DAMPAK TAX AMNESTY : Singapura Tak Khawatir

Kamis 4 Ags 2016 13:13Administratordibaca 873 kaliSemua Kategori

bisnis 123

DBS Bank Ltd, bank terbesar di Asia Tenggara memproyeksi aliran dana keluar atau outflow yang terjadi sebagai dampak dari kebijakan amnesti pajak yang dirilis pemerintah Indonesia tidak akan signifikan.

DBS juga mengaku tidak khawatir adanya pelarian modal dari deposan warga negara Indonesia sebagai dampak dari kebijakan tersebut. DBS bahkan menyambut baik kebijakan amnesti pajak kendati dampaknya terhadap bank belum bisa dipastikan. CEO DBS Group Holding, Piyush Gupta, mengatakan dana-dana milik warga Indonesia akan lebih bermanfaat jika ditempatkan di Indonesia.


“Kami sebetulnya lebih butuh dana itu ditempatkan di Indonesia. Kami juga senang jika banyak dana yang bisa disimpan di DBS Indonesia,” jelasnya di Singapura, Rabu (3/8).


Di Indonesia, DBS memiliki jaringan kantor sebanyak 44 kantor di 11 kota. Per Juni 2016, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp39,61 triliun dengan porsi terbanyak dari deposito sebesar 70% atau senilai Rp27,74 triliun.


Sebelumnya, Kementerian Keuangan juga telah merilis beleid Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 600/KMK.03/2016 yang berisi penunjukan 77 bank persepsi atau bank yang dapat menerima uang tebusan hasil amnesti pajak.


Piyush menilai kebijakan amnesti pajak akan menguntungkan pemilik dana maupun pemerintah. Pemilik dana akan akan mendapat diskon pajak sedangkan pemerintah bisa meraup tambahan pendapatan dari tebusan pemilik dana.


Sebagaimana diketahui, pemerintah menargetkan repatriasi dana sebanyak Rp1.000 triliun dari amnesti pajak. Pemerintah menargetkan bisa meraup tambahan pajak Rp165 triliun dari program ini.


Piyush menyebut, otoritas Singapura tengah fokus untuk memerangi praktek penghindaran pajak dan pencucian uang. Penempatan dana di luar negeri pun menurut Piyush saat ini lebih didorong oleh motif investasi, bukan penghindaran pajak.


Sebelumnya, pemerintah Singapura dan Otoritas Moneter Singapura (MAS) menyatakan tidak akan memangkas pajak maupun membuat kebijakan baru untuk menyusul penerapan amnesti pajak di Indonesia.


Singapura juga menyatakan siap bekerja sama dengan pihak manapun jika terdapat dugaan praktek penghindaran pajak lintas negara.

Di sisi lain, Vice President Economic dan Currency Research DBS Bank, Gundy Cahyadi menilai keberhasilan program amnesti pajak akan menjadi penentu bagi kesehatan fiskal Indonesia.


Menurutnya, Indonesia memang perlu tambahan pendapatan untuk menambal defisit anggaran. Terlebih, rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto masih tetap rendah di kisaran 10,1% per Juli 2016. Gundy mencatat ini merupakan yang terendah dalam 20 tahun terakhir.


“Yang lebih penting adalah berapa penerimaan pajaknya. Kalau bisa sampai Rp60 triliun, itu sudah cukup aman untuk menjaga defisit kurang dari 3% ,” jelasnya.


Dia mengimbuhkan, tambahan pendapatan dari amnesti pajak diproyeksi bisa meningkatkan realisasi penerimaan pajak di mana per Juni 2016 baru mencapai 33,8% dari target.


Di Tanah Air, selain obligasi, perusahaan-perusahaan BUMN di dorong menerbitkan sukuk dalam rangka menyerap dana repatriasi. Dengan demikian, perbankan syariah dapat berperan lebih besar dalam kebijakan pengampunan pajak tersebut.


BANK SYARIAH


Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mu liaman D. Hadad mengatakan perbankan syariah perlu mengambil kesempatan untuk ikut pula menarik dana repatriasi atas kebijakan tax amnesty.


Selain melalui Bank Syariah Mandiri yang ditunjuk sebagai bank persepsi, penerbitan sukuk oleh perusahaan-perusahaan BUMN pun bisa menjadi solusi bagi perbankan syariah untuk dapat menyerap dana tersebut.


“Misal perusahaan BUMN bisa keluarkan sukuk, yang beli investor repatriasi dan dijual melalui bank syariah,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.


Meski demikian, lanjut Muliaman, upaya ini perlu dilakukan oleh pihak perbankan syariah itu sendiri dengan melakukan pendekatan kepada Kementerian BUMN.

Sumber : bisnis.com (Singapura, 4 Agustus 2016)
Foto : bisnis.com




BERITA TERKAIT
 

9 Bank akan Kelola Dana Repatriasi Pajak dari Kebijakan Tax Amnesty9 Bank akan Kelola Dana Repatriasi Pajak dari Kebijakan Tax Amnesty

Sembilan bank dipersiapkan pemerintah jadi bank persepsi pengampunan pajak. Selain bank BUMN, bank swasta dan bank syariah juga dilibatkan.selengkapnya

Bank Syariah Bisa Tampung Dana Pengampunan PajakBank Syariah Bisa Tampung Dana Pengampunan Pajak

Penerapan Undang-Undang Pengampunan Pajak dinilai memungkinkan aneka instrumen keuangan syariah terlibat. Selain instrumen investasi syariah bisa menampung dana repatriasi, bank syariah juga bisa menjadi bank persepsi. Pemerintah mensyaratkan bank persepsi penerapan pengampunan pajak merupakan bank BUKU IV dan III yang berbadan hukum Indonesia.selengkapnya

OJK: Dana Repatriasi Amnesti Pajak dari WNI di Singapura Rp 1,2 TriliunOJK: Dana Repatriasi Amnesti Pajak dari WNI di Singapura Rp 1,2 Triliun

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan tiga Bank Singapura yang dipanggil terkait amnesti pajak menunjukkan itikad baik. Bank-bank tersebut yakni OCBC NISP, UOB, DBS, memberi klarikasi tak ada masalah terkait pelaksanaan program pengampunan pajak yang digagas pemerintah Indonesia.selengkapnya

Bank Besar Nilai Dana dari Amnesti Pajak Masih MelimpahBank Besar Nilai Dana dari Amnesti Pajak Masih Melimpah

Tiga Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV meyakini dana tebusan dari program amnesti pajak di periode kedua yakni Oktober-Desember 2016 tetap melimpah, namun tidak seagresif seperti periode pertama.selengkapnya

Dana Repatriasi Amnesti Pajak Mayoritas dari SingapuraDana Repatriasi Amnesti Pajak Mayoritas dari Singapura

Dana repatriasi dari kebijakan amnesti pajak yang masuk ke Indonesia mayoritas berasal dari Singapura yang mencapai Rp1,24 triliun, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Singapura menyumbang 79 persen, di mana 13,8 persen diantaranya adalah repatriasi," ucapnya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis.selengkapnya

Bank Dunia Apresiasi Kebijakan Amnesti Pajak di IndonesiaBank Dunia Apresiasi Kebijakan Amnesti Pajak di Indonesia

Senior Ekonom Bank Dunia Hans Anand Beck mengapresiasi kebijakan amnesti pajak dinilainya efektif untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


TRANSAKSI SAHAM SESI I: Asing Net Sell Rp29,76 MiliarTRANSAKSI SAHAM SESI I: Asing Net Sell Rp29,76 Miliar

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (30/5/2017).selengkapnya

Bali Getol Dorong Warganya Bayar Pajak Kendaraan BermotorBali Getol Dorong Warganya Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Pemprov Bali mendorong masyarakat setempat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor karena tingkat kepatuhan hingga saat ini baru mencapai 75% dari total jumlah kendaraan terdaftar mencapai sekitar 3,5 juta unit.selengkapnya

RI Bisa Dianggap Simpan Dana Teroris jika Tak Ikut AEoIRI Bisa Dianggap Simpan Dana Teroris jika Tak Ikut AEoI

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan bahwa seluruh negara anggota G-20, termasuk Indonesia telah sepakat untuk melaksanakan kerja sama pertukaran data dan informasi perpajakan (Automatic Exchange of Information/AEoI).selengkapnya

Wewenang DJP Terbatas, Dana WNI Rp2.076 T Terendap di Luar NegeriWewenang DJP Terbatas, Dana WNI Rp2.076 T Terendap di Luar Negeri

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kewenangan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengakses informasi mengenai aset warga negara Indonesia (WNI) yang ada di perbankan luar negeri saat ini masih sangat terbatas.selengkapnya

Orang Kaya di Dunia Sembunyikan Harta US$ 8,5 TriliunOrang Kaya di Dunia Sembunyikan Harta US$ 8,5 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sekitar US$ 8,5 triliun harta atau aset orang-orang kaya di dunia, yang tersembunyi di beberapa negara surga pajak (tax haven). Orang-orang kaya ini diduga menghindari atau pengelakkan pajak.selengkapnya

Sri Mulyani Janji Data Nasabah Aman Kendati Diintip Petugas PajakSri Mulyani Janji Data Nasabah Aman Kendati Diintip Petugas Pajak

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menjamin data keuangan nasabah yang diintip pegawai pajak bakal aman. Pegawai pajak yang membocorkan informasi atau data keuangan nasabah atau masyarakat terancam dengan sanksi pidana dan denda.selengkapnya

Masyarakat Diminta Tak Takut Perppu Keterbukaan Informasi PajakMasyarakat Diminta Tak Takut Perppu Keterbukaan Informasi Pajak

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) merespon positif lahirnya, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.selengkapnya

Homestay dan Kos-kosan Akan Kena PajakHomestay dan Kos-kosan Akan Kena Pajak

DPRD Kota Semarang saat ini terus menggodok Rancangan Perubahan Perda (Raperda) tentang Pajak Hotal, Restoran dan Hiburan. Dalam Raperda tersebut, nantinya tidak hanya hotel dan losmen saja yang akan dikenakan pajak juga pondok wisata atau homestay, motel, kondominium, apartemen yang menyatu dengan hotel termasuk kos-kosan dengan lebih dari 10 kamar.selengkapnya

Rencana Ditjen Pajak Lepas dari Kemenkeu Dibahas DPR Setelah LebaranRencana Ditjen Pajak Lepas dari Kemenkeu Dibahas DPR Setelah Lebaran

Rancangan Undang-undang (RUU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sudah masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan akan dibahas bersama pemerintah dalam waktu dekat. Salah satu poin yang dibahas adalah terkait pemisahan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).selengkapnya

Batas Waktu Lapor SPT Pajak Diundur Sampai 21 April 2017Batas Waktu Lapor SPT Pajak Diundur Sampai 21 April 2017

Melihat animo masyarakat serta dengan bersamaan masa berakhirnya pelaksaan tax amnesty, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan akan memperpanjang waktu administrasi pelaporan SPT Tahunan PPh periode 2016.selengkapnya



 
TAGS # :