mulai mencari sektor usaha yang berpotensi memberikan sumbangsih besar di tahun depan.selengkapnya
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah akan mengurangi insentif pajak secara bertahap seiring dengan perbaikan dan pemulihan ekonomi nasional.selengkapnya
Isu perubahan iklim tak bisa diremehkan oleh siapapun. Pemerintah pun mulai menerapkan pajak karbon pada tahun depan. Para pelaku industri perlu mencermati dampak pengenaan pajak tersebut.selengkapnya
Pemerintah telah mengusulkan pengenaan pajak karbon kepada Panita Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kelima atas Undang-Undang Nomor 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) Komisi XI DPR.selengkapnya
Penerimaan perpajakan 2022 ditargetkan sebesar Rp1.510 triliun dalam Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2022. Nilai ini naik Rp3,1 triliun dari penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2022 yang sebelumnya dibacakan Presiden Jokowi sebelumnya dalam Pidato Kenegaraan pada 16 Agustus 2021.selengkapnya
Masyarakat jangan kaget bahwa tahun depan akan ada rencana pengenaan cukai plastik, alat makan dan minum sekali makan, serta cukai minuman manis dalam kemasan pada tahun 2022.selengkapnya
Ada wacana cukai plastik, alat makan dan minum sekali makan, serta cukai minuman manis dalam kemasan akan diterapkan pada 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat Rapat Panja Banggar DPR RI bersama pemerintah, Kamis 9 September 2021.selengkapnya