Menurut Faisal, SMI &Bambang Brodjo Beda Kelas

Senin 8 Ags 2016 07:19Administratordibaca 153 kaliSemua Kategori

inilah 111

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri membandingkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) dengan pendahulunya, Bambang PS Brojonegoro.

Kata ekonom UI yang dikenal memiliki pandangan kritis ini, Menkeu SMI lebih unggul ketimbang Brodjonegoro. Lantaran, Menkeu Ani, sapaan akrab Sri Mulyani bisa meyakinkan Presiden Joko Widodo bahwa penghematan APBN-P 2016 sebsar Rp 133,8 triliun berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.


"Ini yang tidak bisa dilakukan Menkeu sebelumnya, Bambang Brodjonegoro, meyakinkan Jokowi soal anggaran. Di mana, Bambang terlalu mengikuti keinginan Jokowi, karena Jokowi pernah bilang, jika kerja tidak benar akan diganti, Jadi, menterinya iya-iya saja, siap saja," papar Faisal dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (06/08/2016).


Faisal pun berharap Menkeu Ani bisa merubah struktur pemikiran Jokowi, terkait sejumlah target ambisiusnya. Selama ini, target-target mantan Gubernur DKI Jakarta, memang terlalu fantastis. "Para pembantu presiden banyak yang tipikal iya-iya saja. Tidak bisa berkata tidak, serta tidak mampu memberikan masukan yang lebih rasional atas keinginan Jokowi," kata Faisal.


Misalnya, Menkeu lama, Bambang Brodjonegoro yang tidak bisa menjelaskan betapa sulitnya merealisasikan target penerimaan perpajakan.

"Bambang misalnya, ini engga bisa menjelasakan betapa sulitnya penerimaan pajak, pada tahun ini target pajak naik 30% dari 20% tahun sebelumnya, tapi Bambang tahu maksimal hanya 13%, tapi masih iya saja mengikuti keinginan Jokowi," ceritanya.


Untuk itu, Faisal berharap, SMI bisa memberikan penjelasan ke Jokowi risiko pelebaran defisit anggaran serta kemungkinan gagalnya program amnesti pajak.


"Nah, mudah-mudahan dengan Sri Mulyani ini Jokowi bisa berubah, mau mendengar. Mudah-mudahan enggak pakai rumus Pokoknya! dan bisa dirasionalisasi. Tugas berat Sri Mulyani di sana," tandasnya.


Sumber : inilah.com (Jakarta, 7 Agustus 2016)
Foto : inilah.com




BERITA TERKAIT
 

Ini Pesan Bambang Brodjonegoro Saat Sertijab Dengan Sri MulyaniIni Pesan Bambang Brodjonegoro Saat Sertijab Dengan Sri Mulyani

“Dan titipan terakhir kepada teman-teman di Ditjen Pajak, Dirjen Pajak dan segenap jajaran mudah-mudahan tax amnesty bisa sukses. Makasih, assalamualaikum.”selengkapnya

Faisal Basri: Target Tax Amnesty Akan Gagal meski Ada Sri MulyaniFaisal Basri: Target Tax Amnesty Akan Gagal meski Ada Sri Mulyani

Target penerimaan pajak dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang ditetapkan sebesar Rp165 triliun menurut Ekonom Faisal Basri tidak akan tercapai, bahkan meski ada Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru. Pemerintah lebih disarankan agar memangkas anggaran yang tidak perlu, guna menutupi kekurangan penerimaan negara dari pajak.selengkapnya

Kejar Target Jokowi, Ini yang Akan Dilakukan Sri MulyaniKejar Target Jokowi, Ini yang Akan Dilakukan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan tiga tindakan untuk mengejar target-target Presiden Joko Widodo yang menurut dia cukup ambisius. Target yang dimaksudnya, penerimaan negara dan target penerimaan dari program pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Percepat Infrastruktur, Jokowi Bentuk Duet Sri Mulyani-Bambang BrodjoPercepat Infrastruktur, Jokowi Bentuk Duet Sri Mulyani-Bambang Brodjo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap memberikan tugas baru kepada Menteri Keuangan dan Menteri Bappenas dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia.selengkapnya

Faisal Basri Pesimis Pengampuna Pajak Bisa Tarik Uang dari SingapuraFaisal Basri Pesimis Pengampuna Pajak Bisa Tarik Uang dari Singapura

Sulit bagi pemerintah untuk menarik uang pengusaha asal Indonesia yang disimpan di luar melalui kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak. Ekonom Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri mengatakan target Rp 165 triliun untuk tax amnesty akan sulit dikejar.selengkapnya

Sri Mulyani Bisa Hentikan Ambisi Jokowi Pasang Target Pajak SelangitSri Mulyani Bisa Hentikan Ambisi Jokowi Pasang Target Pajak Selangit

Ekonom Senior Faisal Basri menyambut baik kembalinya Sri Mulyani di tubuh pemerintahan. Sri Mulyani ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang telah mendapat tugas baru menjadi Kepala Bappenas.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menjanjikan adanya tambahan penerimaan sebanyak Rp20 triliun dari upaya penegakan dan penindakan hukum di postur sementara RAPBN-P 2017.selengkapnya

BI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persenBI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persen

Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi domestik pada semester II-2017 akan lebih baik dibandingkan semester I dan bisa mencapai 5,3 persen.selengkapnya

Menkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baikMenkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelaksanaan APBN pada semester I-2017 menunjukkan kinerja baik dibandingkan periode sama tahun lalu, baik dari sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan.selengkapnya

Ditjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECDDitjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECD

Indonesia harus memenuhi syarat lainnya untuk menjalankan Automatic Exchange of Information (AEoI), yakni akses terhadap beneficial owner. Head of Global Forum on Transparency and Exchange of Information OECD Monica Bhatia mengatakan, terkait hal ini Indonesia akan segera direview oleh OECD.selengkapnya

Diversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDBDiversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDB

Pemerintah pusat hari ini mengadakan rapat koordinasi pusat dan daerah di Balikpapan, Jumat (14/7). Dalam rapat koordinasi (rakor) ini pemerintah akan memulai strategi diversifikasi sumber perekonomian baru untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.selengkapnya

Persetujuan tambahan PMN BUMN dicabutPersetujuan tambahan PMN BUMN dicabut

Badan Anggaran (Banggar) DPR akhirnya mencabut kembali persetujuan atas usulan tambahan penyertaan modal negara (PMN) untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) 2017. Jumlah tambahan PMN BUMN yang disetujui, yakni sebesar Rp 2,38 triliun.selengkapnya

Menkeu naikkan target pajak non migas Rp 20 TMenkeu naikkan target pajak non migas Rp 20 T

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambah target penerimaan pajak non migas sebesar Rp 20 triliun dalam postur sementara rancangan pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) 2017.selengkapnya

Darmin akan libatkan koperasi di reformasi agrariaDarmin akan libatkan koperasi di reformasi agraria

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pemerintah menyiapkan skema pengembangan dan perbaikan ekonomi rakyat di industri pertanian.selengkapnya

Darmin: Kebijakan ekonomi berkeadlian di AgustusDarmin: Kebijakan ekonomi berkeadlian di Agustus

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Darmin Nasution menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan Kebijakan Ekonomi Berkeadilan. Hal ini diungkapkan oleh Darmin dalam sambutan di kongres Koperasi ke-3 di Makassar pada Kamis (13/07).selengkapnya

IMF ragu tax ratio Indonesia bisa tumbuh 5%IMF ragu tax ratio Indonesia bisa tumbuh 5%

International Monetery Fund (IMF) menilai bahwa bila sebuah negara ingin melakukan percepatan pertumbuhan, ada rasio pajak (tax ratio) terhadap PDB minimum yang perlu dicapai. Yakni 15% dari produk domestik bruto (PDB).selengkapnya



 
TAGS # :