Hary Tanoe: Banyak Yang Salah Persepsi Tentang Tax Amnesty

Senin 13 Jun 2016 07:28Administratordibaca 587 kaliSemua Kategori

rmol 002

Rencana kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan membantu menambah pendapatan negara. Namun langkah tersebut tidak menyelesaikan kebutuhan pendanaan untuk membangun Indonesia. Diketahui, Rancangan Undang-Undang (RUU) Tax Amnesty sedang dibahas di DPR RI.

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengatakan Tax Amnesty adalah hal yang baik, apalagi kebutuhan untuk meningkatkan pemasukan pajak sangat besar. Mengingat ada kekurangan penerimaan negara. Namun, adanya Tax Amnesty tidak serta merta menyelesaikan atau bisa memenuhi kekurangan anggaran untuk pembangunan. Karena nilainya tidak cukup besar.

Jelas Hary Tanoe, potensi dana masuk dari Tax Amnesty sebesar Rp 2000 triliun tak seluruhnya bisa digunakan untuk membangun.

"Banyak yang salah persepsi dengan Tax Amnesty, seakan-akan bila Rp 2.000 triliun masuk Indonesia, bisa digunakan untuk membangun. Padahal tidak, yang masuk ke kas negara yang merupakan bagian pengampunannya sekitar 2 persen sampai 4 persen, atau sekitar Rp 40 triliun sampai Rp 60 triliun," tegas dia dalam penjelasan persnya, Minggu (12/6).

Padahal seperti diketahui, pajak adalah bahan bakar pembangunan. Sekitar dua pertiga kebutuhan pembangunan dibiayai oleh pajak.

Pemerintah, lanjut Hary Tanoe, seharusnya memperbesar basis pajak. Dengan mendorong masyarakat menengah ke bawah untuk naik kelas. "Tanpa mereka naik kelas, basis pembayar pajak tidak akan bertambah," kata dia.

Hary Tanoe juga menuturkan Indonesia hanya akan berputar-putar bila tak segera mengubah strategi ekonominya. Seharusnya, lanjut dia, Indonesia memberlakukan ekonomi kerakyatan. Membuat kebijakan yang berbeda dengan kelompok yang berbeda.

Ada perlakuan khusus bagi masyarakat menengah bawah agar mereka bisa tumbuh lebih cepat. Diantaranya kemudahan akses modal murah, pelatihan dan proteksi. Sehingga mereka bisa bertumbuh menjadi penggerak ekonomi.

"Membangun indonesia harus membangun masyrakatnya, dari yang tidak produktif menjadi produktif," tukas Hary Tanoe.

Sumber : rmol.co (12 Juni 2016)
Foto : rmol.co




BERITA TERKAIT
 

Hary Tanoe: Dana Tebusan Tax Amnesty Tidak Akan Sampai Rp165 THary Tanoe: Dana Tebusan Tax Amnesty Tidak Akan Sampai Rp165 T

Pemerintah menargetkan pemasukan terhadap kas negara dari hasil tebusan program amnesti pajak sebesar Rp165 triliun. Namun CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) memandang target tersebut terlalu tinggi.selengkapnya

Hary Tanoe: Bangun Masyarakat untuk Perbesar Basis PajakHary Tanoe: Bangun Masyarakat untuk Perbesar Basis Pajak

Seperti tahun sebelumnya, penerimaan pajak Indonesia tahun ini diperkirakan akan kembali meleset. Indonesia harus membangun masyarakatnya untuk memperbesar basis pajak, agar kekurangan penerimaan pajak tak selalu berulang, bahan bakar pembangunan pun bisa maksimal.selengkapnya

Miliki 30 Ribu Karyawan, Hary Tanoe Keluarkan Rp 1,5 Triliun Pertahun Untuk PajakMiliki 30 Ribu Karyawan, Hary Tanoe Keluarkan Rp 1,5 Triliun Pertahun Untuk Pajak

Taipan media, Hary Tanoesoedibjo yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Selasa (19/7/2016) mengaku dari berbagai usaha yang ia miliki memperkejakan lebih dari 30.000 karyawan.selengkapnya

Hary Tanoe: Penerimaan Tax Amnesty Minim, Shortfall Pajak Tetap TerjadiHary Tanoe: Penerimaan Tax Amnesty Minim, Shortfall Pajak Tetap Terjadi

Program pengampunan pajak atau tax amnesty telah bergulir. Namun perkembangan penerimaannya masih rendah, sebab minat dari calon peserta juga masih rendah. CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, jika melihat capaian program tax amnesty saat ini, target penerimaan pajak sebesar Rp165 triliun dari tax amnesty sulit untuk dicapai.selengkapnya

Hary Tanoe: Jumlah Pembayar Pajak RI Kalah dari SingapuraHary Tanoe: Jumlah Pembayar Pajak RI Kalah dari Singapura

Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia, Hary Tanoesoedibjo menyatakan, sebagai negara besar jumlah pembayar pajak, Indonesia masih sangat rendah di kawasan Asia Tenggara. Ia menyebut, Indonesia masih kalah dari negara Singapura, terkait jumlah pembayar pajak.selengkapnya

Sri Mulyani: Yang Tidak Ikut Tax Amnesty, Anda Tidak Berhak Nyanyi Indonesia RayaSri Mulyani: Yang Tidak Ikut Tax Amnesty, Anda Tidak Berhak Nyanyi Indonesia Raya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyindir ‎masih banyak pelaku industri pasar modal belum mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Sri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOISri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan persiapan pemerintah menuju pelaksanaan pertukaran data keuangan secara otomatis untuk kepentingan perpajakan dengan yuridiksi lain (AEOI) mulai 2018 terus dilakukan dalam berbagai tahapan.selengkapnya

Komisi XI setuju Perppu Pajak jadi UUKomisi XI setuju Perppu Pajak jadi UU

Komisi XI DPR menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan untuk dibawa dalam rapat paripurna dan disepakati menjadi Undang-Undang.selengkapnya

DPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota IndonesiaDPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota Indonesia

Komisi XI DPR menolak dana untuk kajian rencana pemindahan ibukota Indonesia yang diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp7 miliar dalam pembahasan APBN-P 2017.selengkapnya

Presiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokusPresiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokus

Presiden Joko Widodo meminta agar penyusunan RAPBN 2018 terfokus pada sasaran-sasaran yang ingin dicapai pemerintah yaitu bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.selengkapnya

Buruh tolak rencana penurunan PTKPBuruh tolak rencana penurunan PTKP

Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak rencana pemerintah menurunkan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) karena akan makin membebani rakyat berpenghasilan rendah dan buruh.selengkapnya

DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menjanjikan adanya tambahan penerimaan sebanyak Rp20 triliun dari upaya penegakan dan penindakan hukum di postur sementara RAPBN-P 2017.selengkapnya

BI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persenBI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persen

Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi domestik pada semester II-2017 akan lebih baik dibandingkan semester I dan bisa mencapai 5,3 persen.selengkapnya

Menkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baikMenkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelaksanaan APBN pada semester I-2017 menunjukkan kinerja baik dibandingkan periode sama tahun lalu, baik dari sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan.selengkapnya

Ditjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECDDitjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECD

Indonesia harus memenuhi syarat lainnya untuk menjalankan Automatic Exchange of Information (AEoI), yakni akses terhadap beneficial owner. Head of Global Forum on Transparency and Exchange of Information OECD Monica Bhatia mengatakan, terkait hal ini Indonesia akan segera direview oleh OECD.selengkapnya

Diversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDBDiversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDB

Pemerintah pusat hari ini mengadakan rapat koordinasi pusat dan daerah di Balikpapan, Jumat (14/7). Dalam rapat koordinasi (rakor) ini pemerintah akan memulai strategi diversifikasi sumber perekonomian baru untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.selengkapnya



 
TAGS # :