BCA Optimistis Amnesti Pajak Topang Bisnis KPR

Sabtu 8 Okt 2016 13:16Admindibaca 132 kaliSemua Kategori

ISTIMEWA 1004

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis amnesti pajak menjadi salah satu penyokong pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) perseroan. BCA meyakini masih ada potensi pemilik dana repatriasi yang akan memilih berinvestasi ke properti pada Desember 2016.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, sebagai bank gateway untuk aliran dana amnesti pajak, perseroan akan memonitor pergerakan arah penempatan dana nasabah yang melakukan repatriasi di BCA. Terkait itu, BCA sudah melakukan beberapa persiapan, termasuk bersinergi dengan pengembang.

"Kami akan monitor masuk ke properti atau tidak. Perseroan juga tidak hanya menawarkan KPR, tapi berapa hal lain. Sebagai bank (gateway) ibaratnya kami harus seperti supermarket (menyediakan banyak hal)," kata Jahja dia di sela acara pembukaan Indonesia Knowledge Forum (IKF) V Tahun 2016 BCA di Jakarta, Kamis (6/10).

Jahja menilai, ke depan peluang pertumbuhan kredit konsumer lebih tinggi dibandingkan kredit modal kerja atau investasi. Sebab, faktor relaksasi loan to value (LTV) dan implementasi suku bunga KPR ke single digit dapat memacu peningkatan permintaan masyarakat.

"Kalau kredit modal kerja belum tentu akan naik dari sisi permintaan, walaupun suku bunga sudah diturunkan. Di tengah situasi seperti sekarang, orang malah cenderung melunasi kredit dibanding mengambil kredit modal kerja," tutur dia.

Berdasarkan data uang beredar (M2) Bank Indonesia (BI), total penyaluran kredit perbankan tumbuh 6,7% secara year on year (yoy) pada Agustus 2016 atau melambat dibanding Juli yang mencapai 7,6% (yoy). Faktor utama perlambatan penyaluran kredit bersumber dari kredit modal kerja dan investasi. Sementara itu, segmen kredit properti juga meningkat.

Terkait itu, Jahja mengatakan, pada Agustus kredit perbankan memang naik, tapi belum bisa melampaui kondisi Juli 2016. Dengan demikian, realisasi kenaikan kredit pada akhir kuartal IV-2016 untuk bank secara industri masih menjadi teka-teki. "Namun, menurut saya, akhir tahun ini kredit perbankan hanya tumbuh di bawah 7%. Tahun depan, keadaan penyaluran kredit perbankan itu juga masih sekitar single digit," tegas dia.

KPR BCA Surabaya

Sementara itu, BCA Surabaya optimistis penyaluran KPR sebesar Rp 4 trilliun tahun ini akan tercapai, seiring tren meningkatnya aplikasi KPR dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Kantor Kredit Konsumer Surabaya (K3S) BCA Eko Budiono menjelaskan, tren peningkatan aplikasi KPR sudah terasa sejak Juli 2016 pascadigulirkannya kebijakan tax amnesty oleh pemerintah. Bila sebelumnya rata-rata aplikasi KPR yang masuk ke K3S BCA sebanyak 16-18 aplikasi per hari, sejak Juli lalu jumlahnya naik 23-25 aplikasi per hari. “Tren ini tampaknya akan berlangsung hingga akhir tahun,” kata Eko di Surabaya, Kamis (6/10).

Menurut Eko, meningkatnya aplikasi KPR juga didorong oleh kebijakan pemerintah tentang LTV, sehingga konsumen makin diuntungkan. Sebelumnya, down payment (DP) KPR rumah pertama, kedua dan ketiga masing-masing 30%, 40%, dan 50%, kini hanya 15%, 20%, dan 25%.

Pemerintah juga memberi kelonggaran pembelian rumah kedua bisa inden. Berbeda dengan sebelumnya, rumah kedua harus menungu rumah jadi baru KPR bisa diproses, sehingga cukup memberatkan developer. “Sejak rumah kedua bisa inden, aplikasi KPR langsung naik 50%,” jelas dia.

Dengan kondisi tersebut, dia juga optimistis target penyaluran KPR tahun ini sebesar Rp 3,5-4 triliun tercapai. Jumlah tersebut naik Rp 1 triliun dari tahun lalu. Sementara itu, hingga September 2016 penyaluran KPR BCA Surabaya mencapai Rp 3 triliun. “Sampai saat ini masih on the track. Per hari rata-rata permohonan yang masuk senilai Rp 40 miliar. Kami juga memberikan bunga cukup murah mulai 6,5-8,49%,” kata Eko.

Sumber : beritasatu.com (Jakarta, 08 Oktober 2016)
Foto : Istimewa




BERITA TERKAIT
 

Tak Hanya Kartu Kredit, Ditjen Pajak Juga Intip Data BPKB dan KPRTak Hanya Kartu Kredit, Ditjen Pajak Juga Intip Data BPKB dan KPR

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) tak hanya mengintip data transaksi kartu kredit. Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, Ditjen Pajak juga mengecek data Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan data Kredit Pemilikan Rumah (KPR) para wajib pajak.selengkapnya

Penutupan Kartu Kredit BCA Naik 300%Penutupan Kartu Kredit BCA Naik 300%

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengungkapkan jumlah penutupan kartu kredit naik 300 persen pada April 2016. Hal ini terhitung sejak berlakunya peraturan penyampaian data transaksi kartu kredit harian nasabah kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Direktur BCA Santoso di Jakarta, Selasa (17/5/2016), mengatakan sejumlah nasabah yang menutup kartu kredit, beralasan mereka khselengkapnya

BCA Usulkan Relaksasi Pelaporan Data Kartu KreditBCA Usulkan Relaksasi Pelaporan Data Kartu Kredit

Pada akhir bulan Mei ini, perbankan wajib melaporkan Data Kartu Kredit kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja berharap, pemerintah bisa memberikan relaksasi pelaporan Data Kartu Kredit sebelum waktu pelaporan wajib tersebut tiba.selengkapnya

Takut Dipajaki, Banyak Nasabah BCA Tutup Kartu KreditTakut Dipajaki, Banyak Nasabah BCA Tutup Kartu Kredit

Nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ramai-ramai menutup akun kartu kredit akibat takut transaksinya diintip Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Penutupan tersebut bahkan naik tiga kali lipat dalam sebulan. Direktur BCA Santoso mengatakan, selain alasan itu memang ada yang lain. Namun, momennya persis bertepatan ketika Ditjen Pajak mengumumkan akan melihat data transaksi kartu kredit.selengkapnya

Data Kartu Kredit Diintip Ditjen Pajak, BCA Hitung KerugianData Kartu Kredit Diintip Ditjen Pajak, BCA Hitung Kerugian

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menerangkan masih menghitung kerugian terkait banyaknya nasabah yang menutup akun kartu kredit mereka. Hal ini menyusul wacana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mewajibkan perbankan nasional melaporkan data transaksi kartu kredit kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.selengkapnya

Tax Amnesty Picu Kenaikan KPRTax Amnesty Picu Kenaikan KPR

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Kantor Wilayah (Kanwil) III Surabaya tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di wilayahnya mencapai Rp3,5 triliun.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Buka Stand, Pemkot Malang Jemput Pajak di MalBuka Stand, Pemkot Malang Jemput Pajak di Mal

Aksi jemput bola dilakukan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang atau yang dulunya dikenal dengan nama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Salah satunya yang rutin diagendakan adalah membuka pelayanan pajak di mal setiap pertengahan bulan.selengkapnya

Keberhasilan Tax Amnesty di Indonesia Akibat Panama Papers?Keberhasilan Tax Amnesty di Indonesia Akibat Panama Papers?

Peluang waktu yang terbatas pada kelompok pembayar pajak tertentu untuk membayar sejumlah nominal tertentu dan dalam kurun waktu tertentu berupa pengampunan kewajiban pajak (tax amnesty) yang berkaitan dengan masa pajak sebelumnya atau periode tertentu tanpa ada kekhawatiran akan adanya hukum pidana merupakan pengertian dari pengampunan pajak.selengkapnya

BPN: Aturan Teknis Pajak Tanah Nganggur dalam PembahasanBPN: Aturan Teknis Pajak Tanah Nganggur dalam Pembahasan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil mengatakan penyusunan peraturan teknis mengenai pajak progresif tanah sedang dalam pembahasan dengan Kementerian Keuangan.selengkapnya

Pengusaha Minta Dana Tax Amnesty Lari ke Sektor BisnisPengusaha Minta Dana Tax Amnesty Lari ke Sektor Bisnis

Para pengusaha berharap agar dana tax amnesty (pengampunan pajak) segera bisa dinikmati untuk menggerakkan sektor bisnis. Ketika sektor bisnis di negara ini telah bergerak maka pertumbuhan ekonomi di Tanah Air bisa semakin terangkat dan mampu melebih target yang ditetapkan sebelumnya.selengkapnya

Sri Mulyani akan Kejar Konglomerat tak Bayar PajakSri Mulyani akan Kejar Konglomerat tak Bayar Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah akan terus mengejar konglomerat yang tidak taat pajak. Hal itu salah satunya ditunjukkan dengan tidak dimilikinya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).selengkapnya

Pegawai Pajak Diminta Ikut AmnestiPegawai Pajak Diminta Ikut Amnesti

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi meminta seluruh jajarannya di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan untuk ikut program pengampunan pajak. Tujuannya sederhana, untuk bisa memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat terkait keikutsertaan dalam amnesti pajak.selengkapnya

TOP BISNIS: Nego Pajak Freeport Alot hingga Ekspor Januari Naik 27,71%TOP BISNIS: Nego Pajak Freeport Alot hingga Ekspor Januari Naik 27,71%

PT Freeport Indonesia mengancam akan memangkas 30 ribu karyawannya. Ancaman itu merupakan buntut dari penerbitan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) oleh Pemerintah.selengkapnya

Bagaimana Ipar Jokowi Sampai Disebut-sebut dalam Kasus Suap Pajak?Bagaimana Ipar Jokowi Sampai Disebut-sebut dalam Kasus Suap Pajak?

Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno mengaku mengenal lama ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo.selengkapnya

Adik Ipar disebut dalam Kasus Suap, Presiden Jokowi: Yang gak bener, ya diproses hukum sajaAdik Ipar disebut dalam Kasus Suap, Presiden Jokowi: Yang gak bener, ya diproses hukum saja

Presiden Joko Widodo menanggapi disebutnya nama adik ipar dalam suap pengurusan pajak.selengkapnya

KPK klarifikasi kepemilikan aset pegawai Ditjen PajakKPK klarifikasi kepemilikan aset pegawai Ditjen Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi sejumlah informasi terkait dengan kepemilikan aset dari Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Handang Soekarno.selengkapnya



 
TAGS # :