Awal Mei, ICIJ Buka Data 200 Ribu Perusahaan dalam Panama Papers

Rabu 27 Apr 2016 20:45Administratordibaca 504 kaliSemua Kategori

katadata 006

Konsorsium wartawan investigasi internasional atau International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) akan mengumumkan secara terbuka isi dokumen Panama Papers pada 9 Mei mendatang. Sebanyak lebih 200 ribu entitas perusahaan cangkang (offshore) yang masuk dalam Panama Papers, bisa diakses pada bank data di tautan http://offshoreleaks.icij.org.

Ini merupakan bank data terbesar yang pernah dirilis ke publik, dengan menampilkan ratusan ribu perusahaan cangkang berikut nama para pemiliknya di sejumlah negara suaka pajak (tax havens). 


ICIJ menghimpun data tersebut dari bocoran data firma hukum Mossack Fonseca yang berbasis di Panama. Firma ini merupakan salah satu pemain kelas wahid di dunia perusahaan cangkang. Ada informasi mengenai perusahaan, perserikatan, yayasan, serta pendanaan perusahaan cangkang di 21 negara atau wilayah suaka pajak (tax havens), mulai dari Hong Kong, British Virgin Islands, hingga Nevada, Amerika Serikat. Seluruh data ini terkait dengan banyak orang pada lebih 200 negara di dunia.

Sejumlah negara bagian di Amerika Serikat memang telah menjadi suaka pajak bagi orang-orang dari berbagai belahan dunia. Presiden Barack Obama pun memberikan komentarnya mengenai Panama Papers. Ia menyebut penghindaran pajak melalui yurisdiksi rahasia sebagai permasalahan yang sangat serius. Banyak di antaranya yang legal, namun menurut dia, itulah yang sebenarnya menjadi masalah. “Bukan karena mereka melanggar hukum, tapi karena undang-undang yang sangat lemah,” kata Obama seperti dikutip situs ICIJ, Selasa (26/4).


Setelah ICIJ merilis informasi tersebut, para pengakses bank data bisa menggunakan fasilitas pencarian untuk mengetahui jaringan yang menghubungkan ribuah entitas cangkang. Bahkan jika memungkinkan, pengguna juga dapat melihat catatan internal Mossack Fonseca mengenai para pemilik firma itu yang sesungguhnya.


Bank data yang dibuka ICIJ ini bukan merupakan data mentah dari dokumen asli, melainkan informasi yang sudah dipilah-pilah. Sedangkan data perseorangan, seperti nomor rekening, transaksi keuangan, alamat surat elektronik, korespondensi, paspor dan nomor telepon pribadi, tidak masuk dalam data yang dirilis.


Bank data yang disajikan secara interaktif tersebut juga memuat informasi mengenai lebih dari 100 ribu perusahaan lainnya yang menjadi bagian dari investigasi ICIJ pada 2013 tentang kebocoran data perusahaan cangkang. Dokumen ini lebih dikenal dengan Offshore Leaks.


Sementara itu, harian Jerman Süddeutsche Zeitung yang pertama kali menerima bocoran data tersebut, bersama media lainnya yang menjadi mitranya, tetap bakal melanjutkan investigasi dan menerbitkan berita mengenai Panama Papers dalam beberapa pekan hingga bulan mendatang.

Investigasi Panama Papers mengungkap keberadaan perusahaan-perusahaan cangkang yang terhubung dengan para pemimpin dunia, politikus, selebriti, dan bahkan pelaku tindak kejahatan. Kebocoran dokumen tersebut memperlihatkan adanya praktik penghindaran pajak. Bukan hanya itu. munculnya data ini membuktikan bahwa perusahaan dan orang-orang yang masuk daftar hitam di Amerika Serikat dan negara lainnya karena memiliki hubungan dengan aksi terror, penyelundupan obat terlarang, serta tindakan kejahatan lainnya, tetap bisa menjalankan bisnis melalui yurisdiksi cangkang.


Sejak investigasi Panama Papers mencuat, sejumlah petinggi negara mengundurkan diri, termasuk Perdana Menteri Islandia. Selain itu, muncul desakan di berbagai negara yang menginginkan para pemimpinnya untuk turun dari jabatan, dan menjelaskan keterkaitan mereka dengan perusahaan cangkang, seperti yang terjadi kepada Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Di Indonesia, seperti dilansir Tempo, ada sekitar 800 nama perusahaan cangkang dan para pemiliknya dalam dokumen Panama Papers. Beberapa di antaranya adalah para pengusaha seperti Sandiaga Uno, Riza Chalid, serta pejabat publik seperti Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan. 

Sumber : katadata.co.id (27 April 2016)
Foto : katadata.co.id




BERITA TERKAIT
 

Panama Papers, ada 670 Perusahaan Cangkang di AustraliaPanama Papers, ada 670 Perusahaan Cangkang di Australia

Menyusul rilis database "Panama Papers" yang menyingkapkan bagaimana orang kaya menggunakan perusahaan-perusahaan offshore demi menghindari pajak, maka tersingkap pula 200.000 perusahaan cangkang oleh investigasi Konsorsium Wartawan Investigatif Internasional (ICIJ) yang 670 di antaranya berkantor di Australia.selengkapnya

Ada Orang RI di Daftar Panama Papers yang Belum Lapor PajakAda Orang RI di Daftar Panama Papers yang Belum Lapor Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan telah menelusuri data dari nama-nama orang Indonesia yang terseret dalam daftar Panama Papers. Hasilnya, ada beberapa dari nama pebisnis dan politikus Indonesia yang masuk dalam daftar Panama Papers yang belum pernah melaporkan pajak atas aset maupun harta kekayaannya.selengkapnya

Ada Komisaris Perusahaan Tambang yang Tebusan Amnesti Pajaknya Hanya Rp 200 RibuAda Komisaris Perusahaan Tambang yang Tebusan Amnesti Pajaknya Hanya Rp 200 Ribu

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menyebutkan, keikutsertaan amnesti pajak dari pelaku usaha sektor energi termasuk minyak dan gas bumi (migas) serta pertambangan belum optimal.selengkapnya

Menkeu: 79 Persen Data Ditjen Pajak Cocok dengan Panama PapersMenkeu: 79 Persen Data Ditjen Pajak Cocok dengan Panama Papers

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menemukan adanya 79 persen kecocokan data sejumlah nama Warga Negara Indonesia (WNI) yang disebutkan dalam Panama Papers dan data menurut Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. "Kami menemukan kesamaan 79 persen (nama) yang ada di Panama Papers. Itu diyakini punya rekening di luar negeri dan tahun ini akan dilakukan penegakan hukum.selengkapnya

Peran Teknologi dan Penelisik Data di Balik Panama PapersPeran Teknologi dan Penelisik Data di Balik Panama Papers

Pada Selasa lalu (10/5), konsorsium wartawan investigasi atau International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) akhirnya membuka bank data Dokumen Panama atau lebih dikenal The Panama Papers ke publik. Isinya memuat daftar 214 ribu perusahaan cangkang di luar negeri (offshore) yang didirikan di 21 negara suaka pajak (tax haven). Selain itu, informasi lebih dari 100 ribu entitas offshoreselengkapnya

Data PPATK Lebih Seram Ketimbang Panama PapersData PPATK Lebih Seram Ketimbang Panama Papers

Sekian lama dokumen Panama Papers bikin heboh, Kepala PPATK Muhammad Yusuf baru buka mulut. Dia mengaku punya data yang lebih lengkap ketimbang Panama Papers. Kata Yusuf, data yang telah diverifikasi PPATK pada 2015, terdapat transaksi mencurigakan sebanyak 56 ribu laporan. "Sejauh ini pemeriksaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap data yang dimiliki baru pada tahapselengkapnya

BERITA TERPOPULER


Istri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini CaranyaIstri Ingin Gabung NPWP Suami, Begini Caranya

Pasangan suami-istri bisa memilih menjadi satu kesatuan dalam kewajiban pajak atau sebagai satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP, maka harus dihapuskan dan dialihkan ke suami. Bagaimana caranya?selengkapnya

Ikut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas PajakIkut Tax Amnesty, Balik Nama Aset Tanah dan Saham Bebas Pajak

Selain lolos dari sanksi pidana pajak, Wajib Pajak (WP) peserta Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) akan diberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) oleh pemerintah. Insentif ini dapat diperoleh jika pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.selengkapnya

Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?Pilih Ikut Tax Amnesty atau Pembetulan SPT?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, program pengampunan pajak (tax amnesty) bukan merupakan kewajiban bagi setiap Wajib Pajak (WP). WP berhak untuk memilih pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) dengan aturan main yang berbeda, salah satunya mengenai pengusutan nilai wajar harta.selengkapnya

Paket ke-13, Tarif PPh Final UMKM TurunPaket ke-13, Tarif PPh Final UMKM Turun

Meski sudah selusin, pemerintah berencana kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi ketiga belas. Dalam paket kebijakan ekonomi yang segera keluar ini, pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% omzet.selengkapnya

Ini Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax AmnestyIni Sanksi Bagi yang Tak Laporkan Harta saat Ikut Tax Amnesty

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah menyiapkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak melaporkan harta dan asetnya secara benar saat mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak (tax amnesty).selengkapnya



KATEGORI BERITA :




BERITA TERBARU :


Sri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOISri Mulyani pastikan pemerintah terus bersiap terapkan AEOI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan persiapan pemerintah menuju pelaksanaan pertukaran data keuangan secara otomatis untuk kepentingan perpajakan dengan yuridiksi lain (AEOI) mulai 2018 terus dilakukan dalam berbagai tahapan.selengkapnya

Komisi XI setuju Perppu Pajak jadi UUKomisi XI setuju Perppu Pajak jadi UU

Komisi XI DPR menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan untuk dibawa dalam rapat paripurna dan disepakati menjadi Undang-Undang.selengkapnya

DPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota IndonesiaDPR tolak anggaran kajian pemindahan ibukota Indonesia

Komisi XI DPR menolak dana untuk kajian rencana pemindahan ibukota Indonesia yang diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp7 miliar dalam pembahasan APBN-P 2017.selengkapnya

Presiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokusPresiden Jokowi minta RAPBN 2018 terfokus

Presiden Joko Widodo meminta agar penyusunan RAPBN 2018 terfokus pada sasaran-sasaran yang ingin dicapai pemerintah yaitu bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.selengkapnya

Buruh tolak rencana penurunan PTKPBuruh tolak rencana penurunan PTKP

Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak rencana pemerintah menurunkan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) karena akan makin membebani rakyat berpenghasilan rendah dan buruh.selengkapnya

DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017DJP janjikan tambahan penerimaan di RAPBN-P 2017

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menjanjikan adanya tambahan penerimaan sebanyak Rp20 triliun dari upaya penegakan dan penindakan hukum di postur sementara RAPBN-P 2017.selengkapnya

BI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persenBI optimistis pertumbuhan semester II-2017 5,3 persen

Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi domestik pada semester II-2017 akan lebih baik dibandingkan semester I dan bisa mencapai 5,3 persen.selengkapnya

Menkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baikMenkeu: pelaksanaan APBN semester I-2017 berjalan baik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelaksanaan APBN pada semester I-2017 menunjukkan kinerja baik dibandingkan periode sama tahun lalu, baik dari sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan.selengkapnya

Ditjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECDDitjen Pajak siap penuhi syarat tambahan dari OECD

Indonesia harus memenuhi syarat lainnya untuk menjalankan Automatic Exchange of Information (AEoI), yakni akses terhadap beneficial owner. Head of Global Forum on Transparency and Exchange of Information OECD Monica Bhatia mengatakan, terkait hal ini Indonesia akan segera direview oleh OECD.selengkapnya

Diversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDBDiversifikasi ekonomi bisa tambah 0,4% ke PDB

Pemerintah pusat hari ini mengadakan rapat koordinasi pusat dan daerah di Balikpapan, Jumat (14/7). Dalam rapat koordinasi (rakor) ini pemerintah akan memulai strategi diversifikasi sumber perekonomian baru untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.selengkapnya



 
TAGS # :