BCA Optimistis Amnesti Pajak Topang Bisnis KPR

Sabtu 8 Okt 2016 13:16Admindibaca 218 kaliSemua Kategori

ISTIMEWA 1004

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis amnesti pajak menjadi salah satu penyokong pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) perseroan. BCA meyakini masih ada potensi pemilik dana repatriasi yang akan memilih berinvestasi ke properti pada Desember 2016.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, sebagai bank gateway untuk aliran dana amnesti pajak, perseroan akan memonitor pergerakan arah penempatan dana nasabah yang melakukan repatriasi di BCA. Terkait itu, BCA sudah melakukan beberapa persiapan, termasuk bersinergi dengan pengembang.

"Kami akan monitor masuk ke properti atau tidak. Perseroan juga tidak hanya menawarkan KPR, tapi berapa hal lain. Sebagai bank (gateway) ibaratnya kami harus seperti supermarket (menyediakan banyak hal)," kata Jahja dia di sela acara pembukaan Indonesia Knowledge Forum (IKF) V Tahun 2016 BCA di Jakarta, Kamis (6/10).

Jahja menilai, ke depan peluang pertumbuhan kredit konsumer lebih tinggi dibandingkan kredit modal kerja atau investasi. Sebab, faktor relaksasi loan to value (LTV) dan implementasi suku bunga KPR ke single digit dapat memacu peningkatan permintaan masyarakat.

"Kalau kredit modal kerja belum tentu akan naik dari sisi permintaan, walaupun suku bunga sudah diturunkan. Di tengah situasi seperti sekarang, orang malah cenderung melunasi kredit dibanding mengambil kredit modal kerja," tutur dia.

Berdasarkan data uang beredar (M2) Bank Indonesia (BI), total penyaluran kredit perbankan tumbuh 6,7% secara year on year (yoy) pada Agustus 2016 atau melambat dibanding Juli yang mencapai 7,6% (yoy). Faktor utama perlambatan penyaluran kredit bersumber dari kredit modal kerja dan investasi. Sementara itu, segmen kredit properti juga meningkat.

Terkait itu, Jahja mengatakan, pada Agustus kredit perbankan memang naik, tapi belum bisa melampaui kondisi Juli 2016. Dengan demikian, realisasi kenaikan kredit pada akhir kuartal IV-2016 untuk bank secara industri masih menjadi teka-teki. "Namun, menurut saya, akhir tahun ini kredit perbankan hanya tumbuh di bawah 7%. Tahun depan, keadaan penyaluran kredit perbankan itu juga masih sekitar single digit," tegas dia.

KPR BCA Surabaya

Sementara itu, BCA Surabaya optimistis penyaluran KPR sebesar Rp 4 trilliun tahun ini akan tercapai, seiring tren meningkatnya aplikasi KPR dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Kantor Kredit Konsumer Surabaya (K3S) BCA Eko Budiono menjelaskan, tren peningkatan aplikasi KPR sudah terasa sejak Juli 2016 pascadigulirkannya kebijakan tax amnesty oleh pemerintah. Bila sebelumnya rata-rata aplikasi KPR yang masuk ke K3S BCA sebanyak 16-18 aplikasi per hari, sejak Juli lalu jumlahnya naik 23-25 aplikasi per hari. “Tren ini tampaknya akan berlangsung hingga akhir tahun,” kata Eko di Surabaya, Kamis (6/10).

Menurut Eko, meningkatnya aplikasi KPR juga didorong oleh kebijakan pemerintah tentang LTV, sehingga konsumen makin diuntungkan. Sebelumnya, down payment (DP) KPR rumah pertama, kedua dan ketiga masing-masing 30%, 40%, dan 50%, kini hanya 15%, 20%, dan 25%.

Pemerintah juga memberi kelonggaran pembelian rumah kedua bisa inden. Berbeda dengan sebelumnya, rumah kedua harus menungu rumah jadi baru KPR bisa diproses, sehingga cukup memberatkan developer. “Sejak rumah kedua bisa inden, aplikasi KPR langsung naik 50%,” jelas dia.

Dengan kondisi tersebut, dia juga optimistis target penyaluran KPR tahun ini sebesar Rp 3,5-4 triliun tercapai. Jumlah tersebut naik Rp 1 triliun dari tahun lalu. Sementara itu, hingga September 2016 penyaluran KPR BCA Surabaya mencapai Rp 3 triliun. “Sampai saat ini masih on the track. Per hari rata-rata permohonan yang masuk senilai Rp 40 miliar. Kami juga memberikan bunga cukup murah mulai 6,5-8,49%,” kata Eko.

Sumber : beritasatu.com (Jakarta, 08 Oktober 2016)
Foto : Istimewa




BERITA TERKAIT
 

Tak Hanya Kartu Kredit, Ditjen Pajak Juga Intip Data BPKB dan KPRTak Hanya Kartu Kredit, Ditjen Pajak Juga Intip Data BPKB dan KPR

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) tak hanya mengintip data transaksi kartu kredit. Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, Ditjen Pajak juga mengecek data Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan data Kredit Pemilikan Rumah (KPR) para wajib pajak.selengkapnya

Penutupan Kartu Kredit BCA Naik 300%Penutupan Kartu Kredit BCA Naik 300%

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengungkapkan jumlah penutupan kartu kredit naik 300 persen pada April 2016. Hal ini terhitung sejak berlakunya peraturan penyampaian data transaksi kartu kredit harian nasabah kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Direktur BCA Santoso di Jakarta, Selasa (17/5/2016), mengatakan sejumlah nasabah yang menutup kartu kredit, beralasan mereka khselengkapnya

BCA Usulkan Relaksasi Pelaporan Data Kartu KreditBCA Usulkan Relaksasi Pelaporan Data Kartu Kredit

Pada akhir bulan Mei ini, perbankan wajib melaporkan Data Kartu Kredit kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja berharap, pemerintah bisa memberikan relaksasi pelaporan Data Kartu Kredit sebelum waktu pelaporan wajib tersebut tiba.selengkapnya

Takut Dipajaki, Banyak Nasabah BCA Tutup Kartu KreditTakut Dipajaki, Banyak Nasabah BCA Tutup Kartu Kredit

Nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ramai-ramai menutup akun kartu kredit akibat takut transaksinya diintip Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Penutupan tersebut bahkan naik tiga kali lipat dalam sebulan. Direktur BCA Santoso mengatakan, selain alasan itu memang ada yang lain. Namun, momennya persis bertepatan ketika Ditjen Pajak mengumumkan akan melihat data transaksi kartu kredit.selengkapnya

Data Kartu Kredit Diintip Ditjen Pajak, BCA Hitung KerugianData Kartu Kredit Diintip Ditjen Pajak, BCA Hitung Kerugian

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menerangkan masih menghitung kerugian terkait banyaknya nasabah yang menutup akun kartu kredit mereka. Hal ini menyusul wacana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mewajibkan perbankan nasional melaporkan data transaksi kartu kredit kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.selengkapnya

Tax Amnesty Picu Kenaikan KPRTax Amnesty Picu Kenaikan KPR

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Kantor Wilayah (Kanwil) III Surabaya tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di wilayahnya mencapai Rp3,5 triliun.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Materi Sadar Pajak Masuk Universitas, Dosen Diberi Pelatihan KhususMateri Sadar Pajak Masuk Universitas, Dosen Diberi Pelatihan Khusus

Materi sadar pajak akan masuk ke kurikulum pendidikan tinggi. Materi tersebut bukan sebagai mata kuliah, melainkan disisipkan ke dalam mata kuliah wajib umum (MKWU).selengkapnya

Pungutan pajak orang kaya belum optimalPungutan pajak orang kaya belum optimal

Pemerintah mengakui kemampuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengoleksi penerimaan negara masih kurang optimal, terutama di kelompok terkaya. Penyebabnya tak lain karena skema tarif pajak penghasilan (PPh) di Indonesia masih terlalu sederhana dan belum mencerminkan asas keadilan. Padahal, PPh saat ini memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan pajak.selengkapnya

Pemerintah pantau terus penerimaan pajakPemerintah pantau terus penerimaan pajak

Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juli 2017 belum juga mencapai separuh target. Data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, realisasinya hingga akhir bulan lalu hanya sebesar Rp 601,1 triliun atau 46,8% dari target dalam APBN-P 2017.selengkapnya

SMI: Optimistis target pajak 2017 tercapaiSMI: Optimistis target pajak 2017 tercapai

SMI masih optimis dengan penerimaan pajak 2017selengkapnya

DJP yakin penerimaan pajak semester II-2017 meningkatDJP yakin penerimaan pajak semester II-2017 meningkat

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan meyakini penerimaan pajak akan meningkat pada semester II-2017, meski realisasi pendapatan dari sektor pajak hingga akhir Juli 2017 belum mencapai 50 persen.selengkapnya

BI: Inflasi Juli 2017 TerkendaliBI: Inflasi Juli 2017 Terkendali

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Juli 2017 tercatat sebesar 0,2 persen secara bulanan (mtm).selengkapnya

Sri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOISri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan persiapan pemerintah menuju pelaksanaan pertukaran data keuangan secara otomatis untuk kepentingan perpajakan dengan yuridiksi lain (AEOI) mulai 2018 terus dilakukan dalam berbagai tahapan.selengkapnya

Komisi XI setuju Perppu Pajak jadi UUKomisi XI setuju Perppu Pajak jadi UU

Komisi XI DPR menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan untuk dibawa dalam rapat paripurna dan disepakati menjadi Undang-Undang.selengkapnya

DPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota IndonesiaDPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota Indonesia

Komisi XI DPR menolak dana untuk kajian rencana pemindahan ibukota Indonesia yang diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp7 miliar dalam pembahasan APBN-P 2017.selengkapnya

Presiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokusPresiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokus

Presiden Joko Widodo meminta agar penyusunan RAPBN 2018 terfokus pada sasaran-sasaran yang ingin dicapai pemerintah yaitu bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.selengkapnya



 
TAGS # :