Pemerintah Endus Upaya Singapura Soal Amnesti Pajak

Ahad 18 Sep 2016 14:23Administratordibaca 145 kaliSemua Kategori

republika 132

Istana Kepresidenan langsung bersikap terkait pemberitaan amnesti pajak (tax amnesty), yang diduga dijegal polisi Singapura.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengklaim Pemerintah Singapura tak akan menghambat program pengampunan pajak Indonesia. Menurut Pramono, Presiden Joko Widodo telah mengantongi komitmen tersebut langsung dari Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong.


Presiden Jokowi sempat bertemu dengan Perdana Menteri Lee pada gelaran KTT ASEAN di Laos beberapa waktu lalu. Pramono menyatakan, saat itu, Lee berkomitmen untuk mendukung kebijakan perpajakan, yang berpotensi memindahkan triliunan simpanan warga Indonesia di Singapura. 


"Pada saat kita bertemu di Laos, kebetulan juga ada menteri keuangannya (Singapura). Mereka juga menyampaikan, perdana menterinya juga menyampaikan, mereka sama sekali tidak ada upaya untuk menghambat," kata Pramono di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (16/9). 


Karena itu, Pramono mengimbau warga Indonesia, yang menyimpan dana di Singapura, untuk tidak ragu mengikuti program pengampunan pajak. Sebab, menurut Pramono, hukum yang berlaku terkait pengampunan pajak adalah hukum Indonesia. 


Sebelumnya, Reutersdan the Strait Times mengabarkan tiga bank di Singapura melaporkan para penyimpan uang asal Indonesia, yang mengikuti program pengampunan pajak. Sumber dari bank-bank swasta yang dikutip kedua media tersebut menyatakan, pelaporan itu dilakukan guna menelusuri transaksi mencurigakan. 


Program pengampunan pajak dilancarkan pemerintahan Joko Widodo sejak Juli lalu, dengan tujuan utama menarik uang WNI yang disimpan di luar negeri. Hingga awal September lalu, menurut keterangan pihak Kementerian Keuangan, Singapura memang menjadi sumberutama dana yang direpatriasi.


Hingga 5 September 2016, dana yang dipindahkan dari Singapura ke Indonesia melalui program pengampunan pajak mencapai Rp 6,27 triliun, dengan nilai harta yang dideklarasikan sebesar Rp 30,44 triliun.


Jumlah itu mencakupi 85 persen dana di luar negeri yang dideklarasikan, menyusul program pengampunan pajak. Dana dari Singapura jauh melampaui sumber dana repatriasi dari Australia sebanyak Rp 124,72 miliar, yang menempati urutan kedua asal dana repatriasi. 


Pramono menuturkan, secara keseluruhan uang tebusan dari program pengampunan pajak sudah mencapai angka lebih dari Rp 22 triliun. Pemerintah me yakini, angka itu akan bertam bah menjadi sekitar Rp 30 triliun pada pekan ini. 


Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyadari sejak awal, langkah pemerintah untuk membuka peluang peng ampunan pajak akan memicu upaya penjegalan dari negara lain. Alasannya, amnesti pajak berpotensi menarik dana besar-besaran, yang sebelumnya mengendap lama di bank-bank di luar negeri, termasuk Singapura. 


"Semua orang sudah tahu, ada upaya dari mereka untuk meng hambat. Cuma selama ini, ya tidak ada yang mengaku," kata Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. 


Darmin menilai alasan praduga soal transaksi mencurigakan yang digunakan bank-bank Singapura tidak rasional. Sebab, saat dana tersebut masuk ke bank-bank tersebut sama sekali tidak dipermasalahkan. "Waktu keluar malah ribut. Itu tidak konsisten," ujarnya. 


Darmin menambahkan, hingga saat ini, belum ada pembahasan resmi dengan Pemerintah Singapura terkait hal ini.Namun, ia enggan berspekulasi, apakah Singapura sengaja melakukan ini atau tidak. 


Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, nasabah perbankan asal Indonesia di Singapura tidak perlu khawatir mengikuti pengampunan pajak. Sri Mulyani menegaskan, keikutsertaan peserta amnesti pajak atau kegiatan menarik dana di luar negeri untuk dibawa kembali ke dalam negeri, dalam bentuk repatriasi tidak akan memiliki celah untuk dilapor kan sebagai tindakan kriminal. 


Ia menyadari Singapura, begitu pula Indonesia, mengikuti rezim Financial Action Task Force (FATF), yang mewajibkan perbankan melaporkan indikasi kegiatan ilegal dalam transaksi perbankan. Namun, hal itu tak berlaku dalam konteks kebijakan pengampunan pajak. Data nasabah juga tidak bisa diberi kan kepada kepolisian. 

"Saya sudah mengatakan, saya sudah berikan jaminan untuk mengikuti TA. Anda tidak akan dianggap melakukan tindakan ilegal, kecuali kriminal.


Itu urusannya lain," ujar Sri di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (16/9). Sri mengatakan, akan mendatangi negara-negara yang dilaporkan menghalangi wajib pajak asal Indonesia mengikuti pengampunan pajak.


Di lain pihak, Otoritas Moneter Singapura (MAS) tak menyangkal, sejumlah bank melapor kan transaksi mencurigakan terkait dana-dana yang diikutkan pengampunan pajak. "Bank wajib mematuhi standar Financial Action Task Force. Jika memang ada transaksi mencurigakan, wajib melaporkan transaksi tersebut," tulis keterangan resmi MAS yang dikutip the Strait Times, Kamis (15/9).


MAS menekankan, pelaporan tersebut tak mesti berujung pada kriminalisasi. Penyelidikan baru akan dimulai jika memang ditemukan alasan ada pelanggaran pidana hukum dalam transaksi tersebut. Penyelidikan juga akan dilakukan setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia.


Selain itu, MAS menyatakan, tetap mendukung program amnesti pajak Indonesia. "Harapannya, agar laporan transaksi yang mencurigakan tersebut, bisa membantu Indonesia dalam program amnesti pajak. Hal ini tidak menyurutkan klien untuk berpartisipasi dalam amnesti pajak," ujar juru bicara MAS.

Sumber : republika.co.id (Jakarta, 17 September 2016)
Foto : republika.co.id




BERITA TERKAIT
 

Ini Kata Menteri Singapura Soal Program Pengampunan Pajak IndonesiaIni Kata Menteri Singapura Soal Program Pengampunan Pajak Indonesia

Pemerintah Singapura mendukung kebijakan pengampunan pajak yang dijalankan Pemerintah Indonesia. Demikian diungkapkan kata Menteri Negara untuk Luar Negeri Singapura Maliki Osman dalam kunjungan di Batam Kepulauan Riau, Rabu (3/8).selengkapnya

Bank Singapura Polisikan WNI yang Ikut Amnesti PajakBank Singapura Polisikan WNI yang Ikut Amnesti Pajak

Tiga bank swasta di Singapura bersama kepolisian setempat akan membuka daftar nama nasabah mereka yang mengikuti amnesti pajak di Indonesia. Mereka menyatakan pergerakan dana tersebut merusak program pengampunan pajak dan merusak bisnis perbankan di negeri mereka karena mereka mempunyai banyak klien besar asal Indonesia.selengkapnya

Sri Mulyani: Yang Tidak Ikut Tax Amnesty, Anda Tidak Berhak Nyanyi Indonesia RayaSri Mulyani: Yang Tidak Ikut Tax Amnesty, Anda Tidak Berhak Nyanyi Indonesia Raya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyindir ‎masih banyak pelaku industri pasar modal belum mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.selengkapnya

OJK: Dana Repatriasi Amnesti Pajak dari WNI di Singapura Rp 1,2 TriliunOJK: Dana Repatriasi Amnesti Pajak dari WNI di Singapura Rp 1,2 Triliun

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan tiga Bank Singapura yang dipanggil terkait amnesti pajak menunjukkan itikad baik. Bank-bank tersebut yakni OCBC NISP, UOB, DBS, memberi klarikasi tak ada masalah terkait pelaksanaan program pengampunan pajak yang digagas pemerintah Indonesia.selengkapnya

Menkeu Bambang: Ada yang Gugat Pengampunan Pajak Itu BiasaMenkeu Bambang: Ada yang Gugat Pengampunan Pajak Itu Biasa

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro tak ambil pusing dengan gugatan terhadap Undang-Undang Pengampunan Pajak/Tax Amnesty yang dilayangkan sejumlah pihak.selengkapnya

Program Tax Amnesty Indonesia Bakal Dijegal Singapura, Ini Tanggapan ApindoProgram Tax Amnesty Indonesia Bakal Dijegal Singapura, Ini Tanggapan Apindo

‎Sejumlah bank di Singapura disebut melakukan 'penjegalan' atas program pengampunan pajak atau tax amnesty yang sudah disahkan oleh DPR. Hal ini dilakukan karena likuiditas perbankan Singapura dinilai akan menipis seiring dana yang keluar dari bank-bank tersebut menuju ke Indonesia.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Pemerintah Akan Terus Genjot Rasio Kepatuhan Wajib PajakPemerintah Akan Terus Genjot Rasio Kepatuhan Wajib Pajak

Kementerian Keuangan akan melakukan pendataan makin sistematis bagi wajib pajak dan memperbaiki penegakan hukum untuk meningkatkan penerimaan dari pajak.selengkapnya

NPWP Multifungsi Bakal Jadi Alat Lacak Wajib Pajak NakalNPWP Multifungsi Bakal Jadi Alat Lacak Wajib Pajak Nakal

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana meluncurkan Kartu Indonesia Satu. Kartu ini akan diisi identitas seperti Nomor Induk Kependudukan, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan Nomor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.selengkapnya

Menkeu Terapkan Langkah Hukum Usai Tax AmnestyMenkeu Terapkan Langkah Hukum Usai Tax Amnesty

Menteri Keuangan Sri Mulyani siap menerapkan langkah hukum apabila diperlukan jika amnesti pajak telah berakhir pada 31 Maret 2017 mengingat tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih tergolong rendah.selengkapnya

Kebijakan Bebas Visa Turunkan PNBP 52%Kebijakan Bebas Visa Turunkan PNBP 52%

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat kebijakan bebas visa untuk warga negara asing telah menurunkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga 52% atau senilai Rp1 triliun.selengkapnya

Likuiditas Terjamin, BI Minta Bank Tak Naikkan Bunga DepositoLikuiditas Terjamin, BI Minta Bank Tak Naikkan Bunga Deposito

BI berpendapat bank tidak perlu menaikkan bunga deposito. Alasannya, likuiditas masih terjaga. Dana operasi moneter di atas Rp 300 triliun.selengkapnya

Kapan Kartu NPWP Multifungsi Diterbitkan?Kapan Kartu NPWP Multifungsi Diterbitkan?

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana untuk menerbitkan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak multifungsi atau Kartu Indonesia Satu. Ini merupakan strategi DJP dalam meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak.selengkapnya

25 Persen APBD Wajib Digunakan Bangun Infrastruktur di Daerah25 Persen APBD Wajib Digunakan Bangun Infrastruktur di Daerah

Pemerintah pusat dihadapkan pada tugas berat di tahun anggaran mendatang untuk merampungkan sejumlah proyek infrastruktur prioritas di tengah ruang fiskal yang masih sempit terutama lantaran penerimaan pajak yang belum kencang.selengkapnya

Tax Amnesty belum dongkrak jumlah Wajib PajakTax Amnesty belum dongkrak jumlah Wajib Pajak

Dua periode program amnesti pajak (tax amnesty) berjalan ternyata tidak mendongkrak kenaikan secara signifikan jumlah wajib pajak (WP). Jumlah WP yang tercatat per tanggal 1 Januari 2017 hanya sebanyak 35,82 juta WP.selengkapnya

Konsultasi Pajak: NPWP Salah di Faktur Pajak Pembelian RukoKonsultasi Pajak: NPWP Salah di Faktur Pajak Pembelian Ruko

Kepada tim konsultasi pajak,selengkapnya

Selain untuk BPJS dan SIM, NPWP Baru Bisa Cek Kepatuhan PajakSelain untuk BPJS dan SIM, NPWP Baru Bisa Cek Kepatuhan Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) akan segera meluncurkan Kartu Indonesia 1 atau Kartin1 yang salah satunya dapat menjadi tax clearance (surat keterangan fiskal) atas kegiatan pelayanan publik. Penggunaan kartu serbaguna tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP) menunaikan kewajiban membayar pajak.selengkapnya



 
TAGS # :