Asing Siapkan Ratusan Juta Dolar

Kamis 9 Jun 2016 12:26Administratordibaca 160 kaliSemua Kategori

bisnis 044

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia menilai bahwa minat investor dan potensi dana bergulir dalam investasi properti melalui instrumen dana investasi real estat atau DIRE cukup tinggi setelah pemerintah berkomitmen memberikan insentif pajak.

Ketua DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Eddy Hussy mengungkapkan, antusiasme pasar terhadap kehadiran instumen investasi DIRE di Indonesia saat ini sangat tinggi. Sejumlah perusahaan investasi atau sekuritas baik dalam negeri maupun luar negeri cukup intens menghubungi REI.


Saat ini, baik pengembang maupun perusahaan investasi sangat bersemangat menunggu kejelasan terkait penurunan tarif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) atas DIRE oleh pemerintah daerah.


Pemerintah pusat telah memberi angin segar melalui komitmen memangkas pajak penghasilan (PPh) final  dalam pengalihan aset ke DIRE menjadi hanya 0,5% dari sebelumnya 5%. Akan tetapi, pemerintah daerah belum sepenuhnya bersedia memangkas pajak BPHTB menjadi 1% dari sebelumnya 5%.


“Minatnya kalau saya lihat puluhan triliun sudah ada, tetapi belum bisa saya katakan angkanya karena belum jadi. Namun, ada beberapa sekuritas yang bicara dengan kami, mereka katakan sudah siapkan sekian ratus juta dolar, yang lain puluhan juta dolar, dan siap masuk Indonesia,” katanya, Rabu (8/6).


Instrumen investasi DIRE merupakan produk yang sudah lama ditunggu karena industri properti dalam negeri memang membutuhkan alternatif pembiayaan selain sumber dana dari perbankan, rights issue, atau surat utang.


Tingginya pajak DIRE selama ini menyebabkan daya saing Indonesia lemah sehingga potensi investasi DIRE tidak berkembang. Alhasil, sejumlah pengembang memilih menerbitkan DIRE di luar negeri meskipun instrumen investasi ini telah dimungkinkan di Indonesia sejak dekade lalu.


DIRE atau REITs (real estate investment trust) merupakan sarana investasi yang memungkinkan penghimpunan dana dari masyarakat pemodal yang dikelola oleh sebuah perusahaan investasi untuk diinvestasikan pada aset properti atau real estat, seperti tanah, bangunan, dan pusat perbelanjaan.


Eddy mengatakan, pajak DIRE Singapura hanya 3%. Sejumlah sekuritas di Singapura bahkan berani mengungkapkan bahwa nilai tersebut masih bisa dinegosiasikan bila pengembang indonesia mau melepas asetnya melalui DIRE di Singapura.


Saat ini pun sebagian besar sekuritas yang menyatakan minat untuk menyerap DIRE yang diterbitkan di dalam negeri umumnya berasal dari Singapura. Potensi DIRE di Indonesia masih sangat tinggi sebab properti yang telah dikembangkan masih sangat terbatas bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. 


Instrumen investasi ini pun tidak menutup peluang bagi masyarakat lokal untuk turut berinvestasi di properti melalui kepemilikan saham DIRE. Adanya dana investasi ini selanjutnya akan membuka peluang untuk pengembangan properti lain maupun infrastruktur komersial.

 

PENGEMBANG TERTARIK


Sejumlah pengembang pun secara terbuka telah menyatakan keseriusan untuk memanfaatkan instrumen investasi ini segera setelah ada kepastian insentif pajak dari pemerintah.


Direktur Utama PT PP Properti Tbk. (PPRO) Taufik Hidayat mengatakan, saat ini internal perseroan tengah mempersiapkan diri bagi kemungkinan untuk mengalihkan asetnya ke dalam DIRE. Saat ini, PPRO memiliki dua unit hotel di Jakarta dan Bandung yang cukup siap untuk dialihkan ke DIRE.


“Ke depan itu akan jadi salah satu pilihan kami untuk financing karena kami punya hotel dan mal. Yang jelas KIK -DIRE itu salah satu vitamin untuk percepatan recurring income ,” katanya.


PT Lippo Karawaci Tbk. pun melalui anak usahanya PT Browsprit Asset Management menargetkan dapat menerbitkan DIRE hingga Rp6 triliun dalam dua tahun dan Rp10 triliun dalam lima tahun ke depan.


Pada akhir 2015, survei Bursa Efek Indonesia (BEI) pun menunjukkan, sebanyak 11 emiten tertarik untuk menerbitkan DIRE.


“Dengan kondisi lama saja mereka berminat, apalagi jika ada beberapa perbaikan, PPh tidak dikenakan, PPn direstitusi dengan pola tertentu,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat, ketika itu.


Meskipun sejumlah perusahaan tersebut mengaku tertarik, mereka belum secara resmi mengajukan minat kepada BEI.


Samsul mengungkapkan, produk DIRE bakal mendatangkan efek berganda. Transaksi bursa dapat meningkat sekaligus juga menyumbang pemasukan pajak setelah kian bertambahnya DIRE yang dicatatkan di BEI.


Managing Director Ciputra Group Harun Hajadi mengungkapkan, saat ini Ciputra masih menjajaki peluang DIRE setelah adanya komitmen insentif perpajakan dari pemerintah. Ciputra belum memiliki rencana yang cukup konkret untuk mengembangkan instrumen investasi tersebut.


“Tentu pertimbangan utamanya adalah masalah keekonomian, yaitu keseimbangan antara imbal balik kepada investor maupun cost yang harus pengembang bayar atau nilai properti yang akan dilepas ke DIRE,” katanya.


Head of Advisory Jones Lang LaSalle (JLL) Vivin Harsanto mengatakan, pasar umumnya berharap agar imbal hasil investasi DIRE dapat mencapai 9%. Padahal properti komersial yang dapat menghasilkan imbal hasil sebesar itu masih sangat terbatas.


Pengembang tentu membutuhkan waktu untuk menanggapi insentif pajak yang diberikan pemerintah untuk pembenahan manajemen aset properti mereka.

Sumber : bisnis.com (Jakarta, 9 Juni 2016)
Foto : bisnis.com




BERITA TERKAIT
 

Gubernur BI: Investasi DIRE akan Marak 2017Gubernur BI: Investasi DIRE akan Marak 2017

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan investasi ke instrumen dana investasi real estat (DIRE) akan marak di Indonesia pada 2017. "Sekarang yang penting ikut amnesti pajak dulu, nanti setelah masuk mereka akan berpikir investasi ke mana, DIRE merupakan pilihan yang baik," kata Agus Martowardojo.selengkapnya

BEI: Pajak DIRE 5 Persen Persulit Emiten PropertiBEI: Pajak DIRE 5 Persen Persulit Emiten Properti

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, instrumen Dana Investasi Real Estate - Kontrak Investasi Kolektif (KIK-DIRE) mampu mempercepat program pendalaman pasar modal nasional. Menurut Direktur BEI, Nicky Hogan, mengatakan, tinggal persoalan pajak yang harus diselesaikan Kementerian Keuangan. Tujuannya untuk menggairahkan penerbitan KIK DIRE.selengkapnya

Daftar Instrumen Investasi yang Disiapkan Menkeu untuk Dana Tax AmnestyDaftar Instrumen Investasi yang Disiapkan Menkeu untuk Dana Tax Amnesty

Pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen investasi bagi wajib pajak peserta program pengampunan pajak (tax amnesty), yang mengalihkan dan menginvestasikan kembali hartanya dari luar negeri ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (repatriasi).selengkapnya

Pajak DIRE Dipangkas, Ciputra Janjikan Jual Aset Rp15 TriliunPajak DIRE Dipangkas, Ciputra Janjikan Jual Aset Rp15 Triliun

Ciputra Group berencana menjual aset real estate-nya dengan menerbitkan Real Estate Investment Trusts (REITs) alias Dana Investasi Real Estate (DIRE) jika pemerintah telah menurunkan biaya penerbitan DIRE menjadi 1,5 persen. Biaya untuk menerbitkan DIRE di Indonesia saat ini terdiri atas dua hal yaitu Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 5 persen dan Pajak Penghasilan (Pph) 1 persen.selengkapnya

Pengusaha Daerah Pilih Properti untuk Investasi Dana Tax AmnestyPengusaha Daerah Pilih Properti untuk Investasi Dana Tax Amnesty

Sektor properti dipandang jadi salah satu alternatif menarik untuk menyalurkan dana dari program pengampunan pajak atau tax amnesty. Namun sektor ini dianggap hanya menjadi pilihan kalangan tertentu saja yang bakal menggunakan properti sebagai sarana investasi hasil amnesti pajaknya.selengkapnya

Jokowi Ingin Pajak BPHTB DIRE Jadi 1,5%Jokowi Ingin Pajak BPHTB DIRE Jadi 1,5%

Guna menarik lebih banyak dana repatriasi dari luar negeri, pemerintah menurunkan pengenaan pajak pada fasilitas Biaya Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi Penerbitan Dana Investasi Real Estate (DIRE).selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


TRANSAKSI SAHAM SESI I: Asing Net Sell Rp29,76 MiliarTRANSAKSI SAHAM SESI I: Asing Net Sell Rp29,76 Miliar

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (30/5/2017).selengkapnya

Bali Getol Dorong Warganya Bayar Pajak Kendaraan BermotorBali Getol Dorong Warganya Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Pemprov Bali mendorong masyarakat setempat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor karena tingkat kepatuhan hingga saat ini baru mencapai 75% dari total jumlah kendaraan terdaftar mencapai sekitar 3,5 juta unit.selengkapnya

RI Bisa Dianggap Simpan Dana Teroris jika Tak Ikut AEoIRI Bisa Dianggap Simpan Dana Teroris jika Tak Ikut AEoI

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan bahwa seluruh negara anggota G-20, termasuk Indonesia telah sepakat untuk melaksanakan kerja sama pertukaran data dan informasi perpajakan (Automatic Exchange of Information/AEoI).selengkapnya

Wewenang DJP Terbatas, Dana WNI Rp2.076 T Terendap di Luar NegeriWewenang DJP Terbatas, Dana WNI Rp2.076 T Terendap di Luar Negeri

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kewenangan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengakses informasi mengenai aset warga negara Indonesia (WNI) yang ada di perbankan luar negeri saat ini masih sangat terbatas.selengkapnya

Orang Kaya di Dunia Sembunyikan Harta US$ 8,5 TriliunOrang Kaya di Dunia Sembunyikan Harta US$ 8,5 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sekitar US$ 8,5 triliun harta atau aset orang-orang kaya di dunia, yang tersembunyi di beberapa negara surga pajak (tax haven). Orang-orang kaya ini diduga menghindari atau pengelakkan pajak.selengkapnya

Sri Mulyani Janji Data Nasabah Aman Kendati Diintip Petugas PajakSri Mulyani Janji Data Nasabah Aman Kendati Diintip Petugas Pajak

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menjamin data keuangan nasabah yang diintip pegawai pajak bakal aman. Pegawai pajak yang membocorkan informasi atau data keuangan nasabah atau masyarakat terancam dengan sanksi pidana dan denda.selengkapnya

Masyarakat Diminta Tak Takut Perppu Keterbukaan Informasi PajakMasyarakat Diminta Tak Takut Perppu Keterbukaan Informasi Pajak

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) merespon positif lahirnya, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.selengkapnya

Homestay dan Kos-kosan Akan Kena PajakHomestay dan Kos-kosan Akan Kena Pajak

DPRD Kota Semarang saat ini terus menggodok Rancangan Perubahan Perda (Raperda) tentang Pajak Hotal, Restoran dan Hiburan. Dalam Raperda tersebut, nantinya tidak hanya hotel dan losmen saja yang akan dikenakan pajak juga pondok wisata atau homestay, motel, kondominium, apartemen yang menyatu dengan hotel termasuk kos-kosan dengan lebih dari 10 kamar.selengkapnya

Rencana Ditjen Pajak Lepas dari Kemenkeu Dibahas DPR Setelah LebaranRencana Ditjen Pajak Lepas dari Kemenkeu Dibahas DPR Setelah Lebaran

Rancangan Undang-undang (RUU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sudah masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan akan dibahas bersama pemerintah dalam waktu dekat. Salah satu poin yang dibahas adalah terkait pemisahan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).selengkapnya

Batas Waktu Lapor SPT Pajak Diundur Sampai 21 April 2017Batas Waktu Lapor SPT Pajak Diundur Sampai 21 April 2017

Melihat animo masyarakat serta dengan bersamaan masa berakhirnya pelaksaan tax amnesty, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan akan memperpanjang waktu administrasi pelaporan SPT Tahunan PPh periode 2016.selengkapnya



 
TAGS # :