INDEKS BEI Sepekan: TAX AMNESTY Bikin IHSG Rebound

Ahad 18 Sep 2016 09:50Administratordibaca 234 kaliSemua Kategori

bisnis 177

Lonjakan realisasi amnesti pajak dalam dua hari terakhir berhasil membuat Indeks harga saham gabungan (IHSG) rebound setelah terus mengalami tekanan jual oleh investor asing.

Akhir pekan ini, IHSG ditutup menguat 0,04% sebesar 1,95 poin ke level 5.267,77. Sehari sebelumnya, IHSG melesat tertinggi dalam enam pekan 2,33% sebesar 119,78 poin ke level 5.265,82.


Lonjakan IHSG dalam dua hari lalu menahan tekanan yang terus terjadi selama beberapa waktu terakhir. Namun, IHSG masih membukukan pelemahan dalam pekan ini 0,27% sebesar 14,14 poin.


Pekan ini, hampir seluruh lantai bursa di Asia Pasifik ditutup tertekan dengan koreksi tertinggi dari bursa Taiwan 3,89%. IHSG tercatat masih menguat 14,69% year-to-date.


Analis PT Bahana Securities Muhammad Wafi menjelaskan rebound IHSG disokong oleh realisasi tax amnesty yang melesat dalam dua hari terakhir. Neraca perdagangan Agustus 2016 juga menjadi motor penggerak bagi pelaku pasar.


"Angka realisasi tax amnesty dalam dua hari terakhir sejalan dengan prediksi Bahana Securities. Realisasi akan direspons positif oleh pelaku pasar," katanya saat dihubungi Bisnis.com, Jumat (16/9/2016).


Hingga akhir pekan, jumlah penerimaan uang tebusan berdasarkan surat setoran pajak sejak pelaksanaan tax amnesty pajak mencapai Rp29,1 triliun. Penerimaan tebusan itu mencapai 17,6% dari total target Rp165 triliun.


Secara keseluruhan, pernyataan harta telah mencapai Rp624 triliun. Tax amnesty tahap I dengan tarif repatriasi tebusan termurah 2% akan berlaku hingga 30 September 2016.


Wafi menjelaskan, keikutsertaan sejumlah konglomerat nomor wahid di Indonesia, menjadi pemicu pengusaha-pengusaha lainnya untuk mengikuti jejak deklarasi pajak.


Terakhir, mantan bos Grup Astra Theodore Permadi Rachmat yang mendatangi Kantor Wilayah Wajib Pajak Besar di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta. Pemilik Triputra Group ini tercatat sebagai orang terkaya ke-20 di Indonesia versi majalah Forbes dengan kekayaan US,35 miliar.


Menurut Wafi, realisasi amnesti pajak tahap I hingga akhir September diproyeksi dapat menyentuh 10% dari total target. Lonjakan kenaikan repatriasi amnesti pajak dalam dua hari terakhir telah menjadi sentimen penepis lesunya pasar global di lantai bursa.


Saat bersamaan, realisasi neraca perdagangan Indonesia juga menggembirakan. Setelah mengalami penurunan, ekspor Agustus 2016 meningkat 31,54% menjadi US,63 miliar dibandingkan dengan bulan sebelumnya.


Catatan ekspor lebih tinggi dari nilai impor yang mencapai US,34 miliar atau meningkat 36,84% dari Juli 2016. Secara kumulatif, neraca perdagangan pada Agustus 2016 mengalami surplus US3,6 juta dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar US1,3 juta dan sektor migas justru defisit US7,7 juta.


Dari sisi eksternal, mulai rebound harga minyak mentah dunia juga turut mendorong penguatan IHSG sepekan. Bursa saham regional mulai menghijau setelah pada awal pekan tertekan akibat sentimen bank sentral Eropa.


Dia memerkirakan, faktor-faktor penggerak IHSG akan berlanjut hingga pekan depan. Setidaknya, kabar gembira akan dinati pelaku pasar saat The Fed menggelar Federal Open Market Committee (FOMC) dan Bank Indonesia melakukan rapat dewan gubernur (RDG) pada 22 September.


Pelaku pasar memerkirakan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuan dalam FOMC. Sebaliknya, BI diproyeksi menurunkan suku bunga acuan BI Rate hingga 25 basis poin.


"Bahana masih dalam view The Fed akan menaikkan suku bunga tapi tidak bulan ini. Kelihatannya pada akhir tahun, minimal Desember," tuturnya.


Dari lantai bursa, pekan ini investor asing terus melepas portofolio dengan mencatatkan net sellRp1,88 triliun. Capaian itu membuat perolehan net buy investor asing sejak awal tahun menipis menjadi Rp34,68 triliun dengan total transaksi Rp480,7 triliun.


Terpisah, analis PT Reliance Securities Tbk. Lanjar Nafi, menilai mayoritas bursa Asia ditutup menguat mengakhiri pekan ini. Prospek naiknya suku bunga AS tahun ini berkurang setelah beberapa data penjualan ritel di AS mengecewakan menjadi faktor pendorong penguatan bursa Asia.


Dia menjelaskan, investor pun berspekulasi positif pada pada keputusan bank sentral Jepang yang memperluas pelongaran pada pekan depan. Selain itu, optimisme atas penjualan Iphone-7 di Jepang membuat saham beberapa perusahaan pemasok Appel melonjak cukup signifikan pada akhir pekan.


Saat bersamaan, IHSG ditutup naik 1,95 poin sebesar 0,04% ke level 5.267,77 dengan volume perdagangan yang cenderung moderat. Pergerakan IHSG pada akhir pekan ini cenderung tertekan melihat capital outflow investor asing pada minggu ini cukup tinggi.


"Total capital outflow yang terjadi pada minggu ini sebesar Rp1,89 triliun. Sektor aneka industri yang menghapus sebagian keuntungannya pada perdagangan sebelumnya menjadi penekan IHSG pada akhir pekan ini. Sedangkan sektor konsumer yang menguat 1,35% menjadi penahan pelemahan," jelasnya.

Sumber : binis.com (Jakarta, 17 September 2016)
Foto : bisnis.com




BERITA TERKAIT
 

Hari Ini Analis Saham Bahas Peran Sektor Infrastruktur Dalam Amnesti PajakHari Ini Analis Saham Bahas Peran Sektor Infrastruktur Dalam Amnesti Pajak

Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) akan merekomendasikan proyek-proyek infrastruktur yang disiapkan untuk menyerap dana repatriasi dari hasil amnesti pajak kepada Kementerian Keuangan.selengkapnya

Bursa Diproyeksi `Kebanjiran` Dana Repatriasi pada September-OktoberBursa Diproyeksi `Kebanjiran` Dana Repatriasi pada September-Oktober

Program pengampunan pajak atau tax amnesty telah lebih dari satu bulan dijalankan. Hanya saja hingga saat ini aliran dana yang diperoleh masih tertahan di perbankan yang ditunjuk sebagai bank repatriasi.selengkapnya

Amnesti Pajak Tak Mampu Kerek IHSG Dari Level 5.400, Ada Apa?Amnesti Pajak Tak Mampu Kerek IHSG Dari Level 5.400, Ada Apa?

Keberhasilan amnesti pajak digadang-gadang menjadi stimulus pendorong pergerakan Indeks harga saham gabungan. Faktanya, gerak IHSG harus bersusah payah bertahan di level psikologis 5.400.selengkapnya

KURS RUPIAH: Capai Level Tertinggi Dalam Tiga Pekan, Didorong UU Pengampunan PajakKURS RUPIAH: Capai Level Tertinggi Dalam Tiga Pekan, Didorong UU Pengampunan Pajak

Mata uang garuda menguat ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir setelah adanya pengesahan Undang-undang pengampunan Pajak kemarin (28/6/2016). Adanya beleid baru bertujuan meningkatkan pendapatan negara.selengkapnya

Akhir Pekan, Dana Tebusan Tax Amnesty Capai Rp8,53 TriliunAkhir Pekan, Dana Tebusan Tax Amnesty Capai Rp8,53 Triliun

Direktorat Jenderal Pajak mencatat realisasi dana tebusan amnesti pajak atau tax amnesty sudah terkumpul Rp8,53 triliun per 11 September 2016.selengkapnya

Bos BEI: Pasar Modal Catat Rekor Terbesar Dalam 39 Tahun TerakhirBos BEI: Pasar Modal Catat Rekor Terbesar Dalam 39 Tahun Terakhir

Pasar modal Indonesia menunjukkan kinerja yang positif sejak pengampunan pajak diterapkan. Bahkan, kapitalisasi pasar modal di Indonesia menembus rekor karena selama ini belum pernah tercapai. Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, kapitalisasi pasar BEI menembus rekor sejak diaktifkannya pasar modal atau selama 39 tahun terakhir.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Ini Denda bagi yang Terlambat Lapor SPT PajakIni Denda bagi yang Terlambat Lapor SPT Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mengingatkan para Wajib Pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan (SPT PPh) Tahunan 2016 hingga batas waktu 31 Maret untuk Orang Pribadi (OP) dan Badan Usaha 30 April. Jika terlambat akan ada denda yang dikenakan.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Pemerintah Akan Terus Genjot Rasio Kepatuhan Wajib PajakPemerintah Akan Terus Genjot Rasio Kepatuhan Wajib Pajak

Kementerian Keuangan akan melakukan pendataan makin sistematis bagi wajib pajak dan memperbaiki penegakan hukum untuk meningkatkan penerimaan dari pajak.selengkapnya

NPWP Multifungsi Bakal Jadi Alat Lacak Wajib Pajak NakalNPWP Multifungsi Bakal Jadi Alat Lacak Wajib Pajak Nakal

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana meluncurkan Kartu Indonesia Satu. Kartu ini akan diisi identitas seperti Nomor Induk Kependudukan, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan Nomor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.selengkapnya

Menkeu Terapkan Langkah Hukum Usai Tax AmnestyMenkeu Terapkan Langkah Hukum Usai Tax Amnesty

Menteri Keuangan Sri Mulyani siap menerapkan langkah hukum apabila diperlukan jika amnesti pajak telah berakhir pada 31 Maret 2017 mengingat tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih tergolong rendah.selengkapnya

Kebijakan Bebas Visa Turunkan PNBP 52%Kebijakan Bebas Visa Turunkan PNBP 52%

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat kebijakan bebas visa untuk warga negara asing telah menurunkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga 52% atau senilai Rp1 triliun.selengkapnya

Likuiditas Terjamin, BI Minta Bank Tak Naikkan Bunga DepositoLikuiditas Terjamin, BI Minta Bank Tak Naikkan Bunga Deposito

BI berpendapat bank tidak perlu menaikkan bunga deposito. Alasannya, likuiditas masih terjaga. Dana operasi moneter di atas Rp 300 triliun.selengkapnya

Kapan Kartu NPWP Multifungsi Diterbitkan?Kapan Kartu NPWP Multifungsi Diterbitkan?

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana untuk menerbitkan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak multifungsi atau Kartu Indonesia Satu. Ini merupakan strategi DJP dalam meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak.selengkapnya

25 Persen APBD Wajib Digunakan Bangun Infrastruktur di Daerah25 Persen APBD Wajib Digunakan Bangun Infrastruktur di Daerah

Pemerintah pusat dihadapkan pada tugas berat di tahun anggaran mendatang untuk merampungkan sejumlah proyek infrastruktur prioritas di tengah ruang fiskal yang masih sempit terutama lantaran penerimaan pajak yang belum kencang.selengkapnya

Tax Amnesty belum dongkrak jumlah Wajib PajakTax Amnesty belum dongkrak jumlah Wajib Pajak

Dua periode program amnesti pajak (tax amnesty) berjalan ternyata tidak mendongkrak kenaikan secara signifikan jumlah wajib pajak (WP). Jumlah WP yang tercatat per tanggal 1 Januari 2017 hanya sebanyak 35,82 juta WP.selengkapnya

Konsultasi Pajak: NPWP Salah di Faktur Pajak Pembelian RukoKonsultasi Pajak: NPWP Salah di Faktur Pajak Pembelian Ruko

Kepada tim konsultasi pajak,selengkapnya

Selain untuk BPJS dan SIM, NPWP Baru Bisa Cek Kepatuhan PajakSelain untuk BPJS dan SIM, NPWP Baru Bisa Cek Kepatuhan Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) akan segera meluncurkan Kartu Indonesia 1 atau Kartin1 yang salah satunya dapat menjadi tax clearance (surat keterangan fiskal) atas kegiatan pelayanan publik. Penggunaan kartu serbaguna tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP) menunaikan kewajiban membayar pajak.selengkapnya



 
TAGS # :