JSMR & WSKT Incar Dana Repatriasi

Kamis 4 Ags 2016 12:21Administratordibaca 158 kaliSemua Kategori

bisnis 122

Dua BUMN Karya yang bergerak di bisnis jalan tol, yakni PT Jasa Marga Tbk. dan PT Waskita Karta Tbk. berancang-ancang untuk memanfaatkan masuknya dana repatriasi pengampunan pajak guna membiayai proyek-proyek mereka.

PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) akan memanfaatkan dana repatriasi pengampunan pajak untuk mengembangkan empat ruas tol yang baru saja digenggamnya, sedangkan PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) akan memanfaatkan dana tersebut untuk mengem bangkan proyek tol TransJawa yang dimilikinya.


Keempat ruas tol itu, yakni Batang—Semarang sepanjang 75 kilometer (km), Pandaan— Malang (37,62 km), Balikpapan—Samarinda (99,35 km), dan Manado—Bitung (39,9 km).


Direktur Keuangan JSMR Anggiasari Hindratmo mengatakan, ruas-ruas baru tersebut menjadi prioritas bagi pengembangan usaha perseroan. Selain itu, perseroan memang berniat mencari tambahan pendanaan bagi keempat ruas itu.


“Itu ruas baru dan membutuhkan investasi baru sehingga memang kami dorong ke situ,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (3/8).


Meski demikian, Anggiasari belum bisa mengungkapkan jumlah pasti tambahan pendanaan yang diperlukan untuk mencukupi nilai investasi keempat ruas itu. Hal itu dikarenakan JSMR hingga tengah melakukan penghitungan ulang pasca penandatanganan kontrak.


Sementara itu, WSKT akan menampung dana yang masuk ke dalam negeri hasil program pengampunan pajak. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur ruas jalan tol, terutama di Trans Jawa.


Direktur Utama WSKT M. Choliq mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan penerbitan obligasi untuk menampung dana repatriasi tersebut. Untuk tahap awal, nilai obligasi yang akan diterbitkan perseroan sebesarRp 5 triliun. Namun, jumlahnya bisa saja bertambah.


“Targetnya tahun ini diterbitkan, kami pakai untuk bangun tol,” kata Choliq.


WSKT saat ini memiliki kepemilikan di konsesi sejumlah ruas tol dalam tahap konstruksi dan juga yang sudah beroperasi, baik di Jawa maupun Sumatra.

TOL BALI MANDARA


Beberapa waktu lalu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, pemerintah telah menyiapkan proyek baik greenfield maupun brownfield yang bisa dimasuki oleh pelaku usaha.


Proyek greenfield merupakan proyek baru yang akan dimulai sehingga masih ada risiko konstruksi tetapi berpeluang men dapatkan tingkat pengembalian yang lebih baik, sedangkan proyek brownfield adalah proyek yang sudah selesai, tidak ada risiko konstruksi sehingga aliran kas lebih pasti.


Salah satu proyek brownfield yang ditawarkan pemerintah adalah jalan tol Bali Mandara yang telah memiliki aliran kas yang jelas sehingga pelaku usaha bisa menghitung tingkat pengembalian investasi (return of investment/ROI).


Ketika menanggapi hal itu, Anggiasari menjelaskan, JSMR akan menerbitkan bond atau surat utang dengan pendapatan berulang yang diproleh dari ruas tol sepanjang 12,7 km tersebut sebagai sekuritisasi.


Perseroan tak akan melepaskan kepemilkan saham di ruas itu dikarenakan masih mempertimbangkan EBITDA (earning before interest, taxes, depreciation & amortization) yang belum stabil supaya tak terjadi terjadi atau undervalue atau nilai saham yang lebih rendah dari yang sewajarnya.


Penerbitan surat utang itu diperkirakan dilakukan pada Maret 2017 dengan nilai yang masih dikaji. Emiten konstruksi pelat merah itu tengah mempersiapkan rights issue senilai Rp1,8 triliun dengan masa perdagangan November 2016.


“Kami harus rights issue dulu untuk memperbaiki buku,” imbuh nya.

Sumber : bisnis,com (Jakarta, 4 Agsutus 2016)
Foto : bisnis.com




BERITA TERKAIT
 

DANA REPATRIASI: Jasa Marga Kembangkan 4 Ruas Tol BaruDANA REPATRIASI: Jasa Marga Kembangkan 4 Ruas Tol Baru

PT Jasamarga Tbk akan memanfaatkan dana yang berhasil ditampung dari pengampunan pajak untuk mengembangkan empat ruas tol yang baru saja digenggam perseroan.selengkapnya

Wijaya Karya Siapkan Tiga Proyek Tol untuk Tampung Dana RepatriasiWijaya Karya Siapkan Tiga Proyek Tol untuk Tampung Dana Repatriasi

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menyatakan siap menampung dana yang masuk ke dalam negeri (repatriasi) dari program pengampunan pajak atau tax amnesty. Saat ini perseroan sedang menyiapkan tiga proyek jalan tol untuk menyerap dana tersebut.selengkapnya

Jokowi Paparkan Proyek-Proyek yang Butuh Dana Tax AmnestyJokowi Paparkan Proyek-Proyek yang Butuh Dana Tax Amnesty

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomiten mengunakan dana dari hasil kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty untuk pembangunan di Tanah Air. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur.selengkapnya

Aher Nilai Dana Amnesti Pajak Bisa untuk Bangun TolAher Nilai Dana Amnesti Pajak Bisa untuk Bangun Tol

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan penyimpanan dana repatriasi hasil pengampunan pajak atau tax amnesty di Bank BJB aman. Menurut Heryawan yang akrab disapa Aher, Ia berharap semua masyarakat kuat nasionalismenya agar uang yang didapatkan di Indonesia digulirkan di Indonesia, dan dimanfaatkan untuk rakyat Indonesia.selengkapnya

Hutama Karya Manfaatkan Dana Repatriasi untuk Proyek Trans SumateraHutama Karya Manfaatkan Dana Repatriasi untuk Proyek Trans Sumatera

PT Hutama Karya (Persero) menyatakan siap menampung dana repatriasi hasil kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) tahun ini. Dana segar ini akan digunakan Hutama Karya untuk menyelesaikan proyek pembangunan tol.selengkapnya

JSMR Akan Jadikan Pendapatan Tol BaliMandara Aman Bagi PebisnisJSMR Akan Jadikan Pendapatan Tol BaliMandara Aman Bagi Pebisnis

Terkait dengan pengampunan pajak, Menteri BUMN RiniSoemarno mengatakan pemerintah telah menyiapkan proyek baik greenfield maupun brownfield yang bisa dimasuki oleh pelaku usaha. Proyek greenfield yakni proyek baru yang akan dimulai sehingga masih ada risiko konstruksi tetapi berpeluang mendapatkan return yang lebih baik, sedangkan proyek brownfield adalah proyek yang sudah selesai,selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Ini Denda bagi yang Terlambat Lapor SPT PajakIni Denda bagi yang Terlambat Lapor SPT Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mengingatkan para Wajib Pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan (SPT PPh) Tahunan 2016 hingga batas waktu 31 Maret untuk Orang Pribadi (OP) dan Badan Usaha 30 April. Jika terlambat akan ada denda yang dikenakan.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Pemerintah Akan Terus Genjot Rasio Kepatuhan Wajib PajakPemerintah Akan Terus Genjot Rasio Kepatuhan Wajib Pajak

Kementerian Keuangan akan melakukan pendataan makin sistematis bagi wajib pajak dan memperbaiki penegakan hukum untuk meningkatkan penerimaan dari pajak.selengkapnya

NPWP Multifungsi Bakal Jadi Alat Lacak Wajib Pajak NakalNPWP Multifungsi Bakal Jadi Alat Lacak Wajib Pajak Nakal

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana meluncurkan Kartu Indonesia Satu. Kartu ini akan diisi identitas seperti Nomor Induk Kependudukan, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan Nomor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.selengkapnya

Menkeu Terapkan Langkah Hukum Usai Tax AmnestyMenkeu Terapkan Langkah Hukum Usai Tax Amnesty

Menteri Keuangan Sri Mulyani siap menerapkan langkah hukum apabila diperlukan jika amnesti pajak telah berakhir pada 31 Maret 2017 mengingat tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih tergolong rendah.selengkapnya

Kebijakan Bebas Visa Turunkan PNBP 52%Kebijakan Bebas Visa Turunkan PNBP 52%

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat kebijakan bebas visa untuk warga negara asing telah menurunkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga 52% atau senilai Rp1 triliun.selengkapnya

Likuiditas Terjamin, BI Minta Bank Tak Naikkan Bunga DepositoLikuiditas Terjamin, BI Minta Bank Tak Naikkan Bunga Deposito

BI berpendapat bank tidak perlu menaikkan bunga deposito. Alasannya, likuiditas masih terjaga. Dana operasi moneter di atas Rp 300 triliun.selengkapnya

Kapan Kartu NPWP Multifungsi Diterbitkan?Kapan Kartu NPWP Multifungsi Diterbitkan?

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana untuk menerbitkan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak multifungsi atau Kartu Indonesia Satu. Ini merupakan strategi DJP dalam meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak.selengkapnya

25 Persen APBD Wajib Digunakan Bangun Infrastruktur di Daerah25 Persen APBD Wajib Digunakan Bangun Infrastruktur di Daerah

Pemerintah pusat dihadapkan pada tugas berat di tahun anggaran mendatang untuk merampungkan sejumlah proyek infrastruktur prioritas di tengah ruang fiskal yang masih sempit terutama lantaran penerimaan pajak yang belum kencang.selengkapnya

Tax Amnesty belum dongkrak jumlah Wajib PajakTax Amnesty belum dongkrak jumlah Wajib Pajak

Dua periode program amnesti pajak (tax amnesty) berjalan ternyata tidak mendongkrak kenaikan secara signifikan jumlah wajib pajak (WP). Jumlah WP yang tercatat per tanggal 1 Januari 2017 hanya sebanyak 35,82 juta WP.selengkapnya

Konsultasi Pajak: NPWP Salah di Faktur Pajak Pembelian RukoKonsultasi Pajak: NPWP Salah di Faktur Pajak Pembelian Ruko

Kepada tim konsultasi pajak,selengkapnya

Selain untuk BPJS dan SIM, NPWP Baru Bisa Cek Kepatuhan PajakSelain untuk BPJS dan SIM, NPWP Baru Bisa Cek Kepatuhan Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) akan segera meluncurkan Kartu Indonesia 1 atau Kartin1 yang salah satunya dapat menjadi tax clearance (surat keterangan fiskal) atas kegiatan pelayanan publik. Penggunaan kartu serbaguna tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP) menunaikan kewajiban membayar pajak.selengkapnya



 
TAGS # :