Reksa Dana Kembali Bergairah

Rabu 3 Ags 2016 15:36Administratordibaca 1275 kaliSemua Kategori

bisnis 119

Kinerja reksa dana saham kembali kinclong seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terdongkrak bergulirnya amnesti pajak dan aliran dana keemerging market akibat Brexit.

Berdasarkan data Infovesta Utama, kinerja reksa dana saham yang dicerminkan lewat Infovesta Equity Fund Index mencapai 3,86% sepanjang Juli 2016. Kinerja tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan capaian Juni 2016, yakni 3,72%.


Tingkat pertumbuhan reksa dana saham juga lebih tinggi dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya. Infovesta Balanced Fund Index tercatat naik 3,28% pada Juli 2016, Infovesta Fixed Income Fund Index 2,21%, dan Infovesta Money Market Fund Index 0,41%.


Sepanjang bulan lalu, lima produk reksa dana saham yang membukukan kinerja paling tinggi, yakni KAM Kapital Optimal 12,17%, Treasure Fund Dana Maxxi 12,0%, Panin Dana Teladan 11%, Millenium MCM Equity Sektoral 8,0%, dan SAM Dana Cerdas 8,31%.


Berdasarkan data Bloomberg, IHSG sepanjang Juli 2016 naik 3,97% dari level 5.016,64 ke level 5.215,99 pada penutupan perdagangan Jumat (29/7).


Direktur Samuel Asset Management Lana Soelistioningsih mengatakan tingginya return reksa dana saham akan berlanjut seiring dengan semaraknya perdagangan di lantai bursa dan naiknya IHSG.


Menurutnya, tenaga IHSG berasal dari dua faktor utama. Pertama, push factor yang berasal dari aliran likuiditas global ke emerging market, termasuk pasar modal Indonesia. Pada perdagangan kemarin, asing kembali mencetak net buy sebesar Rp2,9 triliun.


Kedua, pull factor yang berasal dari dalam negeri, yakni keseriusan implementasi kebijakan amnesti pajak yang mendongkrak prospek perekonomian nasional pada 2017.


“Kelihatannya dampak push factor lebih besar karena ada likuiditas. Sepanjang tahun, asing sudah masuk US,6 miliar, pada 2014 itu sampai US miliar jadi masih ada peluang IHSG lebih tinggi,” tuturnya, Senin (1/8).


Samuel Asset Management memasang target IHSG konservatif pada level 5.350 hingga akhir tahun ini. “Karena secara historis ada pola koreksi pada bulan tertentu semester II, seperti pada Agustus. Tetapi kalau IHSG mampu menyentuh level tertinggi 5.524, akan ada sentimen positif mengarah ke 5.600,” paparnya.


Produk reksa dana berbasis obligasi pun dinilai masih prospektif. Kendati tingkat imbal hasil surat utang pemerintah dan korporasi relatif melandai seiring dengan penurunan bunga acuan, menguatnya nilai tukar, dan rendahnya inflasi.


Untuk menyambut guliran dana tax amnesty, Samuel AM sedang mematangkan reksa dana baru. Produk reksa dana indeks dipilih untuk menampung dana deklarasi amnesti pajak dari investor-investor yang relatif konservatif dengan proyeksi re turn sekitar 15% per tahun sesuai pertumbuhan IHSG.


DANA KELOLAAN

Direktur Utama Schroder Investment Management Indonesia Michael Tjandra Tjoajadi mengatakan sepanjang 2016, dana kelolaan reksa dana saham dan pendapatan tetap cenderung naik. Kenaikan tersebut didorong oleh kondisi pasar obligasi dan pasar saham yang mulai bergairah.


Dana kelolaan Schroder meningkat 17,65% dari Rp68 triliun pada 2015 menjadi Rp74 triliun pada akhir Juni 2016. Mayoritas dana kelolaan diinvestasikan pada efek saham sekitar Rp50 triliun.


Tax amnesty bisa mendorong orang untuk investasi, karena capital repatriasi harus diinvestasikan di Indonesia tiga tahun. Ini peluang untuk tumbuh,” tutur Michael.


Secara konservatif, manajer investasi yang mengantongi dana kelolaan terbesar ini menargetkan dana kelolaan menebus Rp80 triliun hingga akhir 2016. Untuk mencapai target tersebut, Schroder akan memanfaatkan produk-produk yang ada dan belum berencana untuk menerbitkan produk baru.


Tiga produk Schroder yang membukukan kinerja tertinggi secara tahunan, yakni Schroder Indo Equity Fund 17,15%, Schroder Dana Terpadu II sebesar 15,91%, dan Schroder Prestasi Gebyar Indonesia II sebesar 16,52% hingga akhir Juli 2016.


Direktur Investasi Aberdeen Asset Management Indonesia Bharat Joshi menuturkan kebijakan amnesti pajak dan masuknya dana asing yang merelokasi investasinya dari negara-negara Eropa pasca-Brexit berpotensi menggairahkan pasar modal Indonesia.


Aberdeen, lanjutnya, tidak melakukan rebalancing portofolio investasi reksa dana saham berdasarkan sektor saham yang terdampak positif oleh tax amnesty, seperti sektor perbankan, infrastruktur, dan properti.


“Kami lakukan rebalancing berdasarkan valuasi, jadi saham-saham yang sudah mahal valuasinya kami akan top slice.”


Salah satunya, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. yang dinilai sudah mahal dari segi valuasi. Berdasarkan Bloomberg, saham TLKM telah naik 50,56% sepanjang tahun berjalan dari Rp3.022 pada penutupan perdagangan 30 Desember 2015 menjadi Rp4.550 per saham awal pekan ini.


Dana tersebut lantas dialihkan pada saham emiten yang positif prospek bisnisnya, tetapi masih relatif murah secara valuasi. Misalnya, saham PT Bank Central Asia Tbk.


“NIM perbankan memang akan turun beberapa tahun ke de pan, tetapi bisa dikompensasi de ngan kenaikan volume. Jadi ka mi masih yakin,” tutur Joshi.

Sumber : bisnis.com (Jakarta, 3 Agustus 2016)
Foto : bisnis.com




BERITA TERKAIT
 

Produk Reksa Dana Ini `Ikat` Investor, Tapi akan Diberi InsentifProduk Reksa Dana Ini `Ikat` Investor, Tapi akan Diberi Insentif

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendalami pasar dengan memperbanyak basis investor domestik. Tujuannya agar pasar saham Indonesia memiliki daya tahan yang lebih kuat.selengkapnya

PPh Bunga Obligasi Reksa Dana: Asosiasi Manajer Investasi Minta PentahapanPPh Bunga Obligasi Reksa Dana: Asosiasi Manajer Investasi Minta Pentahapan

Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) meminta kepada Kementerian Keuangan untuk memberlakukan pentahapan kenaikan pajak penghasilan atas penghasilan berupa bunga obligasi yang dibeli melalui reksa dana.selengkapnya

Dana Repatriasi boleh Masuk Pasar SahamDana Repatriasi boleh Masuk Pasar Saham

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak atau tax amnesty yang mulai bergulir di parlemen mulai memunculkan kejutan baru. Salah satunya terkait pembahasan pasal 13 draf UU Pengampunan Pajak. Yakni jenis-jenis instrumen investasi penampung dana repatriasi. Tak hanya deposito bank, surat berharga negara (SBN), dan reksadana, investasi saham juga akan dibuka lebar.selengkapnya

Pajak Bunga Obligasi Naik, Industri Reksa Dana Ketar-KetirPajak Bunga Obligasi Naik, Industri Reksa Dana Ketar-Ketir

Pelaku industri reksa dana mulai ketir-ketir. Pasalnya, pajak penghasilan atas penghasilan berupa bunga obligasi yang dibeli melalui reksa dana akan meningkat. Otomatis, return atau imbal hasil yang diterima investor bakal terkikis.selengkapnya

Pengampunan Pajak Dinilai Berdampak Positif Bagi Reksa DanaPengampunan Pajak Dinilai Berdampak Positif Bagi Reksa Dana

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa upaya pengampunan pajak (tax amnesty) oleh pemerintah akan memberikan dampak positif bagi produk investasi di pasar modal seperti reksa dana. "Tax amnesty akan mendorong pendapatan pajak naik, saya yakin uang yang masuk itu tidak semuanya ditempatkan di bank tetapi di pasar modal salah satunya melalui produk reksa dana. Saya percaya reksa dana akan bagusselengkapnya

OJK Atur Produk Investasi yang Boleh Terima Dana Tax AmnestyOJK Atur Produk Investasi yang Boleh Terima Dana Tax Amnesty

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 26/POJK.04/2016 tentang Produk Investasi Di Bidang Pasar Modal Dalam Rangka Mendukung Undang-undang Tentang Pengampunan Pajak. Dalam keterangan resminya, Direktur Pengaturan Pasar Modal, Luthfy Zain Fuady, mengungkapkan peraturan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata OJK untuk mendukung kebijakan nasionalselengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

7 Alasan Rendahnya Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak7 Alasan Rendahnya Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak

Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak hingga saat ini masih tergolong rendah. Tercatat, hingga saat ini tax ratio Indonesia hanya mencapai kurang 12 persen, lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Begini Cara Lapor SPT Pajak Buat Suami Istri yang BekerjaBegini Cara Lapor SPT Pajak Buat Suami Istri yang Bekerja

Anda adalah pasangan suami istri yang bekerja sebagai karyawan dan ingin melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi? Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (30/3/2016), Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanah Abang Dua, Dwi Astuti memberikan langkahnya. Jika status Anda dan suami atau istriselengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Cara Validasi NIK jadi NPWP untuk SPT Tahunan & Solusinya Jika GagalCara Validasi NIK jadi NPWP untuk SPT Tahunan & Solusinya Jika Gagal

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menargetkan sebanyak 69 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) dapat terintegrasi dengan Nomor Pokok Wajib Pajik (NPWP). Simak cara validasi NIK jadi NPWP jelang pelaporan SPT Tahunan.Hingga 8 Januari 2023, DJP mencatat baru 53 juta NIK atau 76,8 persen dari total target yang baru terintegrasi. Melalui integrasi, nantinya pelayanan dapat lebihselengkapnya

Validasi NIK Jadi NPWP Sebelum Lapor SPT, Begini Caranya!Validasi NIK Jadi NPWP Sebelum Lapor SPT, Begini Caranya!

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menghimbau agar wajib pajak melakukan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebelum pelaporan SPT Tahunan 2022. Hal ini sejalan dengan sudah mulai diterapkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK.03/2022. Dalam PMK yang menjadi aturan turunan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2021 danselengkapnya

Pandemi Usai, Pemerintah Bakal Tetap Guyur Insentif di Tahun IniPandemi Usai, Pemerintah Bakal Tetap Guyur Insentif di Tahun Ini

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, insentif fiskal yang diberikan tahun 2022 lalu bakal berlanjut di tahun 2023. Stimulus fiskal itu di antaranya insentif pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah ( PpnBM DTP) untuk sektor otomotif maupun insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk sektor properti.selengkapnya

Ini sektor usaha tumpuan penerimaan pajak tahun depanIni sektor usaha tumpuan penerimaan pajak tahun depan

Setoran pajak korporasi dalam beberapa tahun ke belakang menjadi tumpuan penerimaan pajak penghasilan (PPh). Seiring pemulihan ekonomi, otoritas pajak mulai mencari sektor usaha yang berpotensi memberikan sumbangsih besar di tahun depan.selengkapnya

Ekonomi mulai pulih, pemerintah akan kurangi insentif pajak secara bertahapEkonomi mulai pulih, pemerintah akan kurangi insentif pajak secara bertahap

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah akan mengurangi insentif pajak secara bertahap seiring dengan perbaikan dan pemulihan ekonomi nasional.selengkapnya

Pelaku industri cermati efek penerapan pajak karbon yang akan diterapkan tahun depanPelaku industri cermati efek penerapan pajak karbon yang akan diterapkan tahun depan

Isu perubahan iklim tak bisa diremehkan oleh siapapun. Pemerintah pun mulai menerapkan pajak karbon pada tahun depan. Para pelaku industri perlu mencermati dampak pengenaan pajak tersebut.selengkapnya

Mayoritas fraksi DPR setuju dengan pajak karbon asalkan dengan tarif ringanMayoritas fraksi DPR setuju dengan pajak karbon asalkan dengan tarif ringan

Pemerintah telah mengusulkan pengenaan pajak karbon kepada Panita Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kelima atas Undang-Undang Nomor 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) Komisi XI DPR.selengkapnya

Target Penerimaan Perpajakan Rp1.510 Triliun di 2022Target Penerimaan Perpajakan Rp1.510 Triliun di 2022

Penerimaan perpajakan 2022 ditargetkan sebesar Rp1.510 triliun dalam Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2022. Nilai ini naik Rp3,1 triliun dari penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2022 yang sebelumnya dibacakan Presiden Jokowi sebelumnya dalam Pidato Kenegaraan pada 16 Agustus 2021.selengkapnya

Jangan Kaget! Plastik dan Minuman Manis Bakal Kena Cukai Tahun DepanJangan Kaget! Plastik dan Minuman Manis Bakal Kena Cukai Tahun Depan

Masyarakat jangan kaget bahwa tahun depan akan ada rencana pengenaan cukai plastik, alat makan dan minum sekali makan, serta cukai minuman manis dalam kemasan pada tahun 2022.selengkapnya

Cukai Plastik dan Minuman Manis Dimulai Tahun Depan?Cukai Plastik dan Minuman Manis Dimulai Tahun Depan?

Ada wacana cukai plastik, alat makan dan minum sekali makan, serta cukai minuman manis dalam kemasan akan diterapkan pada 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat Rapat Panja Banggar DPR RI bersama pemerintah, Kamis 9 September 2021.selengkapnya



 
TAGS # :