341 Kantor Pajak Siap Layani Pengajuan Tax Amnesty

Senin 18 Jul 2016 13:36Administratordibaca 830 kaliSemua Kategori

liputan6 017

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan telah menyiapkan unit pelayanan (helpdesk) khusus pelaksanaan pengampunan pajak atau tax amnesty mulai Senin (18/7/2016). Helpdesk tersebut disebar di 341 Kantor Pajak Pratama (KPP) di seluruh Indonesia.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama mengungkapkan, persiapan helpdesk ini sesuai dengan arahan Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro seiring dimulainya eksekusi pengampunan pajak.

"Arahan dari Pak Menkeu, helpdesk tax amnesty di semua KPP harus sudah siap mulai hari ini," tegas dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Senin ini.

Hestu menambahkan, ada 341 KPP di seluruh Indonesia yang menyediakan helpdesk tax amnesty. Khusus di Jakarta, helpdesk ada di hampir 100 KPP. Fungsi helpdesk, kata dia, sebagai pintu pertama menerima dan memberikan penjelasan kepada Wajib Pajak (WP) terkait program pengampunan pajak.

"WP kan pasti tanya-tanya dulu, seperti apa dan bagaimana cara ikut tax amnesty. Dokumen yang dibutuhkan apa saja, utang pajak berapa. Kalau WP sudah tahu persis dan siap mendaftar ikut tax amnesty, teman-teman di KPP sudah siap," jelas dia.

Menurut dia, WP dapat mendaftar ikut serta tax amnesty di semua KPP tersebut. Konter atau loket pelayanan tax amnesty disediakan untuk menerima penyampaian Surat Pernyataan Harta (SPH) dari WP setelah berkonsultasi di helpdesk.

Saat ini, Hestu mengakui, setiap KPP menyediakan satu helpdesk. Helpdesk akan ditambah sesuai kebutuhan dan minat Warga Negara Indonesia (WNI) terhadap program pengampunan pajak.

"Tapi Pak Dirjen Pajak menginstruksikan terutama di akhir periode tax amnesty, 60 persen pegawai KPP dikerahkan untuk melayani tax amnesty, baik di helpdesk maupun petugas peneliti. Jadi bisa ditambah juga pegawai di pelayanan loket penerimaan SPH," ujar Hestu.

Ia menuturkan, pengajuan tax amnesty berbeda dengan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan Tahunan yang dapat memanfaatkan e-filing dari manapun. WP harus datang langsung ke KPP apabila ingin mendaftar pengampunan pajak, sehingga diharapkan tidak menunggu di akhir periode untuk menyampaikan permohonan program ini.

"SPT bisa pakai e-filing, tapi tax amnesty manual harus datang langsung ke loket di KPP. Kecuali WP yang sakit dan berada di luar negeri dapat menggunakan surat kuasa. Tapi kita tetap pakai sistem IT, dan sudah dipersiapkan, mudah-mudahan server tidak ada kendala server down," ujar Hestu.

Sumber : liputan6.com (Jakarta, 18 Juli 2016)
Foto : liputan6.com




BERITA TERKAIT
 

Begini Penampakan Helpdesk Tax Amnesty di Kantor Menkeu BambangBegini Penampakan Helpdesk Tax Amnesty di Kantor Menkeu Bambang

Dalam rangka sosialisasi program pengampunan pajak (tax amnesty), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka unit pelayanan atau helpdesk bagi Wajib Pajak yang ingin berkonsultasi terkait tax amnesty. Sayangnya, helpdesk ini nampak kosong tanpa antrean Wajib Pajak.selengkapnya

Mulai Minggu Depan, Wajib Pajak Bisa Ikut Tax Amnesty di KPP LainMulai Minggu Depan, Wajib Pajak Bisa Ikut Tax Amnesty di KPP Lain

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memperbesar kapasitas tempat pelayanan program pengampunan pajak atau tax amnesty.selengkapnya

KPP Sudirman Siap Beri Layanan Tax Amnesty Hingga Malam HariKPP Sudirman Siap Beri Layanan Tax Amnesty Hingga Malam Hari

Sebagai langkah antisipasi membludaknya wajib pajak yang mendaftar pengampunan pajak (tax amnesty) di hari terakhir tahap pertama Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar IV di Gedung Sudirman akan membuka pelayanan hingga malam hari.selengkapnya

Tax Amnesty, KPP Siapkan Petugas KhususTax Amnesty, KPP Siapkan Petugas Khusus

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solo siapkan petugas khusus untuk melayani program tax amnesty. Pasalnya animo masyarakat yang ingin memanfaatkan program pengampunan pajak tersebut cukup tinggi.selengkapnya

Menjelang Deadline, Lonjakan Pemohon Juga Terjadi di KPP Pratama Jakarta Menteng 2Menjelang Deadline, Lonjakan Pemohon Juga Terjadi di KPP Pratama Jakarta Menteng 2

Menjelang penutupan tahap I, ada tren lonjakan pemohon tax amnesty oleh wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Menteng 2, Jakarta.selengkapnya

Antrian Padat, KPP Tambah Fasilitas PelayananAntrian Padat, KPP Tambah Fasilitas Pelayanan

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solo terpaksa melakukan penambahan jadwal operasional dan loket, untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan karena antrian para wajib pajak cukup padat, baik mereka yang ingin melaporkan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan maupun tax amnesty.selengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Amnesti Pajak Jilid II: Meski `Kebelet` Eksekusi, Pemerintah Utamakan Kepentingan Lebih LuasAmnesti Pajak Jilid II: Meski `Kebelet` Eksekusi, Pemerintah Utamakan Kepentingan Lebih Luas

Rencana pemerintah yang akan kembali membuka pintu amnesti bagi wajib pajak,dinilai sebagai pilihan pemerintah untuk melihat kepentingan yang lebih luas, meskipun Ditjen Pajak terlihat 'kebelet' untuk menggencarkan penegakan hukum pasca amnesti jilid satu.selengkapnya

Kenaikan Harga Komoditas & Amnesti Pajak Diandalkan Amankan PenerimaanKenaikan Harga Komoditas & Amnesti Pajak Diandalkan Amankan Penerimaan

Pemerintah tetap optimistis kinerja anggaran hingga akhir tahun nanti tetap terjaga. Hal itu dikarenakan pergerakan harga komoditas yang terpantau naik serta kebijakan penghapusan denda bagi wajib pajak (WP) yang mengungkapkan hartanya secara sukarela akan turut mengerek kinerja penerimaan.selengkapnya

Alasan pemerintah gelar pengampunan pajak jilid 2Alasan pemerintah gelar pengampunan pajak jilid 2

Kementerian Keuangan telah menandatangani revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016. Revisi PMK ini salah satunya berisi kelanjutan pengampunan pajak.selengkapnya

Pengusaha harus manfaatkan amnesti jilid IIPengusaha harus manfaatkan amnesti jilid II

Kementerian Keuangan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016. Dalam peraturan ini Wajib Pajak (WP), baik yang mengikuti amnesti pajak ataupun yang tidak, diberikan kesempatan untuk melaporkan seluruh hartanya.selengkapnya

Surat Pemeriksaan pajak tak akan keluar, asal...Surat Pemeriksaan pajak tak akan keluar, asal...

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan, revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016 yang membuka jendela ampunan kedua bagi yang tidak ikut amnesti pajak dan bagi peserta amnesti pajak yang belum melaporkan seluruh hartanya.selengkapnya

Pengampunan pajak jilid 2 adalah kesempatan emasPengampunan pajak jilid 2 adalah kesempatan emas

Pengusaha menyambut baik kebijakan pemerintah membuka kembali kesempatan pengampunan bagi Wajib Pajak yang belum sepenuhnya patuh. Langkah ini diharapkan menarik minat pengusaha untuk membawa pulang uangnya yang disimpan di luar negeri.selengkapnya

Dekarindo: Pemerintah telah sepakat turunkan PPNDekarindo: Pemerintah telah sepakat turunkan PPN

Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) telah bertemu pihak Kementerian Keuangan (Kemkeu) untuk membahas penurunan Pajak Penambahan Nilai (PPN) bagi komoditas pertanian akhir Oktober lalu.selengkapnya

Second window sukses, Pajak bisa capai 97% targetSecond window sukses, Pajak bisa capai 97% target

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016. Revisi PMK ini membuka jendela ampunan bagi yang tidak ikut amnesti pajak dan bagi peserta amnesti pajak yang belum melaporkan seluruh hartanya.selengkapnya

Buka lagi jendela ampunan, penegakan tetap jalanBuka lagi jendela ampunan, penegakan tetap jalan

Seperti yang dijanjikan, Kementerian Keuangan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016. Namun, isi dari revisi aturan itu ternyata melampaui harapan dari yang tadinya hanya mempermudah jalan bagi wajib pajak peserta amnesti untuk memperoleh surat keterangan bebas (SKB) pajak penghasilan (PPh) atas balik nama aset.selengkapnya

ESDM gandeng Bea Cukai percepat produksi migasESDM gandeng Bea Cukai percepat produksi migas

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi baru saja melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan.selengkapnya



 
TAGS # :