Amnesti Pajak Tak Mampu Kerek IHSG Dari Level 5.400, Ada Apa?

Sabtu 8 Okt 2016 09:48Admindibaca 168 kaliSemua Kategori

BISNIS 1006

Keberhasilan amnesti pajak digadang-gadang menjadi stimulus pendorong pergerakan Indeks harga saham gabungan. Faktanya, gerak IHSG harus bersusah payah bertahan di level psikologis 5.400.

Bagi analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya, IHSG tidak sulit untuk menembus level psikologis. Yang terjadi hanyalah konsolidasi wajar menjelang tembusnya level tertinggi sepanjang sejarah atau all time high.

"Wajar IHSG konsolidasi menjelang tembus all time high. Itu juga terjadi di Wall Street dan indeks-indeks lain di dunia," tuturnya saat berbincang dengan Bisnis.com.

Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (7/10/2016), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,6% ke level 5.377,15 seiring dengan pelemahan bursa regional. Namun, IHSG berhasil menguat 0,23% sebesar 12,34 poin dalam sepekan dari 5.364,80.

Dua pekan terakhir, IHSG terus berjuang untuk mempertahankan level psikologis 5.400 setelah ditinggalkan sejak 26 Agustus 2016. Pekan ini, IHSG menyentuh level tertinggi 5.472,32 dan penutupan akhir pekan menjadi level terendah 5.377,15.

Memang, bila diukur sepanjang tahun berjalan, IHSG masih menjadi bursa terkuat di antara pasar modal utama dunia dengan kenaikan 17,07%. Bursa Thailand yang sempat melesat, kini justru terkoreksi dengan penguatan 16,79% year-to-date.

Koreksi IHSG terjadi seiring dengan pelepasan investor asing di lantai bursa dengan capaian net sell Rp760,32 miliar pada akhir pekan. Sedangkan, aksi jual bersih investor asing dalam sepekan mencapai Rp557,84 miliar.

Aksi jual bersih investor asing pekan ini membuat capaian net buy sejak awal tahun menipis menjadi Rp33,89 triliun. Secara keseluruhan, transaksi investor asing sepanjang tahun berjalan mencapai Rp520,4 triliun.

William mencatat, capital inflow di pasar modal sejak 2013 masih positif dengan capaian lebih dari Rp50 triliun. Nilai itu belum termasuk capital inflow di pasar obligasi dan surat utang negara.

Saat IHSG nyaris menyentuh all time high, kata dia, pelaku pasar banyak melakukan pertimbangan, termasuk soal rasio harga saham terhadap laba bersih (price to earning ratio/PE). Saat ini, rerata PE IHSG mencapai 12,9 kali dengan kapitalisasi pasar Rp5.815 triliun.

Investor juga mempertimbangkan lonjakan harga komoditas, terutama minyak mentah, batu bara, dan emas, yang cukup menyita perhatian. Aliran dana investor kali ini diperkirakan banyak mengalir dari pasar modal ke bursa komoditas.

Sebagai investor, sambungnya, tentu bakal memilih investasi yang menguntungkan dengan tren kenaikan. Pelaku pasar akhirnya berbondong-bondong memasuki pasar komoditas seiring tren lonjakan itu.

Sebaliknya, penurunan IHSG dalam beberapa waktu terakhir dinilai belum didukung oleh capital outflow yang deras. Sehingga, William memerkirakan pelaku pasar di PT Bursa Efek Indonesia tengah melakukan rebalancing portofolio untuk aksi-aksi di akhir tahun.

Biasanya, akhir kuartal IV atau Desember, akan terjadi window dressing yang membuat lantai bursa berseri di zona hijau. Kinerja emiten pada kuartal III tahun ini diproyeksi banyak mewarnai aksi jual-beli saham pada Oktober-November.

Window dressing yang terjadi pada Desember diproyeksi dapat kembali berlangsung. Namun, investor sebaiknya memantau pergerakan market lain, seperti pasar komoditas, valuta asing, hingga bursa global.

Bila ditinjau dari kondisi ekonomi domestik, hampir seluruh data telah mendukung gerak IHSG. Cadangan devisa yang dirilis Bank Indonesia misalnya, menjadi kenaikan tertinggi dalam 4,5 tahun terakhir.

Cadev Indonesia pada akhir September melonjak US,2 miliar mencapai US5,7 miliar. Lonjakan Cadev itu berasal dari penerimaan pajak, tebusan dalam tax amnesty, devisa minyak dan gas, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, dan lelang surat berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.

BI mencatat, Cadev itu cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadev tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terjaga, sambungnya, menjadi alasan investor dalam memilih Indonesia sebagai negara layak investasi. Untuk itu, bersiap-siaplah IHSG akan menembus level all time high meskipun harus berkonsolidasi terlebih dahulu.

Setelah IHSG menembus angka tertinggi sepanjang masa, diperkirakan akan tercapai rekor-rekor baru seperti yang terjadi di Wall Street. Tembusnya sky the limit diproyeksikan bakal terus terjadi setelah pada tahun lalu menyentuh angka 5.523 pada April 2015.

Meski berpotensi menembus all time high, pelaku pasar sebaiknya mewaspadai sentimen global. Dalam jangka panjang, IHSG memang berada pada kondisi up trend sejak 2013.

BUTUH TAHAPAN

Hanya saja, kata dia, untuk menembus level all time high, dibutuhkan tahapan. Saat ini, lantai bursa tengah berkonsolidasi dengan kecenderungan koreksi wajar setelah terjadi reli yang cukup panjang.

Bayangkan saja, awal tahun ini, IHSG masih berada di level 4.000-an, dan sekarang lebih dari 5.300-an. Artinya, IHSG telah meningkat lebih dari 15% sepanjang tahun berjalan.

Sementara itu, keberhasilan pemerintah dalam program pengampunan pajak menjadi salah satu pendorong gerak IHSG sejak akhir Juni 2016. Tax amnesty menjadi pendorong tambahan yang menjadi sentimen positif lantai bursa.

Hingga Jumat (7/10/2016), nilai pernyataan harta yang disampaikan wajib pajak menembus Rp3.808 triliun. Repatriasi harta mencapai Rp142 triliun atau 14% dari target Rp1.000 triliun. Uang tebusan mencapai Rp97,3 triliun atau 58,9% dari target Rp165 triliun.

"Tax amnesty masih proses sampai 2017, tax amnesty menjadi salah satu faktor dari kebijakan ekonomi yang harus dipertanggungjawabkan pemerintah karena bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Sebenarnya, pekerjaan rumah (PR) menggenjot pertumbuhan ekonomi, katanya, bukan hanya keinginan pemerintah Indonesia. Hal itu menjadi PR bagi semua negara, termasuk China yang mengalami perlambatan ekonomi pada tahun ini.

Pada akhirnya, pelaku pasar disarankan untuk optimistis memandang pergerakan IHSG. Terlebih lagi bila memantau data-data dalam jangka panjang, IHSG benar-benar berada di dalam tren kenaikan.

Namun, yang perlu dikhawatirkan adalah terlalu melejitnya harga minyak mentah dunia. Lonjakan itu perlu diwaspadai akan terjadi koreksi dan tentu bakal merugikan investor.

Analis PT Reliance Securities Tbk. Lanjar Nafi pada kesempatan berbeda menilai bursa saham Asia mayoritas terkoreksi pada akhir pekan. Koreksi terjadi menjelang rilis data payroll Amerika Serikat yang mungkin memperkuat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed.

Prediksi itu dijadikan alasan bagi investor untuk melakukan profit taking pada akhir pekan. Faktor lainnya, kejatuhan pound sterling hingga 6,1% juga menekan bursa global dan regional.

"Pergerakan IHSG cenderung bearish sejak awal sesi. Indeks sektor komoditas seperti pertanian dan pertambangan naik di atas 1% seiring kenaikan harga-harga komoditas," kata dia.

Kenaikan harga komoditas menjelang akhir tahun itu membuat spekulasi investor terhadap kinerja emiten di sektor tersebut. Sementara, Indeks tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia terkoreksi ke level 110 dari 113,3 pada periode sebelumnya. 

Penurunan indeks kepercayaan konsumen itu menjadi sentimen negatif bagi pelaku pasar asing yang terus menjauh dari emerging market, dan Indonesia. Pelaku pasar asing melepas portofolio menyusul capital outflow bulan lalu yang cukup besar.

"Pekan depan, IHSG masih berpeluang melemah dengan tekanan terbatas dan range pergerakan 5.340-5.400," tuturnya.

Sumber : bisnis.com (Jakarta, 08 Oktober 2016)

Foto : bisnis.com




BERITA TERKAIT
 

INDEKS BEI Sepekan: TAX AMNESTY Bikin IHSG ReboundINDEKS BEI Sepekan: TAX AMNESTY Bikin IHSG Rebound

Lonjakan realisasi amnesti pajak dalam dua hari terakhir berhasil membuat Indeks harga saham gabungan (IHSG) rebound setelah terus mengalami tekanan jual oleh investor asing.selengkapnya

Menkeu: 500 Investor Asing di Indonesia Ada yang Tak Bayar Pajak Selama 10 TahunMenkeu: 500 Investor Asing di Indonesia Ada yang Tak Bayar Pajak Selama 10 Tahun

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, pihaknya akan mengejar investor atau penanam modal asing (PMA) yang mangkir dari kewajiban membayar pajak, bahkan hingga 10 tahun. "Kami akan mengejar PMA yang tidak bayar pajak sampai 10 tahun lebih, jumlahnya 500. Kalau di bawah 10 tahun kami masih memahami, mungkin masih belum mencapai BEP (breakeven point).selengkapnya

Pengampunan Pajak dan Cadangan Devisa Dorong IHSG MenguatPengampunan Pajak dan Cadangan Devisa Dorong IHSG Menguat

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jumat (15/7), dibuka menguat sebesar 6,71 poin seiring dengan pergerakan bursa saham kawasan Asia yang bergerak di area positif. IHSG BEI dibuka naik 6,71 poin atau 0,13 persen menjadi 5.090,24. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 1,87 poin (0,36 persen) menjadi 874,09.selengkapnya

TAX AMNESTY: Rupiah Dan IHSG Bakal MelambungTAX AMNESTY: Rupiah Dan IHSG Bakal Melambung

Pengesahan Undang-Undang Pengampunan Pajak diproyeksi bakal melambungkan nilai tukar rupiah dan Indeks harga saham gabungan lantaran konversi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.selengkapnya

KURS RUPIAH: Capai Level Tertinggi Dalam Tiga Pekan, Didorong UU Pengampunan PajakKURS RUPIAH: Capai Level Tertinggi Dalam Tiga Pekan, Didorong UU Pengampunan Pajak

Mata uang garuda menguat ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir setelah adanya pengesahan Undang-undang pengampunan Pajak kemarin (28/6/2016). Adanya beleid baru bertujuan meningkatkan pendapatan negara.selengkapnya

Sejak Tax Amnesty, Investor Asing Borong Saham Rp26,12 TriliunSejak Tax Amnesty, Investor Asing Borong Saham Rp26,12 Triliun

Sejak dibahas draft Rancangan Undang-Undang Pengampunan Pajak (tax amnesty) oleh DPR, investor asing terus mengguyur bursa saham dengan pembelian bersih Rp26,12 triliun.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya

Ini Denda bagi yang Terlambat Lapor SPT PajakIni Denda bagi yang Terlambat Lapor SPT Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mengingatkan para Wajib Pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan (SPT PPh) Tahunan 2016 hingga batas waktu 31 Maret untuk Orang Pribadi (OP) dan Badan Usaha 30 April. Jika terlambat akan ada denda yang dikenakan.selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Penerimaan pajak dan cukai kian menjauhPenerimaan pajak dan cukai kian menjauh

Target penerimaan perpajakan (pajak dan bea cukai) tahun ini sulit tercapai. Pasalnya, hingga akhir November 2016, penerimaan perpajakan baru mencapai Rp 1.098,5 triliun.selengkapnya

Kepatuhan Pajak Rendah, Sri Mulyani: Republik Ini Seadanya SajaKepatuhan Pajak Rendah, Sri Mulyani: Republik Ini Seadanya Saja

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara sosialisasi tax amnesty di Kompleks Istana Negara sempat menyinggung mengenai rendahnya pelaporan SPT dari sektor migas dan pertambangan. Dari catatan Kementerian Keuangan, tercatat pelaporan SPT masih kurang dari 50%.selengkapnya

Penerimaan Minim, Sri Mulyani: Kemana Saja Ditjen Pajak?Penerimaan Minim, Sri Mulyani: Kemana Saja Ditjen Pajak?

Direktorat Jenderal Pajak selama ini dianggap belum bekerja secara maksimal untuk meningkatkan penerimaan negara. Banyak penunggak pajak yang selama ini lolos dan berdampak pada tidak tercapainya target penerimaan negara.selengkapnya

Setoran Duit Tebusan Mendekati TargetSetoran Duit Tebusan Mendekati Target

Dari laman Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, besarnya uang tebusan yang masuk berdasarkan surat setoran pajak (SSP) dan surat pernyataan harta (SPH), masing-masing Rp 100 triliun dan Rp 95,6 triliun.selengkapnya

Sri Mulyani: Produktivitas SDM Rendah, Upahnya KemahalanSri Mulyani: Produktivitas SDM Rendah, Upahnya Kemahalan

Perekonomian Indonesia rentan terhadap gejolak dan perlambatan ekonomi global. Demi mendukung ekonomi yang punya daya tahan kuat, dibutuhkan produktivitas dan daya saing. Persoalannya, produktivitas sumber daya manusia (SDM) masih rendah namun upahnya kemahalan.selengkapnya

Ada Rapat dengan Presiden, Menteri Susi Gagal MudikAda Rapat dengan Presiden, Menteri Susi Gagal Mudik

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti harus rela memundurkan jadwal mudik ke kampung halamannya di Pangandaran, Jawa Barat (Jabar), dari seharusnya sore ini (9/12/2016) menjadi besok pagi. Alasannya, Menteri Susi harus menghadiri rapat terbatas soal program pengampunan pajak (tax amnesty) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara hari ini.selengkapnya

Tak Ragu Kejar WP KakapTak Ragu Kejar WP Kakap

Pemerintah tidak ragu mengejar wajib pajak besar yang belum memanfaatkan program pengampunan pajak. Para wajib pajak kelas kakap atau prominen yang belum mengikuti tax amnesty diminta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebe lum berakhir pada Maret 2017.selengkapnya

WP tak Ikut Amnesti Pajak, Siap-siap Kena SanksiWP tak Ikut Amnesti Pajak, Siap-siap Kena Sanksi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, peserta program amnesti (pengampunan) pajak masih sangat rendah. Hanya 2,5% dari total 20 juta Wajib Pajak (WP) di Indonesia.selengkapnya

Presiden Tunaikan Shalat Jumat Bersama Masyarakat BireuenPresiden Tunaikan Shalat Jumat Bersama Masyarakat Bireuen

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunaikan shalat Jumat bersama masyarakat Bireuen sebagai wilayah yang terdampak gempa bumi 6,5 skala Richter pada Rabu (9/12) pagi. Presiden Jokowi menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Besar Samalanga, Jalan Mesjid Kecamatan Samalanga Bireuen, Aceh, Jumat (9/12).selengkapnya

Presiden undang wajib pajak besar ke IstanaPresiden undang wajib pajak besar ke Istana

Presiden Joko Widodo mengundang sekitar 500 wajib pajak besar (Prominent) untuk kembali diajak mengikuti program "tax amnesty".selengkapnya



 
TAGS # :