Tax Amnesty, BRI Bidik UKM Jateng

Senin 22 Ags 2016 19:17Administratordibaca 265 kaliSemua Kategori

okezone 193

Wilayah Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang cukup potensial untuk menyerap dana tax amnesty, karena pertumbuhan usaha kecil menengah (UKM) berkembang cukup pesat di daerah ini.

Bank BRI pun membidik UKM Jateng untuk berkontribusi dalam penyerapan dana tax amnesty (pengampunan pajak). BRI menargetkan sebesar 10-15 persen dari UKM Jateng ini. Secara nasional BRI mengincar penyerapan dana tax amnesty sebesar Rp50 triliun-60 triliun, sampai akhir diberlakukannya program tersebut. Direktur Human Capital dan Manajemen Aset BRI, Randi Anto mengatakan, jumlah UMKM (usaha mikro kecil menengah) di Provinsi Jateng sangat banyak.


Potensi tersebut kata dia, bukan karena pelaku UMKM tidak patuh melainkan belum tahu ada kewajiban seperti ini. “Kami akan memberikan penjelasan melalui masing-masing kantor cabang ke - pada nasabahnya sehingga dari sisi deklarasi UMKM kami sangat berharap banyak,” ujarnya usai mengisi acara Business Gathering & Talkshow Tax Amnesty Bersama Nasabah Inti di Crowne Plaza Hotel Semarang.


Dia menjelaskan, sampai dengan 6 Agustus Bank BRI Tbk sudah berhasil menghimpun dana hasil tax amnesty mencapai Rp133 miliar, dari sekitar 855 nasabah di seluruh Indonesia, baik dari dana repatriasi maupun deklarasi. Dari total nasabah yang sudah memanfaatkan tax amnesty masih didominasi oleh deklarasi, sementara untuk repatriasi masih sangat kecil.


Menurutnya, sampai saat ini masih banyak wajib pajak yang wait and see atau lebih dulu melakukan perhitungan matang sebelum melapor. Diperkirakan lonjakan transaksi akan terjadi pada September 2016 saat batas akhir periode pertama, di mana biaya penebusan masih 2 persen. “Kami berharap para wajib pajak, khususnya nasabah BRI, tidak melewatkan kesempatan langka dari tax amnesty . Apalagi pemerintah menetapkan program pengampunan pajak ini memiliki batas waktu cukup singkat,” katanya.


BRI telah menyediakan sejumlah produk yang bisa dimanfaatkan oleh wajib pajak mulai dari deposito berjangka, tabungan multi currency, obligasi, Medium Term Notes (MTN), Negotiable Certificate of Deposit (NCD), transaksi valuta asing, produk DPLK, bank assurance, reksa dana, jasa kustodian , dan jasa trustee. Dia menjelaskan, hingga akhir triwulan II atau 30 Juni 2016 tercatat performa bisnis Bank BRI tahun 2016 mengalami pertumbuhan cukup baik.


Tercatat aset mengalami pertumbuhan 16,8 persen year on year (yoy) menjadi Rp872,9 triliun, total penyaluran kredit sepanjang triwulan ini mencapai Rp590,7 triliun atau meningkat 17,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di level 2,3 persen untuk NPL gross dan 0,6 persen untuk NPL nett. Di sisi simpanan atau Dana Pihak Ketiga (DPK), jumlah yang berhasil dihimpun sepanjang triwulan II tahun ini mencapai Rp656,1 triliun atau meningkat sebanyak 14,5 persen yoy.


Sementara itu, Fee Based In come (FBI) BRI juga menunjukkan kenaikan hingga double digit. Perolehan FBI di triwulan II tahun 2016 tercatat tumbuh sebesar 16,9 persen yoy atau mencapai Rp4,1 triliun, di mana fee yang berasal dari e-banking meningkat hingga 24,9 persen yoy atau menjadi sebesar Rp979 miliar. Kinerja positif dari kredit, simpanan atau DPK, dan FBI tersebut kemudian menghasilkan net profit atau laba (bank only) sebesar Rp12,0 triliun.


Sementara itu, Pjs Pemimpin Wilayah BRI Semarang, Effendi Hidayat, menjelaskan, acara business gathering ini sekaligus wujud komitmen Bank BRI kepada nasabah untuk selalu memberikan informasi terbaru mengenai produk Bank BRI berkaitan dengan situasi makroekonomi domestik, global maupun kebijakan pemerintah.


“Acara business gathering merupakan rangkaian kegiatan yang tidak hanya dilakukan Bank BRI Kantor Wilayah Semarang, melainkan dilaksanakan secara nasional di 19 kantor wilayah Bank BRI di seluruh Indonesia dalam periode waktu yang hampir bersamaan untuk menunjang performa bisnis perusahaan,” katanya.

Sumber : okezone.com (Semarang, 22 Agustus 2016)
Foto : okezone.com




BERITA TERKAIT
 

AMNESTI PAJAK: Hingga Akhir 2016 BRI Tampung Dana Repatriasi Rp12 TriliunAMNESTI PAJAK: Hingga Akhir 2016 BRI Tampung Dana Repatriasi Rp12 Triliun

Aliran dana repatriasi hasil amnesti pajak yang ditampung PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. terus bertambah.selengkapnya

Dana Amnesti Topang Kredit UMKM Bank BRIDana Amnesti Topang Kredit UMKM Bank BRI

PT BRI Tbk siap genjot kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan masuknya dana tax amnesty. Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso memperkirakan dengan adanya kebijakan amnesti pajak ini, potensi dana yang masuk ke Bank BRI bisa mencapai ratusan triliun, baik dana wajib pajak yang berada di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri dalam bentuk multi currency.selengkapnya

Bank BRI Prediksi Pengguna Kartu Kredit Meningkat saat RamadhanBank BRI Prediksi Pengguna Kartu Kredit Meningkat saat Ramadhan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI) memprediksi jumlah pengguna kartu kredit akan meningkat saat Ramadhan. Pasalnya banyak masyarakat yang membelanjakan uangnya. "Memang hari-hari biasa ada, tapi kalau pas Ramadhan kan banyak yang beli kebutuhan rumah tangga dan barang-barang untuk dalam rangka lebaran," ujar Direktur Konsumer Bank BRI Sis Apik Wijayanto di Jakarta, Kamis (9/6/2016).selengkapnya

Bank BRI Riau Siapkan 218 Kantor Layanan Konsultasi Tax AmnestyBank BRI Riau Siapkan 218 Kantor Layanan Konsultasi Tax Amnesty

PT Bank BRI (Persero) Tbk Wilayah Riau menyiapkan 215 kantor layanan yang ada di wilayah Riau untuk melayani nasabah atau masyarakat yang ingin mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.selengkapnya

BRI Siap Tampung Rp 50 Triliun Dana RepatriasiBRI Siap Tampung Rp 50 Triliun Dana Repatriasi

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyiapkan berbagai instrumen keuangan baik dalam rupiah maupun valuta asing (valas), guna menampung dana repatriasi dari kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). Potensi dana repatriasi diperkirakan masuk sebesar Rp 50 triliun ke BRI.selengkapnya

BRI Bidik Penghimpunan Dana Repatriasi Hasil Pengampunan PajakBRI Bidik Penghimpunan Dana Repatriasi Hasil Pengampunan Pajak

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. membidik penghimpunan dana repatriasi dari hasil kebijakan pengampunan pajak yang dimanfaatkan pelaku bisnis asal Sulawesi Selatan untuk ditempatkan pada sejumlah produk inevstasi perseroan.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Materi Sadar Pajak Masuk Universitas, Dosen Diberi Pelatihan KhususMateri Sadar Pajak Masuk Universitas, Dosen Diberi Pelatihan Khusus

Materi sadar pajak akan masuk ke kurikulum pendidikan tinggi. Materi tersebut bukan sebagai mata kuliah, melainkan disisipkan ke dalam mata kuliah wajib umum (MKWU).selengkapnya

Pungutan pajak orang kaya belum optimalPungutan pajak orang kaya belum optimal

Pemerintah mengakui kemampuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengoleksi penerimaan negara masih kurang optimal, terutama di kelompok terkaya. Penyebabnya tak lain karena skema tarif pajak penghasilan (PPh) di Indonesia masih terlalu sederhana dan belum mencerminkan asas keadilan. Padahal, PPh saat ini memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan pajak.selengkapnya

Pemerintah pantau terus penerimaan pajakPemerintah pantau terus penerimaan pajak

Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juli 2017 belum juga mencapai separuh target. Data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, realisasinya hingga akhir bulan lalu hanya sebesar Rp 601,1 triliun atau 46,8% dari target dalam APBN-P 2017.selengkapnya

SMI: Optimistis target pajak 2017 tercapaiSMI: Optimistis target pajak 2017 tercapai

SMI masih optimis dengan penerimaan pajak 2017selengkapnya

DJP yakin penerimaan pajak semester II-2017 meningkatDJP yakin penerimaan pajak semester II-2017 meningkat

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan meyakini penerimaan pajak akan meningkat pada semester II-2017, meski realisasi pendapatan dari sektor pajak hingga akhir Juli 2017 belum mencapai 50 persen.selengkapnya

BI: Inflasi Juli 2017 TerkendaliBI: Inflasi Juli 2017 Terkendali

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Juli 2017 tercatat sebesar 0,2 persen secara bulanan (mtm).selengkapnya

Sri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOISri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan persiapan pemerintah menuju pelaksanaan pertukaran data keuangan secara otomatis untuk kepentingan perpajakan dengan yuridiksi lain (AEOI) mulai 2018 terus dilakukan dalam berbagai tahapan.selengkapnya

Komisi XI setuju Perppu Pajak jadi UUKomisi XI setuju Perppu Pajak jadi UU

Komisi XI DPR menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan untuk dibawa dalam rapat paripurna dan disepakati menjadi Undang-Undang.selengkapnya

DPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota IndonesiaDPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota Indonesia

Komisi XI DPR menolak dana untuk kajian rencana pemindahan ibukota Indonesia yang diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp7 miliar dalam pembahasan APBN-P 2017.selengkapnya

Presiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokusPresiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokus

Presiden Joko Widodo meminta agar penyusunan RAPBN 2018 terfokus pada sasaran-sasaran yang ingin dicapai pemerintah yaitu bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.selengkapnya



 
TAGS # :