Serapan Dana Repatriasi oleh Swasta Masih Sulit Memacu Ekonomi

Senin 25 Jul 2016 20:16Administratordibaca 212 kaliSemua Kategori

katadata 076

Banjir dana repatriasi dari hasil kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) diharapkan dapat menggerakkan pihak swasta untuk memacu investasinya. Dengan begitu, target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen tahun ini dapat tercapai, bahkan bisa lebih tinggi lagi. Namun, para ekonom ragu dengan kemungkinan skenario tersebut bakal terwujud.

Berdasarkan perhitungan Kementerian Keuangan, kebijakan tax amnesty akan mampu membawa dana masuk ke dalam negeri (repatriasi) sebesar Rp 1.000 triliun. Adapun aset yang dideklarasikan bisa mencapai lebih Rp 4.000 triliun, sehingga uang tebusan yang menjadi tambahan penerimaan pajak diperkirakan Rp 165 triliun.


Jika mengacu kepada perhitungan pemerintah tersebut, Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan dampak kebijakan itu terhadap perekonomian Indonesia tahun ini maksimal hanya 0,1 persen. Kontribusinya akan lebih rendah lagi jika dana yang masuk tidak sampai Rp 1.000 triliun.

Meski begitu, David pun meragukan, penyerapan dana repatriasi oleh pihak swasta untuk menggenjot sektor riil. Sebab, perusahaan swasta baru akan berinvestasi jika permintaan domestik dan global meningkat.


Selain itu, pihak swasta masih menunggu evaluasi dari pelaksanaan 12 paket kebijakan ekonomi untuk memangkas rantai birokrasi dan mendorong investasi. “Tergantung seberapa cepat reformasi di sektor riil-nya supaya mereka mau masuk ke investasi,” katanya kepada Katadata, Jumat (22/7). Alhasil, David memperkirakan dampak banjir dana repatriasi terhadap sektor riil baru akan terjadi 1-2 tahun ke depan.

Persoalannya, konsumsi rumah tangga cenderung rendah sehingga perusahaan cenderung mengerem rencana ekspansi usahanya. Konsumsi rumah tangga diperkirakan hanya tumbuh maksimal di lima persen tahun ini.


David menambahkan, kontribusi dana repatriasi untuk menopang pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun ke depan sekitar 1,1 persen. Pangkal soalnya, instrumen investasi saat ini belum cukup menarik bagi investor untuk menempatkan dananya. Karena itulah, para peserta amnesti pajak akan memilih menginvestasikan uangnya di luar negeri.


Sedangkan Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih juga pesimistis bahwa keyakinan konsumsi hingga akhir tahun bakal menunjukkan perbaikan. Meskipun di akhir tahun ada momen Natal dan tahun baru, dampak terhadap konsumsi terbilang kecil. Alhasil, pihak swasta akan menahan rencana investasinya meskipun ada ribuan triliun dana masuk ke dalam negeri.


Sejak awal tahun, Lana mencatat, minat investasi swasta menurun tajam dibandingkan tahun lalu. Indikasinya adalah jumlah kredit yang tidak dicairkan (undisbursed loan) mencapai 31 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar 27 persen. “Kalau, misalnya, konsumen masih belum yakin spending, kegiatan usaha juga belum akan membaik.”


Agar lebih maksimal berkontribusi terhadap perekonomian, pemerintah harus memastikan proyek-proyek infrastruktur yang siap didanai oleh repatriasi dana tax amnesty. Dengan begitu, pemerintah bisa langsung membuat instrumen investasi dimana proyek infrastruktur sebagai jaminannya untuk menampung dana repatriasi. Selanjutnya, ketersediaan infrastruktur itu dapat menggerakkan investasi sekaligus menopang perekonomian.


Di sisi lain, sebelumnya Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yakin, penerapan tax amnesty akan mampu mendorong ekonomi tumbuh sesuai target  tahun ini. Bahkan, dapat mendongkrak perekonomian hingga menjadi 5,5 persen. “Tetapi harus dilihat dananya yang masuk berapa dan bagaimana itu diputarkan di sektor riil,” katanya. Seperti diketahui, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,2 persen.

Sumber : katadata.co.id (25 Juli 2016)
Foto : katadata.co.id




BERITA TERKAIT
 

Ekonom: Hingga Akhir Tahun Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5,0 PersenEkonom: Hingga Akhir Tahun Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5,0 Persen

Bank Indonesia (BI) memproyeksi, kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,3 persen. Sedangkan tanpa pengampunan pajak, pertumbuhan ekonomi hanya berada di batas bawah 5,04 persen.selengkapnya

Sri Mulyani Bilang Target Pajak Tahun Ini Hanya Akan Tercapai 86 PersenSri Mulyani Bilang Target Pajak Tahun Ini Hanya Akan Tercapai 86 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerimaan pajak 2016 yang ditargetkan dalam ‎Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 sebesar Rp 1.539,2 triliun, diperkirakan tidak tercapai.selengkapnya

BI Waspadai Repatriasi Dana Tax Amnesty Rp 100 Triliun Akhir TahunBI Waspadai Repatriasi Dana Tax Amnesty Rp 100 Triliun Akhir Tahun

Dana repatriasi hasil program pengampunan pajak (tax amnesty) sudah mulai mengalir masuk ke Tanah Air. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, sebanyak Rp 100 triliun dana repatriasi tersebut bakal masuk pada akhir tahun ini.selengkapnya

Dana Repatriasi Baru Akan Masuk 3 Minggu LagiDana Repatriasi Baru Akan Masuk 3 Minggu Lagi

Repatriasi dana dari pemberlakuan program tax amnesty atau pengampunan pajak akan masuk ke pasar modal sekitar 2-3 minggu lagi. Pasalnya, untuk memindahkan dana dari luar ke ke pasar modal Indonesia yang menjadi salah satu pintu (gateway) dana tax amnesty membutuhkan proses.selengkapnya

Alokasi Dana Repatriasi Tax Amnesty Tunggu Akhir TahunAlokasi Dana Repatriasi Tax Amnesty Tunggu Akhir Tahun

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ken Dwijugiasteadi mengatakan pihaknya akan melihat hingga akhir Desember 2016, sebelum memastikan alokasi dana repatriasi program pengampunan pajak atau tax amnesty. Menurutnya dana repatriasi paling lambat terkumpul akhir tahun, sebelum diketahui sektor apa saja yang akan kecipratan dana tersebut.selengkapnya

Hingga Sore Ini, Dana Tebusan Baru Capai 3,8 Persen dari TargetHingga Sore Ini, Dana Tebusan Baru Capai 3,8 Persen dari Target

Dana tebusan program amnesti pajak pada Rabu (7/9/2016) pukul 16.00 WIB, baru mencapai Rp 6,25 triliun atau 3,8 persen dari target yang ditentukan Rp 165 triliun hingga akhir Maret 2017.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Tempat Ibadah Dikenai Pajak, Dirjen Kena ProtesTempat Ibadah Dikenai Pajak, Dirjen Kena Protes

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada hari ini, Rabu 22 Februari 2017, kembali menggelar dialog perpajakan dengan para tokoh masyarakat. Kali ini, peserta dialog merupakan para pemuka agama Budha, Hindu, dan Konghucu.selengkapnya

Deadline Tax Amnesty dan SPT Bareng, Pegawai Pajak Siap LemburDeadline Tax Amnesty dan SPT Bareng, Pegawai Pajak Siap Lembur

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dituntut mampu memberikan pelayanan prima pada Maret 2017. Alasannya karena bulan depan pegawai pajak akan disibukkan dengan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi 2016 dan berakhirnya program pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Dirjen Pajak Disebut dalam Kasus Suap, Kemenkeu Tak BersuaraDirjen Pajak Disebut dalam Kasus Suap, Kemenkeu Tak Bersuara

Kepala Kantor Wilayah (Kantor) Ditjen Pajak Jakarta Khusus Muhammad Haniv mengaku memfasilitasi pertemuan dengan Dirjen Pajak. “Cuma telepon, tolong temokke aku karo kono, yo tak temokke."selengkapnya

Wamenkeu Ancam Pengusaha Mangkir Tax AmnestyWamenkeu Ancam Pengusaha Mangkir Tax Amnesty

"Kalau sudah ikut amnesti dan Ditjen Pajak menemukan tambahan harta yang belum dilaporkan, maka bisa dikenakan sanksi administrasi," kata Mardiasmo dalam acara dialog perpajakan dengan pengusaha di Jakarta, Selasa (21/2/2017).selengkapnya

Konsultasi Pajak: Tarif Pajak Buat TKI dalam Valas atau Rupiah?Konsultasi Pajak: Tarif Pajak Buat TKI dalam Valas atau Rupiah?

Kepada tim konsultasi pajak, Apabila TKI yang wajib membayar pajak, tarif pajak yang dikenakan tetap dalam mata uang negara itu (valuta asing/valas) atau harus di rupiahkan terlebih dahulu?selengkapnya

Usai amnesti, 5.000 pemeriksa siap periksa SPT WPUsai amnesti, 5.000 pemeriksa siap periksa SPT WP

Hitung mundur program amnesti pajak sudah berjalan. Tak lama lagi, program amnesti pajak yang dimulai 1 Juli 2016 akan berakhir di 31 Maret 2017. Di waktu yang makin pendek, Ditjen Pajak mengumpulkan 250 asosiasi pengusaha di bawah Kadin Indonesia.selengkapnya

Ditjen Pajak Minta Freeport Cek Lagi Tanggungan Pajak PerusahaanDitjen Pajak Minta Freeport Cek Lagi Tanggungan Pajak Perusahaan

Pemerintah meminta PT Freeport Indonesia (PTFI) memikirkan ulang keberatan perusahaan terkait aturan perpajakan yang harus ditaati. Hal ini setelah pemerintah mengharuskan PTFI mengubah status kontraknya dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).selengkapnya

Pemerintah dan Google Masih Mencocokkan Data Pembayaran PajakPemerintah dan Google Masih Mencocokkan Data Pembayaran Pajak

Pemerintah terus melanjutkan proses pemeriksaan Google Inc, demi menagih utang pajak atas aktivitas bisnisnya di Indonesia. Kepala Kantor Wilayah Jakarta Khusus Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Muhamamd Haniv menyebutkan, pemerintah meyakini pihak Google pada akhirnya akan memenuhi kewajiban perpajakannya.selengkapnya

Turunkan Dwelling Time, Ini Jurus Ampuh Bea CukaiTurunkan Dwelling Time, Ini Jurus Ampuh Bea Cukai

Konkretnya, DJBC memberikan penyederhanaan dalam prosedural kepabeanan melalui program partnership yang menyasar pelaku usaha berkualitas baik.selengkapnya

Wajib Pajak di NTB Diimbau Segera Menyampaikan SPT TahunanWajib Pajak di NTB Diimbau Segera Menyampaikan SPT Tahunan

Pemerintah Provinsi NTB mengimbau seluruh wajib pajak menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) tahunan, baik pribadi maupun badan. Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin mengatakan hal ini merupakan ikhtiar untuk menggenjot salah satu sumber kekayaan negara yang paling strategis dan sangat erat hubungannya dengan berbagai program pembangunan.selengkapnya



 
TAGS # :